Novita semakin panik saat tidak mendapat respon apa apa dari daniel padahal dia sudah menghoncang tubuh pria itu sekuat mungkin
"Niel niel....jawab aku....niel...."
Tangannya gemetar melihat kondisi daniel yang seperti mayat hidup saat ini. Dia khawatir jika sampai penyakit lama daniel akan lambuh lagi.
Ku mohon jangan sekarang....
Dia tidak akan bisa mengatasinya sendirian, dia membutuhkan pertolongan dokter untuk menjinakkan daniel jika abangnya itu lepas kontrol dan mengamuk
Bara dan ryan menatap bingung novita yang terlihat kacau karena terus menangis dan memohon pada daniel untuk menjawab sahutannya
Memangnya daniel kenapa? Mereka berdua hanya melihat punggung pria itu saja karena posisinya membelakangi mereka, tidak menyadari keterdiam daniel sejak tadi dan hanya bisa menangkap kecemasan novita yang berlebihan
Novan mengerutkan dahi melihat tingkah berlebihan istrinya. Dia juga menyadari keanehan pada diri daniel yang sejak tadi yang tidak mengeluarkan suara, dia hanya berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun. Tidak terjadi sesuatu yang buruk kan?
"Khaterine maaf....maafkan aku. Aku...aku....aku bersalah padamu...maaf...maaf"
Novita hampir saja tumbang melihat tatapan daniel yang kosong sambil terus meracau tidak jelas jika saja novan tidak segera menopangnya
"Hentikan dia!" novan berteriak saat melihat daniel yang langsung berlari ke arah pintu. Dia tahu ada yang tidak beres dengan daniel saat melihat tatapan kosong sahabatnya itu
Ryan dan bara terbelalak saat melihat daniel yang berlari ke arah mereka. Mereka berdua reflek menghadang daniel yang hampir saja menyentuh knop pintu dan mendorongnya menjauh. Berdiri di depan pintu untuk mencegah daniel melarikan diri
Ini sedikit membingungkan,tapi gerakan reflek mereka cukup bagus saat menerima teriakan novan. Sahabatnya yang satu itu sangat jarang menaikkan nada suaranya,jika novan sampai berteriak seperti itu pasti situasinya memang sangat serius
Bara dan ryan mendorong daniel yang terus mencoba menyingkirkan mereka yang berdiri di depan pintu dan menghalanginya bahkan untuk maju satu langkah ke pintu
"Jangan biarkan dia keluar dari ruangan ini!" novan menatap ryan dan bara tajam memberi peringatan untuk tidak membiarkan daniel keluar
Ryan menelan ludah gugup sambil terus menghalangi daniel yang semakin brutal menarik mereka untuk menyingkir dari depan pintu. Mereka harus bisa menaham daniel jika tidak ingin melihat kemarahan novan yang lebih menyeramkan dari pada kemarahan novita
Bisa di bilang kedua sejoli itu memang pasangan yang sangat cocok meski dengan karakter yang hampir sama
Novan masih berusaha menenangkan novita yang masih dalam keadaan terguncang. Wanita itu menangis melihat keadaan daniel yang seperti mayat hidup
Di sana daniel terus berusaha maju dan menarik ryan dan bara dengan perlahan namun dengan cukup kuat hingga mereka maju beberapa langkah dan segera mundur kembali saat melihat daniel hendak maju
"Niel...niel..." sekarang novan juga ikut cemas melihat istrinya yang terus menyebut nama daniel dengan keadaan linglung
Sebenarnya ada apa ini!
Memeluk novita semakin erat sambil Membisikkan ke telinga istrinya bahwa semua akan baik baik saja, tapi semuanya sia sia saat tangis novita tidak kunjung reda dan terdengar semakin kencang
"Sayang sudah,daniel pasti akan baik baik saja" novan mengusap kepala istrinya sayang sambil terus membungkus novita kedalam pelukannya
Mendongak, novita bisa melihat kecemasan di mata suaminya. Tapi hatinya juga sedang sangat kacau melihat kondisi daniel. Jika terus seperti ini daniel bisa lepas kontrol
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Jugendliteraturpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
