Mark menganggukan kepalanya beberapa kali tanpa menyadari kemarahan novita yang kembali tersulut "ya,aku bahkan pernah melihat foto pernikahan mereka"
Novita berbalik menatap tajam pada saudaranya yang saat ini memberi tatapan membunuh pada mark yang bahkan tidak melihat ke arahnya
"Daniel sialan...! Kau bahkan menyembunyikan hal sebesar ini dari keluarga kita! KAU ANGGAP APA KAMI SELAMA INI HAH!"
Mark bahkan refleks harus menutup kedua telinganya mendengar teriakan adik sahabatnya yang mungkin saja menggelegar sampai keluar. Sial! Kenapa gadis bar bar ini sama sekali tidak berubah?
novan juga pasti sudah ikut gila.bisa bisa-nya sahabatnya yang paling waras di antara mereka ber-lima itu malah menikahi wanita bar bar seperti novita
Daniel semakin melancarkan tatapan membunuhnya.bisa bisanya si mark dengan tampang polosnya membongkar segalanya di depan novita.sudah tahu adiknya ini paling bermulut lebar.mana bisa menjaga rahasia
Sekarang dia harus membuat novita menutup mulutnya.karena pasti,adiknya ini akan langsung melapor pada keluarganya setelah satu langkah keluar dari ruangannya ini
Dan yang paling di khawatirkan adalah reaksi kedua orang tuanya.mereka bahkan sudah menerima khaterine saat pertama kali memperkenalkannya sebagai pasangannya.dan khaterine adalah satu satunya gadis yang dia perkenalkan kepada keluarganya. itu karena hanya gadis itu yang mampu menariknya sejauh ini.hanya khaterine-nya yang membuatnya merasa takut kehilangan
Daniel menghela napas "inilah alasan kenapa aku tidak memberi tahu mu.aku sudah menduga reaksimu akan seperti ini"
"Tapi bukan berarti kau menutupinya dari kami semua!" marahnya dengan dada naik turun "aku merasa menjadi orang paling bodoh! Bagaimana bisa aku tidak tahu jika kakak ku sudah menikah!?" dia merutuki dirinya yang tidak tahu apa apa.padahal seharusnya dialah yang lebih tahu mengrnai saudaranya.bukan orang lain "atau mungkin.....selama ini kau tidak pernah menganggap ku adik hem?" bibirnya mengeluarkan kekehan miris menertawakan dirinya
Daniel menatap bersalah pada adiknya "nov,bukan begitu....kau salah paham.bagaimana mungkin kau tidak berarti untuk ku? Kau lebih tahu seberapa berartinya kau untuk ku.tapi saat itu aku tidak menceritakannya padamu karena aku ingin mencari waktu yang tepat untuk memberi tahu kalian semua"
"Persetan dengan alasan sialan mu itu!" jelas dia menolak untuk percaya.siapa yang tahu jika daniel hanya mencari alasan.dia juga tidak tahu sudah berapa lama pernikahan saudaranya itu.lalu bagaimana dia bisa percaya dengan ucapan daniel yang jelas jelas pasti membela dirinya
Kalau semua pencuri mengaku,penjara penuh!
Dan daniel jelas adalah orang pintar.dan bagusnya dia memiliki sisi licik sehingga tidak langsung percaya akan kata kata yang keluar dari bibir manis saudaranya itu
"Aku tidak perduli lagi padamu.terserah kau mau apa! Tapi kau harus menemukan khaterine bagaimanapun caranya dan membawanya kembali tanpa paksaan—"
"Musatahil! Dia pasti langsung mengusirku sebelum memintanya—"
"I DON'T CARE! Itu urusan mu!" sorot matanya memancarkan kemarahan dan rasa kecewa yang sangat besar.dia masih tidak percaya jika kakak nya yang selama ini dia banggakan sebenarnya hanya sampah!. " Jadi sebaiknya kau segera mencari khaterine srbelum kesabaran ku habis.kuberi waktu satu minggu—jika kau masih belum membawanya kembali—" daniel menatap sanga adik waspada "—aku akan memberi tahu papa semuanya.biar saja kau di hajar sampai sekarat!"
"Nov....nov...novit—"
Blam!
"Taa.."
Dia tidak perduli lagi dan langsung pergi dari sana setelah melampiaskan sedikit kemarahannya dengan membanting pintu
Sial! Ternyata selama ini dia dipermainkan oleh saudaranya sendiri
Sungguh,jika saja dia kehilangan akal dengan senang hati dia akan membenturkan kepala daniel ke tembok sampai otak saudaranya itu kembali normal.mungkin saja kan ada urat dikepala daniel yang sudah putus,itu sebabnya pria itu bisa berubah menjadi sangat jahat pada khaterine
Sabar nov...sabar.....
Tunggu sampai minggu depan,jika daniel gagal membawa khaterine pulang,dia akan langsung mengadu pada papanya dan meminta papanya untuk membawa sahabatnya itu kembali
Permintaan maaf mungkin tidak akan cukup untuk menebus semua kesalahannya yang sangat besar.untuk itu,nanti dia akan meminta hukumannya langsung pada khaterine
"niel—"
"diamlah mark! Kepala ku sekarang sangat sakit. apapun yang akan kamu katakan cancel saja sampai besok sebelum kepalaku terasa benar benar akan pecah!"
Daniel memijit keningnya yang semakin berdenyut sakit.belum lagi dengan permintaan adiknya yang menurutnya mustahil dia lakukan
Jangankan berbicara sepatah kata,bertemu khaterine saja rasanya sangat mustahil.karena sampai sekarang orang suruhannya belum menemukan keberadaan wanita itu
Sekalipun dia sudah menemukan keberadaan khaterine,dia masih belum siap untuk menemui wanita itu.wanita yang sangat baik namun dia dengan brengseknya malah menghancurkan kepercayaan dan pemilik hati sebaik khaterine—wanitanya
"Tapi niel ini benar benar penting.aku hanya ingin memberitahu mu kalau—"
"Mark! Jika kau masih menganggap ku sahabat mu,tolong keluar"
Mark menatapnya tak percaya "kau mengusir ku?"
Daniel menghela nafas mendengar ucapan mark yang kesal padanya "aku hanya butuh waktu sendiri"
"Terserahlah! Novita ternyata benar,kau memang pantas di tinggalkan oleh khaterine.kau tidak pantas bersanding dengan wanita sebaik khaterine"
Daniel menghela napas sabar.tidak hanya mereka,dia sendiri merasa sangat marah pada dirinya sendiri.tapi apa yang bisa didapat dengan menyalahkan diri sendiri? tidak ada! Dia hanya akan semakin terpuruk dengan penyesalan akan masa lalu
Yang harus dia lakukan adalah mencoba yang terbaik untuk memperbaiki segalanya.disini,dia tidak hanya mengecewakan dirinya tapi juga keluarganya yang sudah sangat menyayangi khaterine dan menerima wanita itu berada di tengah tengah mereka
"Mark,tolong"
"Oke...oke...aku hanya ingin mengatakan jika tadi siang,hana datang ke rumah mu" setelah mengatakan tujuannya mengunjungi sahabatnya itu,mark melenggang pergi
Sementara daniel yang masih mencerna ucapan mark duduk di kursi kebesarannya dengan kening sedikit mengerut.memikirkan kembali ucapan mark
Detik berikutnya daniel langsung berdiri dari kursinya dan berlari mengejar mark setelah mencerna arti ucapan sahabatnya itu.tidak perduli dengan teriakan sekretarisnya yang mengingatkannya tentang pertemuannya selanjutnya dengan klien.
Setelah membanting pintu,dia hanya terus berlari.tujuannya hanya satu....yaitu menemui mark dan meminta penjelasan sejelas jelasnya!
Karena jika hana menunjukkan dirinya,kemungkinan besar khaterine juga berada di kota ini.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Ficção Adolescentepria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
