"Ampun hiks....hiks...."
Gadis dengan seragam SMA itu menangis sesugukan ketika adik kelasnya menghempaskan dirinya ke tembok
"Maaf...maaf... hiks...." Dia sangat menyesal karena bertindak gegabah dengan sengaja menumpahkan kuah baksonya dengan asap yang masih mengepul ke salah satu adik kelasnya.
"Atteo, hentikan!"
Atteo memutar bola matanya malas, melirik sahabatnya di sebelahnya lalu mengangguk kecil. Dia juga sudah bosan dengan mainan lama ini.
Menunduk, mencengkram dagu gadis yang adalah kakak kelasnya yang berani mencari masalah dengannya beberapa menit lalu. Bersikap akuh dan kini gadis itu tengah duduk di lantai sambil menangis menatap takut ke arahnya.
Kemana sikap sombong mu tadi he?
"Gila!" Dia mendesis tajam saat menyadari gadis itu memasang wajah sedihnya. Dia tahu maksud kakak kelasnya itu untuk menarik perhatiannya.
Orang ini berulang kali berada di sekitarnya. Sangat mengganggu.
Tiba tiba dia teringat dengan ibunya, yang tanpa perasaan meninggalkannya demi impiannya, sedangkan dia yang berwujud bayi masih membutuhkan asi namun wanita itu memilih pergi.
Rasa bencinya pada seorang wanita semakin membuncah setiap dia melihat kepura-puraan di mata semua wanita, dia akan mengingat ibunya dan membenci setiap wanita.
Meski dia sendiri tidak pernah mengenal sosok ibunya dengan jelas karena mereka memang belum pernah bertemu.
Namun dari cerita sang ayah, dia meyakini ibunya adalah wanita jahat.
Dan orang jahat tidak perlu di pikirkan.
Dan sekarang kakak kelasnya ini malah menunjukkan wajah tak berdayanya seolah dia menindasnya.
Tapi Atteo bukanlah orang yang berbelas kasih. Siapa pun yang mencari masalah dengannya, maka akan masuk ke dalam daftar hitam miliknya.
Baik itu laki-laki maupun perempuan. Baginya mereka hanya hama pengganggu yang pantas untuk di musnahkan.
Penghuni kantin di buat bungkam saat merasakan aura menyeramkan dari adik kelas mereka itu.
Atteo masih duduk di kelas X semester 2 dan sejak melihat perkelahian nya dengan kakak kelas sewaktu MOS mereka sudah berhati- hati untuk tidak berurusan dengan keturunan ALEXANDER.
Nama belakang itu sangat membuat gelisah.
Atteo adalah orang yang sangat sulit di dekati. Dia hanya bersahabat dengan satu orang, Andre. Sahabatnya sejak SD dan menepis semua orang yang berniat mendekatinya.
Lawannya? Jangan di tanya
Banyak orang yang berniat menjalin pertemanan dengannya namun Atteo sudah lebih dulu mengetahui maksud dan tujuan mereka yang tak lain adalah karena pengaruhnya dan sebagian lagi karena tidak ingin menjadi targetnya.
Dia sangat membenci orang orang yang hanya ingin memanfaatkan dirinya saja.
Bukankah dengan menjalin pertemanan palsu dengannya mereka sudah mencari masalah sendiri?
"BUBAR!"
Seketika suara gaduh terdengar krasak krusuk dari siswa lain yang sedari tadi menonton pertunjukan di hadapan mereka. Mencari jalan keluar dan tidak ingin menjadi bahan pelampiasan kekesalan Atteo
Dalam hitungan detik kantin kembali hening.
Andre yang masih menatap sekeliling yang tiba-tiba sepi merasa takjub. Hanya dengan satu kata dari Atteo berhasil mengusir semua orang, ck.
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Dla nastolatkówpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
