24. Seungwoo Routine

1.3K 251 17
                                        


Seungwoo meregangkan tangannya. Ia sebenarnya lelah sekali. Setelah mengantar Irene pulang dan mengantar Dongpyo pulang, berakhir dengan Seungwoo yang ketiduran di kamar Dongpyo, Seungwoo segera pulang ke rumah dikarenakan ibunya yang sudah mengomel karena ditinggal anaknya liburan.

"Cepat mandi, kamu itu habis dari main-main harusnya langsung mandi jangan langsung dibuat tidur," Omel Ibu Seungwoo.

Seungwoo tersenyum manis, bergerak memeluk ibunya, "Dia cantik sekali, Bu."

Ibunya mengernyit, "Maksudmu Irene?"

Seungwoo mengangguk.

"Krystal juga cantik."

Seungwoo melepaskan pelukannya, "Aku kira kemarin ibu sudah setuju dengan Irene."

"Ibu hanya bilang kalau Krystal juga cantik."

"Ibu masih berharap aku dengan Krystal? Bu, aku dan Krystal hanya-"

"Iya-iya ibu mengerti," Ibu Seungwoo memotong cepat ucapan putranya, "Cepat mandi, Seungwoo!"

Seungwoo tersenyum lalu bergegas ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.

Setelah mandi, ia tidak langsung mengistirahatkan tubuhnya, Seungwoo malah berolahraga di halaman rumahnya.

Sampai beberapa bocah muncul menyapanya.

"Hyung!"

Itu suara Dohyun, bocah yang umurnya dibawah Dongpyo tapi tingginya melebihi Dongpyo.

"Kalian mau kemana?" Tanya Seungwoo menghampiri tiga bocah itu.

"Kami mau ke rumah Dongpyo. Mau mengerjakan tugas kelompok."

Seungwoo mengernyit, "Dongpyo sedang tidur. Dia baru pulang liburan tadi pagi."

"Wah! Iya!" Seru Eunsang. "Yang di story Dongpyo kemarin itu pacar Seungwoo Hyung ya?"

"Story Dongpyo?" Tanya Seungwoo.

"Iya, kemarin Dongpyo bikin story saat di pantai. Ada Nuna cantiiikk sekali," Kata Eunsang menjelaskan.

Seungwoo tertawa.

"Waktu itu Dongpyo juga pernah cerita katanya Seungwoo Hyung baru punya pacar," Sambung Minhee.

"Kapan-kapan kami juga mau kenalan ya, Hyung."

Seungwoo hanya mengangguk.

"Kalau begitu kami mau pulang," kata Minhee.

"Tidak jadi kerja kelompok?" Tanya Seungwoo.

"Tidak jadi. Tidak ada Dongpyo tidak seru."

"Memang kerja kelompok apa?"

"Main basket sebenernya," Jawab Eunsang.

"Kerja kelompok tepe-tepe ke cewek komplek sebelah." Kata Dohyun.

Seungwoo mengernyit, "Maksudnya?"

"Tebar pesona, Hyung." Jawab Minhee santai sambil tersenyum.

Seungwoo tertawa menanggapi bocah-bocah baru puber dihadapannya ini.

"Kalian bisa berangkat sendiri tanpa Dongpyo, 'kan?"

Eunsang menggeleng, "Cewek-cewek itu temannya Dongpyo, Hyung. Jadi kami harus ajak Dongpyo supaya bisa bertemu dengan mereka.

Seungwoo hanya menanggapi dengan terserah.

"Hyung, ini untukmu," Kata Dohyun.

Seungwoo mengulurkan tangan menerima pemberian Dohyun. Ternyata bubble gum.

"Lain kali, traktir ya, Hyung, hehe," Cengir Dohyun.

Lalu bocah-bocah itu meninggalkan Seungwoo yang langsung masuk ke dalam rumah.

Seungwoo berjalan kearah kulkas. Menenggak minuman dingin. Lalu berjalan menuju kamarnya.

Ia baringkan tubuhnya, lalu tangannya bergerak membuka ponselnya. Melihat-lihat hasil gambar yang lima puluh persen diisi dengan gambar Irene, itu Dongpyo yang memotret.

Seungwoo tersenyum, menyadari Irene begitu cantik dengan pose apapun. Saat siap maupun tidak siap diphoto, hasilnya sama-sama cantik.

Seungwoo lalu bergerak mengirimkan photo-photo terbaik ke Irene sendiri. Lalu menjadikan photo nya bersama Irene yang diambil dari belakang sehingga menimbulkan efek backlight, sebagai photo profil akun pribadi Seungwoo.

° to be continued °

Hai!

CALON [completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang