Jimin merasa akhir-akhir ini Kim Taehyung menghindarinya, memang Tae masih menyapa atau sekedar makan bersamanya, namun Jimin pikir ia merasakan sesuatu yang berbeda. Ia mencintai Kim Taehyung, jadi ketika anak itu sedikit berubah tingkahnya, Jimin pun merasa bingung.
Ia berpikir apa yang salah darinya, kenapa Taehyung memperlakukannya seperti ini.
...
Yoongi dan Taehyung sedang beristirahat di kebun Daisy, menikmati angin yang berhembus menenangkan.
Dan dari sini Yoongi memulai cerita, cerita yang sudah lupa sejak berapa lama ia pendam sendiri. Menyembunyikan lukanya dalam hatinya.
" Jadi Hyung mau cerita apa?" Tanya Taehyung penasaran.
Pasalnya kata Yoongi dia tak pernah sekalipun menceritakan tentang kehidupan masa lalunya selama ini.
" Ini tentang kedua orang tua Hyung yang sudah meninggal." Kata Yoongi sambil menghela nafas panjang.
" Kalau Hyung tak ingin menceritakannya, tak apa Hyung, " kata Tae. Dia takut cerita ini akan semakin membuat Yoongi terluka.
Yoongi hanya tersenyum tipis lalu mengusak rambut Taehyung.
" Hyung sudah bilang kan waktu itu, kalau Hyung ingin membaginya denganmu. Mungkin saja ini bisa membantu permasalahanmu." Kata Yoongi sambil tersenyum manis.
Hanya pada Taehyung, Yoongi menyadari bahwa hatinya menghangat setiap kali melihat Taehyung.
" Sejak kecil aku tumbuh bersama nenek dan juga Jungkook beserta kedua orang tuanya."
Taehyung tahu cerita ini, Jungkook memang berkata bahwa sepupunya tinggal bersama saat di Busan.
" Orangtuaku tinggal di Daegu, dan yang beberapa kali mengunjungi ku hanyalah ayah, sedang Ibu, aku jarang sekali melihatnya ikut. Awalnya aku tak tahu kenapa aku harus tinggal bersama nenek. Kupikir orangtuaku hanyalah super sibuk sampai lupa putra mereka." Yoongi menghela nafas, sebenarnya cerita ini menyakitkan.
Taehyung melihat wajah Yoongi yang matanya sudah berkaca-kaca.
" Hyung." kata Tae begitu lirih, lalu ia mengenggam tangan Hyungnya.
" Sampai akhirnya mereka kecelakaan saat aku masuk SMA, hingga semua kebenaran mengapa mereka melupakan keberadaanku, dan semua kebenaran itu baru diungkap oleh nenek saat sebelum kedua orangtuaku kecelakaan dan meninggal." Kata Yoongi sambil tersenyum pahit.
Dan Taehyung tak mampu mengatakan apapun, lidahnya terlalu kelu.
" Yang menyakitkan bukanlah saat aku kehilangan kedua orang tuaku. Sedih itu pasti, tapi bagaimanapun yang namanya kehidupan akan selalu memiliki akhir bukan? Tapi yang justru menyakitiku adalah kenyataan bahwa selama ini aku selalu berburuk sangka dan sok tahu dengan ketidakpedulian mereka. Aku membenci mereka yang tak pernah sedikitpun perduli padaku. " Yoongi menatap Taehyung dengan pandangan terluka.
Dia melepaskan seluruh beban itu, meluruhkan segala rasa sakit yang menggerogoti hatinya.
" Ibuku mengidap penyakit jiwa jenis Bipolar, dan karna penyakitnya itu, ayah berfokus untuk menyembuhkan ibu, dan ayah juga takut dengan pertumbuhan ku jika aku memiliki ibu yang sakit jiwa. Bukan karna ayah malu, tapi ayah tidak mau anaknya tertekan akan kondisi ibunya. Itu sebabnya ayah menitipkan ku pada nenek. Ayah dengan begitu sabar menghadapi ibu yang mentalnya seperti itu. " Yoongi menutup mukanya dengan satu tangan.
" Nenek dan sahabat-sahabat ayah juga orang tua Jungkook menginginkan ibu dimasukkan Rumah Sakit Jiwa agar ayah bisa fokus merawatku, tapi ayah bilang ia tak bisa membiarkan istri nya yang ia cintai dimasukkan kesana. Karna ayah bilang, ia akan selalu menjaga ibu dan menemaninya dalam keadaan apapun, mau sehat, sakit, normal, cacat, baik atau buruknya. Seperti janjinya pada Tuhan disaat mereka menikah." Yoongi mengusap lelehan air mata yang mengaliri pipinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Inginku Bersamamu ( END )
FanficHidup Park Jimin, bersama sang kembaran, tenang dan damai. Hingga kehidupannya mulai berubah saat hatinya jatuh pada Pemuda Konyol bernama Kim Taehyung. Hingga sebuah rahasia besar, membuat Park Jimin berada diambang batas.
