Chapter 5: Mendekati Murid SMP?

750 142 59
                                        

"Jatuh cinta?" tanya Jisoo, untuk memastikan bahwa pendengarannya masih dapat berfungsi dengan baik. "Kamu bercanda, kan? Lee Chan-ah, Jihoon benar... Kalian masih SMP, jangan pacaran dulu."

"Dengarkan aku dulu, noona..." lirih Chan. "Ini menyangkut kenakalan Seokmin hyung. Noona ingat dengan kejadian acara pentas seni kemarin? Itu adalah satu dari jutaan kejadian Seokmin hyung versus perempuan. Dia sangat benci dengan perempuan karena satu hal. Aku hanya ingin membuktikan kalau perempuan tidak seburuk yang Seokmin hyung pikir, itu saja."

Secara perlahan akhirnya Jisoo mau mengerti kenapa Chan telah mengajukan permintaan yang terdengar begitu konyol tadi. Mendekati Seokmin, buat anak laki-laki berhidung mancung itu jatuh cinta padanya. Sungguh tidak masuk akal memang. Namun, jika dipikir sekali lagi, benar juga. Jisoo pernah mendengar ini. Anak yang super nakal bisa saja berubah secara drastis hanya karena jatuh cinta. Jisoo memang tidak pernah melihat perubahan itu secara langsung. Tapi, untuk beberapa kasus yang sampai ke telinganya, memang terjadi demikian.

Seorang anak berubah secara perlahan karena jatuh cinta pada anak lainnya. Sikapnya akan berubah sesuai dengan siapa ia jatuh cinta. Jatuh cinta pada seorang anak badung, ada kemungkinan akan berubah badung juga. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatiannya. Begitu pula sebaliknya. Jatuh cinta pada anak yang baik, ia akan berubah menjadi anak baik pula. Supaya dapat menyeimbanginya.

Jisoo coba pikir positif. Sepertinya Mrs. Seunghee menantang Seokmin seperti ini karena ingin tahu bersumber dari mana kenakalan itu ia dapatkan. Ditambah lagi Chan berani menjamin pergaulan yang Seokmin miliki. Seluruhnya baik, meski bukan murid yang pintar. Setidaknya, pergaulan Seokmin tak perlu dikhawatirkan lagi.

Mengetahui pergaulan Seokmin, mungkin karena itulah Mrs. Seunghee mulai mencurigai kisah asmaranya. Kalau gadis yang ditaksir Seokmin adalah gadis nakal, Mrs. Seunghee dapat bertindak cepat. Jika gadis itu baik, pasti ada penyebab kenakalan lainnya. Ia bisa segera melakukan metode alternatif.

"Tapi... Kenapa Seokmin bisa benci dengan perempuan? Kamu yakin memilihku? Bagaimana kalau sebenarnya Seokmin sudah memiliki seseorang yang disukainya secara diam-diam?"

"Kalau alasan kenapa Seokmin hyung bisa benci dengan perempuan, akan terjawab jika noona berhasil menarik perhatian Seokmin hyung. Aku tidak berani bilang karena ini rahasia terbesarnya. Mrs. Seunghee pun tidak tahu dengan masalah ini. Dan, aku seratus persen yakin memilih noona," ujar Chan, tanpa keraguan menyertainya. "Noona adalah gadis yang baik. Aku yakin akan membuat hidup Seokmin hyung lebih lurus. Dia butuh pegangan. Tolong jadilah tongkat penyelamatnya. Tuntun Seokmin hyung."

Jisoo tertawa pelan mendengar istilah yang Chan sampaikan. Menyadari bus khusus pelajar Hanin Art School akhirnya tiba di halte sekolah, gadis Hong itu segera berdiri. "Sebenarnya aku tidak yakin apakah akan berhasil membuat Seokmin tertarik padaku atau tidak."

"Seokmin hyung sudah menunjukkan itu, noona! Tidak sadar, kah?" Chan ikut melonjak dari bangku halte. Bus berhenti tepat di depan mereka. "Seokmin hyung hanya menurut padamu. Sedangkan pada yang lain malah sangar. Termasuk pada Jihoon noona, padahal sudah sering bertemu."

Jisoo tidak bisa tidur berkat ucapan Chan. Mendekati seorang siswa SMP? Oh astaga... Bukankah itu sangat konyol? Niatnya memang bagus. Ini adalah salah satu alternatif yang dipakai. Siapa tahu cara ini ampuh. Jisoo kenal dengan Mrs. Seunghee. Beliau tidak mungkin melakukan suatu hal yang tak bermanfaat bagi siswa dan siswinya. Mengingat bahwa misi ini adalah berawal mula dari beliau, Jisoo yakin bakal berpengaruh pada Seokmin.

Tapi, kenapa harus Jisoo? Dari ratusan siswi SMA yang ada di Hanin Art School, kenapa Chan malah memilih Jisoo untuk mendekati Seokmin? Pengalaman cinta Jisoo sungguh minim. Belum pernah berpacaran sebelumnya. Bagaimana bisa ia mendekati laki-laki terlebih dulu? Seorang murid SMP pula.

Wait Me (✓)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang