[END]
Satu hal yang dipegang teguh Taehyung, menghindari masalah dan semua penyebab masalah-masalah itu, menghindari kepopuleran yang ia sebut sebagai sumber masalah.
Terutama pada gadis bernama Lalisa Jung. gadis pengacau waktunya, Lalisa yang seti...
Annyeong readers Hari ini aku update lagi!!!!! Padahal niatnya mau update setiap Jumat atau Sabtu tapi dipercepat karena hari ini ultah Lisa!!! Lili ku, kembaran ku ya gusti seneng aku... Begini doang padahal:( Yaudahlah yaa Monggo dinikmati hadiah untuk kalen semua ....
Oh iyaa maap kalo typo Maap juga kalo gajelas:) aku kan manusia biasa yang tidak luput dari salah dan dosa:)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
Sudah sebulan berlalu sejak Taehyung dan Lisa pacaran, tidak banyak yang berubah masih sama seperti kemarin-kemarin Taehyung tidak banyak bicara meskipun sikapnya selalu manis.
Kebetulan sekali hari ini adalah hari Minggu, hari yang membosankan untuk Taehyung, dia lebih suka menghabiskan waktu di sekolah membaca buku, bermain game dengan teman-temannya ataupun menghabiskan waktu bersama Lisa.
"Taehyung ayo sarapan, gue sama mama udah masak!" Ucap seorang pria.
Itu Kim Seokjin kakak Taehyung, seminggu lalu kakaknya dari luar kota baru saja wisuda dan kembali ke rumah, Taehyung senang sih, tapi juga kesal pasalnya kakaknya ini terus-terusan meminta Taehyung memperkenalkan teman perempuanya. Kalau sekali dua kali sih tidak apa-apa, ini setiap hari.
"Kapan mau kenalin gue ke cewek?" Taehyung mendengus, ia jelas berbeda dengan sang kakak yang lebih banyak bicara ketimbang dirinya.
"Bang, percuma muka lo ganteng tapi cari pacar gak bisa!" Kata Taehyung.
"Lah songong mentang-mentang punya pacar!" Taehyung memutar bola mata malas.
"Buruan mangkanya kenalin gue ke cewek, sekalian ajak pacar lo juga, gue pengin liat siapa sih penakluk hati Kim Taehyung?"
Ia tak menggubrisnya, ia lebih memilih fokus pada sarapannya pagi ini.
"Jangan tanya tanya pacar gue!" Kata Taehyung sinis, sang Kakak hanya terbahak.