"Sudah?"
Atteo mengangguk dan mengembalikan ponsel khaterine setelah selesai menghubungi daddy nya
"Fer,aku pulang duluan ya,aku masih harus mampir ke rumah deni"
Feronika menghentikan sendoknya yang sudah di depan bibir"untuk apa kau menemui bajingan itu? Kusarankan untuk menjauhi nya"memasukkan makanan kedalam mulutnya
"Dia meminjam laptop ku minggu lalu,siang tadi dia memberitahu ku jika dia sudah selesai menggunakannya" sambil memasukkan ponselnya ke dalam tas
"Sekedar info,si deni deni itu adalah penjahat kelamin.jadi jangan biarkan dia menemui mu lagi.aku yakin,ini hanya akal akalan nya saja" feronika sangat tidak menyukai deni karena sifat buruknya
Pria yang cukup tampan itu bahkan dikenal seluruh mahasiswa kampusnya dulu hingga sekarang.bagaimana tidak? Si bajingan itu memacari hampir semua mahasiswi di kampus.terutama yang cantik dan benci aturan
Selebihnya adalah kutu buku dan tomboy seperti dirinya yang sama sekali tidak tertarik untuk berteman dengan pria semacam itu
Jangankan menyapa,melirik saja tidak
Nah,yang kebal adalah khaterine.entah bagaimana tapi deni sama sekali tidak mendekatinya.padahal jika di bandingkan seluruh gadis di kampus khaterine lah yang paling menarik
Cantik dengan kesederhanaannya
Tapi sekarang entah kena angin apa deni sepertinya mulai gencar mendekati sahabatnya ini.dan dia sangat tidak menyukai si deni playboy kardus itu
Untung saja khaterine bukan salah satu gadis bodoh yang menjadi mainan deni
"Ayolah fer,ku rasa deni sudah berubah" khaterine tidak mau berburuk sangka.
Lagi pula juka deni memang berniat jahat padanya,pria itu sejak dulu pasti sudah sangat gencar mendekatinya dengan kekanakan sama seperti mendekati wanita lainnya.deni berubah? Mungkin saja bukan?
Feronica meminum airnya"ya,berubah menjadi lebih brengsek!"
Khaterine geleng kepala melihat kebencian di mata feronica.masa lalu bukan menjadi patokan seseorang menilai di masa depan bukan? Bisa saja orang jahat hanya akan menjadi mantan penjahat di masa depan
Ayolah,mantan orang jahat lebih baik dari pada menjadi mantan orang baik
Harusnya mereka bersyukur deni berubah baik
Atteo yang mendengarkan pembicaraan momny nya dengan aunty feronica mengerutkan dahi.apa yang sedang mereka bicarakan?
"Terserah kau saja.tapi jika terjadi sesuatu padamu—oh tidak,aku ingin kau segera menghubungiku jika melihat gelagat mencurigakan darinya" dia masih gelisah meskipun sudah memberi peringatan pada khaterine.
Bukannya tidak percaya,hanya saja sahabatnya itu terlalu baik.jadi mungkin saja khaterine tidak terlalu waspada saat berada di dekat deni.si penjahat kelamin itu.....
Sepertinya dia tidak bisa membiarkan khaterine pergi sendirian.siapa yang tahu jika deni sudah menyiapkan jebakan untuk menyambut kedatangan sahabatnya itu?
Tidak! Dia tidak alan membiarkan si deni brengsek itu mendekati khaterine!
"Kalau begitu aku ikut saja dengan mu!"tidak peduli apa,dia harus menjaga wanita sebaik khaterine dari pria jahat seperti deni
" ha?"
"Ya! Aku akan ikut dengan mu.menghadapi bajingan seperti dia tidak bisa sendirian!"feronica berucap semangat.matanya mengatakan bahwa ucapannya tak terbantahkan
Khaterine mengerutkan dahi" kamu tetap di sini menemani atteo sampai daddy nya menjemputnya!"
Dia tidak mungkin membiarkan atteo menunggu sendirian di cafee ini.ini sudah malam.bagaimana jika anak nakal itu pergi kelayapan karena bosan menunggu daddy nya?
Dia harus ketat menjaga atteo,anak itu masih labil dan penuh keingin tahuan.
Tapi feronica tidak berpikiran sama"ayolah ket,lagi pula atteo itu sudah besar.dia bisa menjaga dirinya sendiri.jangan terlalu protectiv padanya"
Dengan penampilan atteo dia yakin anak itu sering berkelahi.jadi ilmu bela dirinya pasti cukup untuk melindunginya dari orang jahat
Jhaterineenghela napas.ternyata sahabatnya ini tidak tahu apa yang sebenarnya yang dia khawatirkan
"Fer,aku yakin atteo tidak akan mati di bunuh orang,tapi masalahnya,anak nakal ini pasti akan merasa bosan jika sendirian.memangnya kamu bisa menjamin, atteo akan tetap menunggu disini? Tidak akan pergi?"
Baiklah,feronica mulai meragukan keputusannya.memang benar apa yang di katakan khaterine.atteo memang anak yang tidak bisa diam.hanya bersama sahabtnya itu saja atteo bisa lebih pendiam dan penurut
Jika dia menemani kahterine,dia tidak bisa yakin apa yang akan dilakukan atteo baik atau tidak.yang pasti,remaja ini harus di temani.
tapi bagaimana dengan khaterine sendiri? Jika dia tidak menemaninya,dia juga ragu si deni brengsek itu tidak hanya ingin mengembalikan laotop khaterine.yang pasti,dia juga harus menemaninya.ooh...kepalanya pusing memikirkan ini
"Bagaimana ini? Aku tidak bisa membiarkan kalian berdua" wajahnya cemberut saat memikirkan lagi siapa yang akan dia temani.keduanya memiliki tingkat kewaspadaan yang rendah.bagaimana dia bisa memilih.andai saja tubuhnya bisa dibelah menjadi dua
Khaterine menatapnya.dia tidak tahu isi pikiran feronica,tapi dia yakin itu tentang dirinya dan atteo.memilih apa?memangnya dia pikira dia anak kecil yang harus selalu di jaga? Ck,
"Sudahlah.dari pada kamu pusing,biar aku yang memutuskan.kamu akan tetap tinggal menemani atteo.putraku ini terlalu nakal untuk di biarkan sendirian" dia tersenyum memandangi atteo yang cemberut setelah mendengar ucapannya
"Dan membiarkan mu pergi menemui deni sendirian? Big no!"
Khaterine memutar matanya malas.feronica ini sebenarnya ibunya atau sahabatnya? Kenapa sangat protectiv padanya?
"Terserah!" pasrahnya.feronika tersenyum senang"yang pasti kamu harus tinggal di sini menemani atteo sampai daddy nya datang.titik!"khaterine menekan kata terakhir dengan kilat mengancam saat melihat feronica hendak membuka mulut
"Mom,aku bisa menunggu daddy di sini sendiri.tidak apa apa"
Atteo tidak tahan melihat perdebatan dua wanita dewasa di hadapannya.momny nya memang yang terbaik.sangat perhatian padanya.tapi apa artinya dia tidak membiarkannya sendirian karena dia nakal? Ck,mom,aku tidak seburuk itu!
Tapi khaterine tetap menolak.dia tahu bagaimana sifat atteo.sekarang dia mengatakan akan tetap diam menunggu,tapi jika ada seseorang yang dikenalnya memanggilnya putra nakalnya ini pasti langsung kabur.dan dia tidak ingin atteo dimarahi daddy nya nanti ketika tidak menemukannya di sini
"Kalimat mu tidak terdengar seperti yang kamu ucapkan" lihatlah betapa santainya atteo memandangi dia dan feronica dengan tangan di atas meja menopang kepala
"Mom,aku sudah cukup besar"
"Tapi dimata mommy kamu masih kecil!"
"Dimata semua ibu,anaknya akan tetap terlihat kecil"
"Itu benar!" atteo membenarkan ucapan feronica
"Diam fero!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Teen Fictionpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
