Saat perjalanan ke supermarket tadi, Seungwoo sempat mengajak Jisoo untuk mengobrol.
"Jisoo?"
"Y-ya?"
"Kamu boleh panggil saya oppa, sebentar lagi saya resmi menjadi oppa mu."
Dan dari penglihatan Seungwoo, Jisoo tersenyum tipis, "Jadi oppa yang dijodohkan dengan eonni?"
Seungwoo tersenyum, "Sebenarnya saya yang meminta langsung pada Ayah kalian sehingga kami dijodohkan."
"Oh ya?"
Seungwoo mengangguk.
"Apa eonni juga tau?"
"Tidak. Dia hanya tau kalau kami dijodohkan."
"Eonni pasti bahagia dengan oppa."
"Kenapa begitu?"
"Dulu, Irene eonni selalu pulang ke rumah dengan muka cemberut menahan amarah ketika tau aku juga ada di rumah. Tapi tadi tidak, eonni jadi lebih tenang meskipun tetap mengabaikan aku. Aku pikir itu karena dia pulang dengan oppa."
"Irene memang selalu se judes itu ya?"
Jisoo terdiam.
"Oppa, bisa tidak bantu aku?"
"Apa?"
"Bisa buat eonni menyayangiku?" Tanya Jisoo penuh harap.
°°°
Seungwoo sudah duduk di ruang tamu rumah Irene. Di sebrangnya ada Ayah Irene yang duduk dengan lesu.
"Kebencian Irene pada Jisoo adalah salah Ayah," Bae Jungsoo menatap lurus dengan pandangan menerawang. Masih tidak menyangka putri sulungnya menyimpan kebencian yang begitu dalam pada adiknya sendiri.
"Jisoo selalu mencontoh apapun yang Irene lakukan. Dia benar-benar membuat sosok Irene sebagai sosok kakak idaman yang harus ia jadikan panutan. Tapi Irene malah membenci adiknya."
Seungwoo diam mendengarkan.
"Ayah ini punya dua istri."
Seungwoo nampak terkejut. Otaknya mulai menggabungkan kejadian-kejadian yang sekiranya berhubungan. Irene bilang, ke khawatirannya selama ini dikarenakan ayahnya pernah mengecewakan ibunya. Ini kah yang dimaksud Irene?
"Ibu kandung Irene, istri pertama Ayah, namanya Kim Taeyeon. Dia meninggal saat umur Irene 17 tahun."
"Sedangkan ibu Irene yang saat ini menjadi istri ayah adalah Kang Sora, Ibu kandung Jisoo," Jungsoo menghela napas.
"Ayah begitu menginginkan anak laki-laki. Saat Irene berumur tiga tahun, gadis kecil itu bilang bahwa ia ingin punya adik. Taeyeon akhirnya hamil lagi, tapi keguguran."
"Dan yang membuat kami bersedih adalah, Taeyeon sakit-sakitan setelah kehilangan janinnya."
"Taeyeon menyuruh Ayah untuk menikah lagi. Ayah memang bodoh, saat itu ayah meminta izin pada Taeyeon untuk menikah dengan Sora mantan pacar Ayah. Saat itu memang dari pihak keluarga menuntut untuk Ayah punya anak lagi, dan Taeyeon merasa ia tidak bisa. Jadinya Ayah menikahi Sora. Lalu Jisoo muncul, dia beda tiga tahun dengan Irene."
"Mereka berdua jarang bersama. Tapi saat Irene umur 15 tahun, Jisoo gampang sakit, jadi Ayah membawa Jisoo dan ibunya untuk tinggal serumah dengan kami."
"Taeyeon menerima Sora dan Jisoo dengan baik. Tapi tidak dengan Irene, dia bilang kenapa dia harus punya dua ibu dan kenapa dia punya saingan. Selalu jadi anak tunggal sepertinya membuat Irene merasa takut kasih sayang yang ia dapat terbagi. Apalagi Taeyeon juga memperhatikan Jisoo dengan sangat karena gadis kecil itu gampang sekali sakit. Ayah juga tidak selalu di rumah. Irene mungkin merasa Jisoo merebut semua kasih sayang yang harusnya ditujukan pada Irene."
"Seungwoo," panggil Jungsoo.
"Ya, Ayah?"
"Bisa sisanya kamu tanyakan pada Irene? Setidaknya kamu harus tau dari sudut pandangnya. Ayah tidak tau apa yang ia pikirkan, ia jadi tertutup dengan segala hal yang menyangkut dirinya. Ditambah lagi Ayah tadi menamparnya, itu pasti membuat ia menambah kebenciannya pada Ayah. Padahal Ayah begitu menyayangi dua putri Ayah."
Seungwoo paham. Menceritakan ibu kandung Irene pastinya membuka luka lama untuk Jungsoo. Jadi ia segera pamit undur diri.
"Seungwoo," itu Sora yang memanggil Seungwoo.
"Ya, Bu?"
"Irene adalah gadis yang baik. Dia pernah bilang pada ibu bahwa dia hanya mau aku menjadi ibu nya saat Jisoo tidak ada di rumah. Dan dia membuktikan ucapannya, dia memperlakukanku seperti ibu kandungnya saat Jisoo tidak dirumah, dan berbalik mengabaikanku saat Jisoo ada di rumah," lirih Sora.
"Itu pasti berat untuk ibu," kata Seungwoo.
Sora menggeleng, lalu tersenyum, "Irene hanya tidak mau di dua kan, Ibu harap kamu bisa menjaganya ya, Seungwoo?"
Seungwoo tersenyum dan mengangguk pasti. Lalu senyum leganya terbit saat ada satu pesan dari Dongpyo muncul.
Dongpyo :
Nuna ada di rumah, dad
° to be continued °
Bae Jungsoo dan Kim Taeyeon (Ibu Irene)

Bae Jungsoo dan Kang Sora (Ibu Jisoo)

Adakah yang masih bingung, gapaham, ruwet?
Sini siniiii~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
CALON [completed]
Fanfiction"Bagus. Kalau begitu ayo buktikan." "Apa?" "Satu bulan ini kita jalan. Setelahnya terserah kamu, saya tidak akan memaksa." . Irene and her pretty goddes. Seungwoo and his daddy vibes. . (3 Juli 2019 - 17 November 2019)
![CALON [completed]](https://img.wattpad.com/cover/192799232-64-k739371.jpg)