Geram dengan tingkah semua orang yang mengabailannya,kanika menatap sinis satu objek yang menurutnya adalah pengacau
Kamila!
Bocah sialan itu!
Matanya melotot memandang bengis gadis kecil yang masih bersandar nyaman di dada daniel.dia tentu tidak terima pria yang di inginkannya sama sekali tidak memperdulikannya.apa lagi ini karena seorang anak kecil.jadi dia di kalahkan oleh anak umur 5 tahun? Yang benar saja?
Tidak perduli anak siapa itu dan berapa usianya,yang pasti, dia benci setiap gender wanita yang menempel pada pria pujaannya
Kecil saja sudah merebut perhatian semua orang.lalu bagaimana setelah besarnya?
"Tante,hauus"
Hana yang mendengar rengekan kamila,segera mengambil minuman yang tadi masih di nampannya.memberikannya pada keponakan kesayangannya
Daniel membantu kamila minum dengan memegangi gelasnya.dia takut tangan kecil itu tidak mampu memegang gelas dengan benar.terlebih itu adalah gelas kaca ukuran dewasa.dia takut kamila menjatuhkannya
Dia tidak bisa menghentikan sudut bibirnya yang tertarik ke atas melihat wajah menggemaskan kamila.mulutnya bahkan mengeluarkan tawa kecil menyenangkan saat melihat cara minum kamila yang sangat lucu
Bagaimana tidak? Kamila minum tapi air yang sudah masuk ke dalam mulutnya terlihat seperti terdorong keluar lagi dari mulutnya.mirip cara bayi minum bukan
Teman temannya sampat terkejut menyaksikan tawa cerah sahabat mereka yang sudah bertahun tahun tidak mereka lihat lagi
Ryan sampai takut melihatnya "itu benar si daniel kan?" melirik teman temannya yang menganggukan kepala membuat mata ryan melotot horor
Melihat semua mata fokus pada anak kecil yang di gendong daniel,kanika bergerak maju.dia bahkan sudah menajamkan cakarnya tadi. tangannya terangkat dan siap menerkam bocah sialan yang sudah melukai kakinya,namun sebelum kuku panjang itu mengenai rambut halus kamila,hana sudah menendang kembali betis kanika yang pastinya selarang tambah sakit
Buktinya sekarang wanita sialan itu sudah tertatih menjauh sambil menjerit memegangi kakinya yang di tendang hana
Penderitaannya bertambah.emang siapa peduli? hana mah santai
Tenang,selama korbannya masih hidup,dia tidak akan pernah merasa puas
Dia hanya takut menjadi kriminal.selain itu,dia tidak perduli lagi dengan yang lain
Kanika yang menjadi orang ketiga di antara daniel dan khaterine.yang menjadi perusak hubungan mereka.jadi,dengan hanya seperti ini tantu saja itu belum cukup
Khaterine memang terlalu baik,tapi tidak dengan dirinya
Orang ke tiga seperti dia memang harusnya di musnahkan
Mereka yang melihat gerakan cepat hana melebarkan matanya.menelan salivahnya dengan gugup.dia menatap ngeri pada kaki kanika yang kini mengeluarkan sedikit darah
Meringis membayangkan rasa sakit yang di rasakan kanika.pasti rasanya sangat salit.sudah tadi di gigit kamila,dia pijak hana,ditambah lagi kaki yang terlihat mengenaskan itu di tendang kembali.kurang sengsara apa coba....
Hana masihlah si gadis bar bar
Menatap ngeri pada hana yang hanya menunjukkan wajah pongah-nya.tidak merasa bersalah sama sekali
"Brengsek! Kau menyakiti kaki ku sialan!" kanika berteriak marah
Hana mengibaskan tangannya saat melihat tatapan peringatan dari daniel untuk tidak bertindak lebih jauh
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Teen Fictionpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
