Gemerlap Bintang

379 50 0
                                        

Taehyung merapatkan selimut yang membalut tubuh mungilnya. Matanya tak henti mengamati gemerlap bintang di langit malam sana. Sedangkan kepalanya ia sandarkan pada Hyung nya.

Hoseok Hyung, seseorang yang punya arti khusus di hati Taehyung, Hoseok itu bisa jadi sahabat, kakak, sosok ayah atau kadang jadi sosok ibu jadi-jadian. Sedari awal mengenal Hyung satu ini, ada perasaan aneh yang melingkupi hati Taehyung.

Nyaman, yah lebih dari rasa nyaman yang di rasakan Tae.

Dan pada satu sosok disampingnya inilah, Taehyung selalu menceritakan apapun yang terjadi pada nya. Hoseok seperti buku harian pribadinya Taehyung.

Mungkin karna sedari dulu Hoseok selalu mempelajari ilmu psikologi, memahami berbagai emosi jiwa manusia. Maka dari itu Tae bisa menjadi lega jika sosok ini memahaminya.

Dan mungkin saja jika hanya Hoseok pula yang memahami apapun tentang Taehyung.

" Hyung, aku ingin cerita soal perasaanku ke Jimin." Kata Tae memulai percakapan. Sedangkan matanya masih terus memandang bintang-bintang itu. Hal yang sama dengan dilakukan Hoseok.

" Cerita lah ." Balas Hoseok.

Tae menghela nafas panjang, beban dihatinya bertambah kian banyak karna logikanya terus mempertanyakan segala hal.

" Awalnya, Tae sungguh tidak memahami apa yang Tae rasakan pada lelaki itu. Tae memang tertarik akan sesuatu dalam diri Park Jimin. Tae selalu ingin tahu tentangnya, dekat dengannya, dan saat Tae benar-benar dekat, timbul rasa nyaman dan egois ingin memiliki dia." Tae terdiam sejenak. Mengatur nafas dan degupan jantung yang menggila.

Hanya memikirkan Park Jimin saja mampu membuat jantungnya semendebarkan ini.

" Sampai akhirnya, dia menyatakan perasaan pada Tae, dan Tae tak ingin menolak karna Tae pikir perasaan Tae sama dengannya." Segala kecamuk emosi menyatu padu.

" Dan semakin beriringnya waktu, Tae menyimpulkan bahwa Tae sedang jatuh cinta padanya. Namun setelah hari ini, Tae menemukan suatu fakta yang bahkan mampu mengguncang Tae, mendadak Tae mempertanyakan segala rasa Tae untuk Jimin atau hanya perasaan sementara karna yang berdebar sedari awal, yang tertarik sedari awal ternyata ada hubungannya dengan pemilik jantung Tae yang dulu." Tetes demi tetes air mata mengalir membasahi pipi Tae.

Jujur kebingungan ini menyiksa dirinya dengan teramat sangat.

Karna untuk kasus pendonoran jantung, ada kalanya penerima mengalami fase dimana ada sebagian sikap bahkan sifat dan berbagai macam tentang dirinya bisa berubah mirip dengan sang pendonor.

Kehidupan kedua yang bisa saja membawa dirinya menjadi baik atau buruk.

Dan kasus itu langka terjadi, tapi seringkali terbukti.

Hoseok tertegun, hatinya bertanya-tanya pada hatinya, bagaimana Tae bisa tahu?

" Kamu tahu siapa pendonornya?" Tanya Hoseok hati-hati.
Tae mengangguk, isakannya masih terdengar.
Begitu sesak rasanya dada Tae, sakit.

" Siapa?" Tanya Hoseok.
Tae menatap Hoseok, matanya sembap, wajahnya memerah, membuat Hoseok bingung harus bereaksi apa.

" Park Jinhan, saudara kembar Jimin yang meninggal karna kecelakaan tujuh tahun lalu. Seseorang yang juga mencintai Taehyung, karna dia adalah pengagum Tae sejak dulu, pemuda yang sering mengirimkan bunga Daisy milik Tae." Isakannya makin kencang.

Bagaimanapun Tae sungguh sakit mengetahui fakta ini.

Sang pengagum yang selalu membuat dirinya bersemangat, ada keinginan besar untuk menemuinya, namun ternyata Tuhan mempertemukan mereka dengan cara yang tak pernah terpikir oleh Tae.

Inginku Bersamamu ( END )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang