Bab 27

4.4K 378 68
                                    

*
*
*
*
*
*
*

~happy reading~

Sedikit pendek, karena mati lampu dan gua ketik baru aja😯
Maklum sama typo(s) nya oke.

"Jeon Jungkook!" Sosok Jaehyun yang pertama kali sadar dari keterkejutannya, menarik sosok Taehyung menjauh dari radar pemuda Jeon.

Menghadirkan desisan kesal dari sosok tampan Jungkook yang tak terima Taehyung ditarik begitu saja darinya.

Tiga pemuda lainnya menatap lekat ke arah momen yang terjadi di depannya.

Ketika sosok Jungkook terlihat akan menerjang pemuda Jung, Jimin dengan segera menahan tubuh adiknya itu.

"Jangan buat keributan disini!" Jimin berucap tegas, namun alih-alih diindahkan perkataannya, Jungkook malah terus melangkah maju untuk memberi sedikit pelajaran pada sosok Jaehyun.

Baru saja kepal tangan milik Jungkook akan melayang pada wajah tampan Jaehyun, Taehyung sudah lebih dulu berada tepat dihadapannya.

"Pukul," suaranya dingin menyapu rungu. Dan, Jungkook total bungkam dengan tangan yang kini kembali ke sisi tubuhnya.

"Kenapa diam? Pukul aku!" lagi, Taehyung berucap.

Semua harap-harap cemas dengan apa yang dilihatnya, pasalnya tangan Jungkook kembali terangkat.

Jimin berusaha tenang, namun tidak dengan Hoseok yang langsung menyeru keras, "Jungkook jangan gila!"

Taehyung tak sekalipun berniat mundur, langkahnya semakin mendekat ke arah sosok Jeon muda itu. Dengan raut wajah yang ia atur sedemikian rupa untuk terlihat pongah.

"Pukul aku," tidak ada suara yang terucap, hanya gerakan bibir yang berasal dari Taehyung tentu jelas ditangkap oleh obsidian kelam milik Jungkook.

Dan, hal selanjutnya yang terjadi membuat semua pemuda disana bernapas lega. Sedangkan, Taehyung telah menutup kelopaknya dari beberapa detik lalu seolah siap dengan apa yang akan diberikan Jungkook pada wajahnya.

Namun, bukan rasa sakit yang dirasanya melainkan dekapan hangat serta bisikan lirih; maaf.

Taehyung mendongak, mensejajarkan pandangan dengan onyx kelam milik sosok Jungkook di depannya setelah melepaskan pelukan.

"Maaf untuk apa?" ia bertanya dengan rautnya yang sangat polos.

Jungkook yang memang dasarnya suka berbuat nekad, kembali labuhkan bibirnya pada ranum Taehyung. Hanya bertahan selama beberapa detik tanpa adanya lumatan seperti sebelumnya.

"Maaf untuk semuanya, untuk semua sikap kasarku selama ini dan untuk penolakanku selama ini padamu. Maaf," pandangan keduanya masih terpaku satu sama lain. Terpaan napas hangat pemuda Jeon bahkan menyapu kulit wajahnya telak.

Taehyung tak memberikan respon suara, tapi sebuah pelukan yang diterima Jungkook tentu sudah jelas maknanya.

Dalam pelukan erat itu Taehyung kembali menimpali, "bukankah aku sudah pernah bilang, bahwa aku memaafkanmu. Itu sudah jelas Jeon, jadi kau tak perlu lagi mengucap maaf terlalu sering." Jungkook menggelengkan kepalanya pelan mendengar hal itu.

"Kau paham dengan betul maksud perkataanku sayang," bisiknya sebagai balasan dari perkataan Taehyung.

Taehyung terkekeh pelan, menepuk beberapa kali punggung kekar pemuda Jeon lalu kembali mengucap, " sosok rapuh yang bersembunyi dalam peringai nakal sepertiku ini, sudah cukup merasakan sakit Jung. Aku murni tulus memaafkanmu, tapi untuk kembali menjalin hubungan. Apakah itu tidak terlalu singkat? Kau menolakku bukan hanya satu-dua hari, tapi selama hampir berbulan-bulan lalu atau mungkin sudah semenjak tahun-tahun yang lalu. Dan, untuk menyembuhkan luka itu, aku butuh waktu." setelahnya pelukan dilepas oleh Taehyung, Jungkook sendiri mematung di posisinya tanpa gerak berarti dari sosoknya.

Semua pasang mata yang ada disana juga ikut bergeming, menjadikan ruangan itu hening untuk beberapa menit selanjutnya.

Taehyung mengulas senyum manis kotak khasnya, kemudian berbalik membelakangi Jungkook. Langkahnya yang baru saja hendak bergerak harus terhenti karena pelukan erat yang kembali Jungkook lakukan padanya.

"Tolong, jangan seperti ini sayang." bisiknya lirih.

Bisa jelaskan maksud perkataan Jungkook padanya, jangan seperti apa maksudnya?














Tbc...

Mau gak kalau chap depan Taehyung baikan sama Jungkook?

Make You Mine (KookV) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang