[9]

3.7K 450 3
                                        

Jangan lupa vote dan komentarnya, kawan!

Jisung menatap kearah jendela rumah sakit yang sengaja dibuka tirainya sama minho, dia takjub sama pemandangan malam kalau dilihat dari ketinggiannya saat ini.

"Sung?"

Jisung menoleh kearah sumber suara, terdapat minho yang baru saja duduk kembali di ranjangnya karena habis ke toilet.

"Hm?" jisung hanya berdehem

"Jeongin tumben kagak kesini?" tanya minho

"Jeongin lagi ada urusan sama keluarga nya." jawab jisung singkat

Drrt.. Drrt..

"Halo, chan?"

"Lo lagi dimana?"

"Rumah sakit ruangan minho, kenapa?"

"Bantuin gua untuk nyamperin seungmin, lo bawa polisi kesini."

"Emang seungmin kenapa?"

"Nggak tau, tadi dia share location.. Tapi nunjukinnya ke daerah bar."

Jisung tercengang seketika..

"Hell, oke gue kesitu."

Tut.. Tut..

Ting!

Chan
Share location..
21:23

"Kenapa, sung?" sahut minho

"Seungmin dalam bahaya kayaknya.." jawab jisung seraya merapatkan mantel nya

"Gue ikut."

"Tapi, lo kan belum sembuh!" pekik jisung yang melihat minho turun dari ranjang rumah sakit

"Sekalinya gue ngomong bakal ikut, nggak usah dilawan." final minho menatap tajam kearah jisung

Minho mencabut paksa infusnya yang melekat di punggung tangannya. Di kejauhan, jisung hanya meringis melihat kelakuan minho.

.

.

.

.

"semoga belum terlambat.." gumam chan yang sedang memandangi foto seungmin di ponselnya

Iya, chan menyukai seungmin. Bahkan punya fotonya diem-diem.

Tok.. Tok..

Chan noleh kearah jendela mobilnya, itu minho yang ngetuk.

Chan membuka kunci nya dan membiarkan minho serta jisung masuk ke kursi penumpang mobilnya.

"Kenapa seungmin bisa di bar?" tanya minho

Dia bingung karena seungmin itu terkenal dengan kepintaran serta kebaikannya, nggak mungkin kan dia cuma pakai topeng di sekolah?

"Tadi bunda nya seungmin bilang kalo dia pergi bareng temennya, jadi nggak mungkin juga kalo seungmin dateng sesuai kemauan sendiri." jawab chan menatap serius kearah minho dan jisung

"Jadi sekarang kita langsung masuk atau gimana?" tanya jisung dengan muka tupainya

"Kita masuk, kebetulan bar ini juga ada kenalan gue di bagian pelayannya." kata chan

"Yaudah ayo!" kata jisung dengan semangat

"nggak, lo disini aja." minho menahan tangan jisung

"Ih gue mau ikut!" paksa jisung

"Terserah lo sih, asal bisa jaga diri lo aja sung." kata chan

"Udah ayo, kebanyakan ngulur waktu." kata minho keluar dari mobil chan

Disusul dengan yang lainnya dan masuk ke dalam bar bersamaan.

Chan masuk lebih dulu dan bertanya ke pelayan yang dimaksud kenalannya mengenai seungmin. Dan setelahnya mereka bertiga naik ke lantai dua tempat seungmin berada.

Chan memperhatikan sekitarnya, hanya terdapat beberapa kamar yang disediakan oleh pihak bar.

"J—jangan please!"

Chan tau betul itu suara siapa..

Setelahnya chan berusaha mendobrak pintu kamar yang terdapat suara seungmin dibantu dengan minho.

Jisung hanya memandangi dari kejauhan dan sedikit takut dengan keadaan sekitarnya.

Bruk!

"Aduh!" rintih jisung mengelus bahu nya yang tertabrak seseorang

"Lo cantik, ayo kita main baby.." kata seseorang yang baru aja menabrak jisung

"Hah?" jisung bingung

Orang yang menabrak jisung tadi langsung memeluk pinggang ramping milik jisung dengan posesif dan bibirnya sibuk menciumi leher mulus milik jisung.

"Engh!" pekik jisung ketika merasa pantatnya diremas

Minho dan chan berhasil mendobrak pintu kamar yang didalamnya ada seungmin, matanya menangkap seseorang yang dikenal musuh bebuyutannya sedang dilecehkan.

"Bangsat!" teriak minho meninju rahang orang yang melecehkan musuhnya dengan satu pukulan telak

"Uh.." kepala jisung bersandar di bahu minho ketika dirangkul dengan musuh bebuyutannya itu

Muka jisung tampak memerah, minho mengelus surai lembut milik jisung.

Pas sekali, chan keluar dari kamar bersama seungmin yang sedang menangis pilu.









TBC—!

Sorry kalo kurang ngefeel sama moment mereka masing-masing:(

Musuh + (Minsung) [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang