Menjelang malam, taehyung frustasi. Sejak sore hingga detik ini masih merutuki kebodohannya. Menghina kaka ipar merupakan kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Sebagai lelaki gentle, taehyung memutuskan sehabis mengantar jungkook pulang ia akan berlutut di depan kaka ipar meminta maaf sekaligus restu. Padahal jungkook belum tentu menerima cinta taehyung. Miris sekali pemuda wijaya ini.
Jungkook yang sedari tadi bersama taehyung total diabaikan. Jungkook tak mengerti apa yang membuat taehyung menjadi seperti ini. Taehyung hanya melamun, mengacak rambutnya sendiri lalu terkadang mengumpat. Persis seperti orang gila.
"Tae mau pulang kapan?" jungkook bertanya hati hati.
Ini jam 7 malam, dan itu berarti sudah 3 jam mereka berada di starbucks dengan keadaan taehyung seperti orang gila. Jelas jimin dan yoongi meninggalkan mereka berdua. Jimin dan yoongi malu melihat teman di depannya seperti orang gila. Lebih baik pergi dan berpura pura tidak kenal bukan?
Taehyung tersadar dari pemikirannya lalu menatap jungkook.
"Eh, mau pulang sekarang?"
Jungkook menggelengkan kepalanya. Taehyung jadi bingung. Bukankah tadi jungkook mengajaknya pulang?
"Jadi mau ke mana?" tanya taehyung lembut.
"Mau ke rumah pohon. Mobil dio stark masih di sana kan?"
Taehyung berpikir sebentar. Benar juga, mobilnya masih tertinggal di sana.
"Oh iya, ya udah ayo ke sana."
Taehyung hendak berdiri dari sana namun tangannya ditarik kembali jungkook. Otomatis taehyung kembali duduk.
Satu hal yang tidak pernah taehyung pikirkan. Jungkook merapikan surai birunya yang acak acakan dengan jarinya yang lentik. Telinga taehyung memerah akibat perlakuan manis jungkook.
"Nah udah, ayo pergi." jungkook tersenyum menampakkan gigi kelincinya lalu menautkan jarinya dan berjalan ke arah parkiran.
Selagi berjalan, handphone taehyung berdering, tanda ada seseorang yang menghubunginya. Taehyung pun meraih handphonenya yang berada di saku lalu melihat nomor yang taehyung tidak kenal.
Siapa ini?
"Siapa?"tanya athala sambil menatap ke arah handphone taehyung.
"Ga tau, nomer ga dikenal ini."
"Coba aja angkat, siapa tau penting."
Jika sudah disuruh pujaan hati otomatis taehyung menurut. Akhirnya mengangkat telepon dari nomor tidak dikenal tersebut.
"Hal--"
"Woi pulangin ade gue."
"Ini siapa ya?"
"Hoo udah lupa sama kuda?"
"O--oh bang hoseok ya, apa kabar bang?"
"Ga nyambung lo kaya alien. By the way kabar gue baik, sebaik kuda. Balikin ade gue sekarang."
"Oh iya bang, ini mau pulang sekarang. Mau ngobrol sama athala?"
"Ga usah, dan lo ga usah panggil gue abang, karna gue bukan abang lo."
KAMU SEDANG MEMBACA
Bimbel - Tk ✓
FanfictionSiapa sangka berawal dari bimbel, seorang Taehyung Maulidio Wijaya menemukan tambatan hatinya? ʙ x ʙ ᴛᴏᴘ!ᴛᴀᴇ! ʙᴏᴛ!ᴋᴏᴏᴋ! ˢᵗᵃʳᵗ ¹⁶⁻⁰⁴⁻¹⁹ ᶠⁱⁿⁱˢʰ ¹²⁻⁰⁵⁻¹⁹
