Baru saja berdiri di depan pintu,feronika kembali terbayang akan masa lalu.dimana dia sedang berdiri di tempat yang sama untuk menemui sahabatnya yang baru saja membuka pintu di hadapannya
"Tadi kamu bilang tidak bisa datang karena ada urusan"
Hana tertawa "oh,kakak ku sudah mengurusnya"
Mengangguk"kasihan juga ya,sudah sibuk dengan kuliah tapi kakak mu itu masih saja mau menuruti permintaan mu"
Hana menekuk wajahnya "Kamu kan gak tau kalau aku tekor 300 ribu cuma buat bayarin kakaku untuk menggantikan ku"
Terkejut"aku pikir kakak mu ikhlas.eh ternyata minta upah juga"
Hana mendengus "makanya,jangan tertipu dengan muka polosnya! Udah ah,kita jadikan barbakyu-an?"
Tersenyum"jadi dong, ayo masuk!"
Hana menggosok perutnya yang belum di isi "aku sudah lapar" cemberutnya
"Tapi kita masih harus memanggangnya dulu"
Berdecak.dia pikir dagingnya sudah di panggang.lalu apa gunanya para pria yang ada di sekitar mereka? "suruh saja tunangan mu yang melakukannya"
Mengerutkan dahi "memangnya el mau bakar daging untuk mu?"
Mendengus"ya jangan bilang buat akulah.bilang aja buat kamu"
Cemberut "kamu mau mengajari aku berbohong ya....."jari manis itu menodong wajah hana menyelidik dengan senyum tidak setuju
Kemudian berbalik dan berlari ke taman belakang"el! Hana nih ngajarin aku—mmmph"
Di ingatannya masih tersimpan dengan jelas perdebatannya dengan khaterine.saat itu dia merasa ketakutan saat khaterine berlari untuk mengadu pada tunangannya.jika sampai daniel mengetahui rencana liciknya,pria itu pasti akan langsung mengeluarkan aura dinginnya
"Tante!" hana terkejut saat atteo sudah berdiri di sampinya.menatapnya bingung dengan ekspresi wajah sahabat mommy-nya itu.tatapannya kosong seperti orang termenung.tapi kenapa sahabat mommy-nya terus menatap pintu rumahnya?
Hana mengabaikan atteo yang terus menatapnya.dia tidak perduli lagi dengan sekelilingnya.pikirannya melayang pada adegan beberapa tahun silam.ketika pitu itu sering kali dibantingnya ketika sedang kesal pada tunangan sahabatnya yang terus memonopoli khaterine.waktu mereka sangat sedikit setelah daniel menjalin hubungan dengan sahabatnya itu
"Biarin aja sih el.lagian kan khaterine perginya dengan ku! Aku yang akan menjaganya!"
Daniel.menatap datar hana yang di tatap hanya memasang wajah memelasnya "c'mon el.kami hanya pergi ke cafee dekat sini.tidak akan terjadi apa apa pada tunangan mu itu" beralih menatap khaterine yang sedari tadi diam saja "ya kan kate?" khaterine mengabgguk pelan.
Hana rasanya ingin sekali mengetuk kepala khaterine dengan batok kelapa. sahabatnya itu memang sangat penurut pada tunangannya.laku bagaimana dengannya yang hanya memiliki dia sebagai temannya? dan dia harus berpikir keras untuk membujuk daniel agar membiarkan mereka bermain seperti gadis lain.ayolah,khaterine juga butuh hiburan...
Daniel mendengus melihat hana yang tidak menyerah membujuknya dengan berbagai cara.tapi mau bagaimana lagi,dia hanya mengkhawatirkan gadisnya yang terlampau baik pada semua orang.bagaiman jika seseorang memanfaatkan kebaikan khaterine dan berbuat jahat pada tunangannya?
"Tidak!"
"Kate,bantuin kek!"
"Heh,jangan menghasut gadis ku!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Jugendliteraturpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
