Suasana cafe begitu ramai di penuhi oleh pengunjung. Semua orang sibuk dimana mana.
Didapur ada dua orang tambahan sesuai dengan permintaan Fero. Bulan lalu Hana dan Fero meminta tambahan koki karena cafe bertambah ramai, mereka berdua kesulitan melayani.
Hana baru baru ini juga menerapkan perawatan kulit untuk seluruh permukaan kulitnya. Itu sebabnya dia tidak ingin lagi bekerja di dapur. Tugasnya dialihkan menjadi pelayan untuk melayani.
Sementara dua pekerja baru dibagilan tugas. Satu sebagai koki sesuai dengan kriteria yang diinginkan Fero karena akan membantunya di dapur
Sementara satu orang lagi berdiri di bagian kasir.
Pembagian gaji jelas berbeda. Tingkatan gaji Hana adalah setengah dari gaji Fero. Khaterine yang menetapkan aturan ini,mengingat pekerjaan di dapur jauh lebih melelahkan di banding dua tugas lain.
Tapi hal ini membuat Hana sedikit tidak terima. Pendapatannya tidak seberapa tapi pengeluarannya jauh lebih banyak di bandingkan Fero. Di tambah dia juga suka berbelanja dan membeli produk perawatan kulit, tidak seperti Fero yang hanya membeli kebutuhan makanan dan pakaian.
Fero lebih menghemat uangnya dibandingkan dengan Hana.
Hana pernah melihat buku tabungan Fero, dan dia hampir saja mati berdiri.
Bagaimana tabungannya dalam jumlah besar?
Dia hanya sedikit tidak terima tapi tidak sampai melakukan hal hal kecurangan seperti mengambil kartu tabungan sahabatnya sendiri. Dia tidak akan menyentuh hal hal tercela seperti itu. Dia hanya sedikit iri oke?
Hana berpikir pekerjaannya akan lebih mudah, tapi kenyataannya sebaliknya. Jauh lebih merepotkan.
Dia tidak pernah berpikir liburan atteo akan berakhir secepat ini.
Bahkan sebelum memulai hari kerjanya Atteo sudah masuk sekolah kembali. Selama liburan biasanya Atteo akan membantunya menjadi pelayan atau kasir, tapi sekarang dia hanya bisa melakukannya sendiri.
Atteo memang setiap hari akan datang untuk menemui khaterine, dia juga yakin jika dia meminta Atteo akan membantu, tapi dia masih bisa bepikir dengan baik. Tidak mungkin dia tega meminta bantuan Atteo lagi setelah anak itu lelah seharian di sekolah.
Lagi pula di masa perkembangan Atteo saat ini, tidak bagus membiarkannya bekerja terlalu keras.
Hana yang telah mengantarkan salah satu pesanan tiba tiba berhenti di tengah. Melihat ke meja meja yang telah di isi penuh dengan berbagai perbincangan bercampur aduk
Menghela napas. Mengapa orang orang ini semakin banyak!
Iya, dia senang bisnis cafe ini berjalan lancar. Dengan begitu gajinya juga akan naik. Tapi mungkin karena terlu lelah, rasa kesal perlahan lahan merayap dan memenuhi sebagian besar hatinya.
Ingin berteriak tapi tidak bisa. Dia tidak bisa menakut - nakuti para pelanggan dengan suara melengkingnya.
Dia hanya bisa menggertakkan giginya. Melampiskan rasa kesal di hatinya pada lantai menciptakan suara 'Tak!" yang cukup keras
Hana bersumpah dalam hatinya akan meminta Khaterine menambah orang tambahan dibagian pelayanan!
Atteo yang baru saja masuk menatap hana dengan bingung. Matanya mengikuti Hana yang menghentakkan kakinya ke lantai hingga menghilang dibalik pintu dapur.
Tidak lama kemudian Fero datang dengan nampan di tangannya. Berpapasan dengan Hana. Hana mendengus saat melihatnya kemudian mengabaikannya.
Fero memundurkan kepalanya sedikit. Menatap bingung pada Hana yang terlihat sedang kesal
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Teen Fictionpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
