17. Istirahat, Irene

1.4K 269 4
                                        


Dongpyo tentunya terkejut saat Mamanya menyuruh nya turun dan ia mendapati Irene duduk di sofa ruang tamu dengan canggung.

"Hai, Pyo?" Sapa Irene tersenyum kikuk.

"Nuna? Dengan daddy?"

"Tidak. Aku sendiri."

"Ayo nuna kita ke kamarku," Ajak Dongpyo menggandeng lengan Irene.

"Memang tidak apa-apa?" Irene bertanya sungkan.

"Nuna mau menginap?" Dongpyo bertanya. Ia hanya menebak-nebak. Tidak mungkin Irene malam-malam hanya ingin mampir sebentar, gadis itu juga terlihat tidak membawa apa-apa.

"Aku akan bilang pada Mama. Nuna tenang saja. Sekarang aku pinjami hoodie ku ya."

Irene tersenyum lega. Dongpyo terlihat semakin manis dimatanya.

°°°

"Astaga! Jadi kamu calonnya Seungwoo?!" Tanya Mama Dongpyo nampak terkejut.

Irene tersenyum kikuk.

"Yaampun, Pyo! Kamu kok gak bilang sih sama Mama?"

"Ini kan barusan Piyo udah bilang ke Mama."

Mama Dongpyo memperhatikan Irene dengan berbinar. "Yaampun kamu cantik banget, Irene."

"Terima kasih, Tante." Ucap Irene tulus. Sepertinya gen cute Dongpyo asalnya dari Mamanya.

"Pyo, kamu bilang ke Seungwoo sana calonnya ada di rumah kita," Suruh Mama Seungwoo.

"Irene, kamu habis ini turun ya, kamu pasti belum makan."

"Eh, nggausah tante, say-"

"Gaboleh nolak! Pyo, kamu masih kuat kan makan lagi?"

"Perut aku melar kali, Mah." Kata Dongpyo menepuk perutnya sendiri.

Irene terkekeh.

Dongpyo segera mengangkat ponselnya yang berdering.

"Halo, dad?" Kata Dongpyo. Ia menatap Irene. Mengucapkan 'ini daddy."

Mulut Irene bergerak berbisik, 'loudspeaker, Pyo.'

Entah siapa yang memulai tapi Dongpyo dan Irene mendadak bekerja sama.

'Irene dimana, Pyo?"

"Ada di kamar, dad."

'Bisa berikan ponselmu padanya?'

Dongpyo menatap Irene. Gadis itu menggeleng cepat.

"Nuna sepertinya sudah tidur."

'Hm, dia pasti lelah.'

"Eum, ya."

'Kamu tidak bisa memotret dia yang sedang tidur untuk dad?"

Dongpyo dan Irene sontak menahan tawa.

"Nanti Nuna tidurnya terganggu bagaimana?"

'Jangan kalau begitu.'

"Dad memang ingin sekali melihat Nuna?"

Terdengah suara kekehan Seungwoo.

'Dia sepertinya masih tidak percaya kalau Daddy memilih Nuna mu itu.'

Irene tertegun. Setelah itu keadaan hening. Dongpyo juga jadi bingung mau bicara apa.

'Pyo ...'

"Ya, Dad?"

'Saya mengatakan ini karena saya mau kamu tau bahwa pilihan saya dari awal, hari ini, besok, dan seterusnya tetaplah kamu. Kamu jangan khawatir.'

"Daddy ingin aku sampaikan hal itu pada Nuna?"

Seungwoo terkekeh, lagi. 'Tidak perlu. Irene pasti sudah dengar.'

Irene dan Dongpyo bertatapan. Jadi Seungwoo tau bahwa dari tadi Irene ada di sebelah Dongpyo?

"Seungwoo-ya," Panggil Irene pelan.

Di sebrang sana, Seungwoo tersenyum. 'Ya?'

Irene mendadak bingung mau mengucapkan apa. Dongpyo sudah pergi keluar sejak tadi.

"Aku akan belajar masak."

'Ide bagus.'

Hening lagi.

"Besok kita ada janji kan dengan Dongpyo?"

'Bisa ditunda, kamu pasti lelah.'

"Aku pikir aku butuh refreshing."

'Oke.'

Akhirnya Irene memilih mengakhiri panggilan setelah Seungwoo mengucapkan 'Istirahat, Irene.'


° to be continued °



Haii! Yuk berkunjung di work aku yang lain
Aku lagi ikut writing project soalnya, hehe

Haii! Yuk berkunjung di work aku yang lainAku lagi ikut writing project soalnya, hehe

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


dua cast utama yang lain adalah Kang Daniel dan Nam Dohyun

Btw, Daniel-Jihyo officially ya, heheyy







CALON [completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang