"MOMMYY!"
Astaga! Khaterine terkejut mendengar pekikan atteo yang baru saja memasuki cafe nya.hampir saja dia menjatuhkan tablet yang di pegangnya
Atteo.....atteo.....untung sayang!
"Jangan teriak teriak! dasar tukang parkir!"
Fero yang juga terkejut mendengar teriakan segera keluar dari dapur masih dengan sendok memasak di tangannya
Selain terkejut juga karena ada faktor lain.tapi salah satunya ya itu...dia hampir saja menjatuhkan telur di wajan penuh minyak.nanti malah makan minyak jadinya.itu sebabnya dia marah
Dan lagi,karena dia berlari ke sini,dia harus meninggalkan masakannnya di dapur
Masakan? Oh ya tuhan!! Fero berlari terbirit kembali ke dapur setelah mengingat belum mematikan kompor.tapi dia masih memiliki masalah terpendam dengan atteo.jadi dia segera kembali ke depan
Khaterine yang melihat tingkah sahabatnya yang konyol menggelengkan kepala
Sementara atteo menatap bingung fero yang bolak balik ke dapur.memandang polos feto yang tidak bisa diam
"Tante fero kenapa mom?" tanya nya masih tidak mengalihkan pandangannya pada fero yang menghilang pergi ke dapur
Khaterine menggeleng.dia juga tidak tahu.ada apa dengan sahabatnya itu?kenapa dia jadi aneh ya?
"Tente fero ngapain sih? Gilak ya? Mondar mandir terus.gak capek apa?"
Fero yang sudah kembali dari mematikan kompor seketika memanas mendengar atteo.gilak katanya? Situ yang sinting!
"Diem deh! Ini juga karna kau!"
Lah dia di gas?
"Eh,tante fero.jangan marah marah dong.harusnya kan aku yang marah" wajahnya dibuat semenyeramkan mungkin.dia masih dongkol dengan kejadian semalam
"Mom" khaterine menatap atteo yang memanggilnya"masa,tente fero melarang aku datang ke sini"adunya
Fero mendengus saat khaterine menatapnya"bohong dia kate.aku cuma gak ngizinin dia datang lagi"sahutnya santai
"Apa bedanya bodoh!"atteo tanpa sadar mengeluarkan kata kasarnya
"Tentu saja berbeda sialan!"
"Fero! Atteo!"
"Tente fero yang mulai mom!"
"Enak aja! Atteo tuh kate.bikin aku kesel!"
"Ya tante yang salah lah.semalam kan tente yang bilang gitu"
Fero memutar matanya"bocah!"kemudian menyadari jika ini belum waktunya pulang anak sekolahan "kau bolos ya?" selidiknya.matanya beralih pada khaterine yang juga menatap atteo"putramu tuh kate. masa bolos sekolah sih" dia mulai memprovokasi khaterine untuk memarahi bocah nakal yang semalam membuatnya kesal setengah mati
Ingin sekali tangannya mendarat di kepala atteo,untung dia masih ingat kalau bocah nakal yang membuatnya sangat kesal itu adalah putra kesayangan sahabatnya
Khaterine menatap atteo. yang di tatap menjadi gelagapan"kau sih terlalu memanjakannya.keras dikit napa" kalau dibaikkan terus kan bisa besar kepala tuh anak
Komporin terus fer......tumpahin minyak yang banyak.biar panas!
Fero masih menyimpan dendam pribadi pada atteo
Khaterine menatap heran pada fero yang begitu gencar menjatuhkan atteo.bahkan kerutan di keningnya semakin dalam.melihat tatapan permusuhan di antara keduanya.apa dia melewatkan sesuatu?
KAMU SEDANG MEMBACA
Your My Mommy (END)
Teen Fictionpria yang sangat membenci mantan istrinya wanita karir di bidang modeling.tega meninggalkan suami dan anaknya demi mengejar karirnya seorang alexander tidak pernah mencari wanita jahat itu.meski anaknya masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu...
