Pengagum Waktu

831 82 4
                                        

Jeon Jungkook POV

Aku termenung sendiri di kamar Taehyung, sedangkan yang punya kamar sedang keluar bersama Jimin. Tadi pagi saat kita sarapan bersama, kulihat Jin Hyung sangat menyukai Jimin, karna ini pertama kalinya Taehyungnya pergi keluar bersama teman baru. Sebenarnya aku juga merasa senang jika Tae ku punya banyak teman. Tapi terbiasa melihat Tae hanya bersamaku membuatku berpikir Tae hanyalah butuh bersamaku.

Tae tidak pernah punya teman selain aku dan Hyung yang lainnya, sejak dulu, sejak aku dan Tae masih berumur 10 tahun. Dulu Tae tidak pernah berpikir untuk mencari teman karna teman sebaya kami memandang Tae hanyalah seorang yang manja dan juga penyakitan, fisiknya sangat lemah.

Hingga saat kami SMA, Tae mulai menyukai seseorang yang bahkan tak pernah kita tahu. Yah seorang pemuda yang tak pernah menampakkan wajahnya pada kami, tapi ia selalu memberikan Taehyung sebuah Surat di dalam pot kecil berisi bunga Daisy. Surat-surat yang selalu membuat Tae tersenyum begitu indah, bahkan di salah satu sudut meja belajarnya masih bertumpuk rapi surat-surat itu.

Bahkan di dinding kamar ini, terpajang pigora -pigora berisikan bunga Daisy yang mengering dan diawetkan.

Meski Tae tak pernah membahasnya, aku tahu dia masih menunggu sang pengagumnya. Si Pengagum yang tak lekang oleh waktu. Hatiku mendadak merasa nyeri, bodoh sekali jika aku berkata aku hanya menganggap Tae sahabat sehidup dan mungkin sematiku. Karna di sudut hatiku yang paling dalam telah terpatri nama seorang Kim Taehyung. Yah aku mencintainya hingga sampai tak bisa mengungkapkan betapa cinta itu besar untuk Tae.

Dan kehadiran seorang bernama Park Jimin membuat diriku yang mencintai Tae lebih dari sahabat kembali muncul.

Dan dadaku terasa sesak karna hatiku teramat mencintai Kim Taehyung. Bahkan mungkin cintaku lebih besar dari sang Pengagum Waktu.

Jungkook POV End

...

Flashback

" Kook, lihat dia kirim lagi ini buatku." Taehyung masuk ke kelas dengan membawa pot kecil berisi bunga Daisy dan juga sepucuk surat.

Taehyung tersenyum membaca surat itu, padahal isinya pasti hal yang sama, pujian khas orang merayu.

" Siapa sih yang isengin kamu begini?" Sinis Jungkook. Taehyung menatap kesal satu sahabatnya ini.

" Bilang saja kau iri padaku, dasar drama." Balas Tae kesal.
" Ehhh Tae, maaf saja, aku lebih populer dibanding dirimu, mereka yang menyukaiku setidaknya langsung bilang kalau suka. Beda sama pengagum pengecutmu itu." Kata Jungkook kesal lalu meninggalkan Tae yang bengong melihat Jungkook aneh.

Tapi rasa bingungnya menghilang saat menatap bunga Daisy itu.

Di rumahnya, dia menaruh pot Daisy di kamarnya, ada sekitar 4 pot bunga sama yang ia terima setiap bulannya.

" Mungkin lama-lama aku akan menaruh kalian di halaman belakang dan menumbuhkan kalian semua." Kata Taehyung senang.

Taehyung terus menerus menerima pot bunga di setiap bulannya, bahkan ada beberapa yang mulai ia tanam di belakang rumahnya, membuat kebun bunga Daisy.

Namun saat Taehyung jatuh koma, tak ada lagi yang merawat bunga-bunga itu hingga ada sebagian yang mati, tapi saat ia koma, masih saja ada pot-pot bunga yang sama di ruang kamar tempat ia dirawat. Bahkan Jin Hyung bingung kenapa Daisy Taehyung bertambah.

...

Karna tanpa siapapun tahu, ada sosok yang sama selalu datang dan membawa pot bunga Daisy, yang selalu memandang sendu sosok yang setia memejamkan mata, berharap sosok itu bangun dengan mata indahnya. Dia sang Pengagum rahasia Tae yang sosoknya takkan pernah terhapus, terlupa, bahkan oleh waktu yang berjalan sekalipun. Sosok abadi yang selalu mencintai Taehyung dalam keadaan apapun. Sosok yang selalu ada untuk Taehyung, karna cintanya lebih besar dari siapapun yang mencintai Taehyung.

Inginku Bersamamu ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang