Happy Reading!!
-------------------------------------------------------
TRIIINGG TRIIIINGG
Bel berbunyi tanda jam pelajaran terakhir telah selesai.
"Alright everybody, karena jam pelajaran telah habis kumpulkan tugasnya ke meja didepan" ucap Ma'am Fai sambil menunjuk meja yang dimaksud. Seluruh murid melaksanakan perintah tersebut.
Setelah semua mengumpulkan tugasnya mereka bersiap untuk pulang, tetapi sebelumnya mereka berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas dan seusainya mereka memberi salam kepada sang guru.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap murid-murid serempak.
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab Ma'am Fai.
Satu persatu murid-murid keluar kelas. Masih dengan suasana yang sama, Rosa selaku pengawas piket kelas berteriak mengingatkan kepada anggota piket pada hari itu.
"Ayo Nggy gece!" ucap Joan sambil menarik-narik tangan Anggy.
"Iya ya ampun sabaaar"
Dengan tergesa mereka berdua menuruni tangga. Karena saking tergesa nya, Joan melewatkan satu anak tangga terakhir yang mengakibatkan tubuhnya kehilangan keseimbangan. Dan akhirnya...
"E-eehh.."
BRUKK
"Aduuuuhh"
Anggy yang melihat Joan terjatuh malah menertawai bukannya membantu.
"Yahahah makanya pelan-pelan, jatoh kan lu jadinya hahahaa"
"Gausah ketawa lu!" ucap Joan sewot sambil menepuk-nepuk bajunya setelah ia membangunkan tubuhnya.
Sebenarnya Joan malu, namun ia mengalihkannya dengan marah-marah ga jelas.
Etdah kenapa sih gue kalo jatoh ga pernah anggun gitu, untung ga ada yang liat. Batinnya sedikit lega, kemudian ia bersikap sok cool seperti tak terjadi apa-apa sebelumnya. Anggy hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan Joan, lalu mereka pun melanjutkan langkah. Disaat mereka baru sampai di depan gerbang, tiba-tiba Joan menghentikan langkahnya dan bergaya seperti mencegat.
"Etdah lu kalo mau berhenti bilang-bilang napa!" protes Anggy sambil memukul pelan bahu Joan, namun hal itu sepertinya tidak digubris oleh Joan.
"Jo?"
Tak ada jawaban. Joan masih tak bergeming.
Merasa bingung dengan tingkah Joan, Anggy pun berjalan ke sisi tubuh Joan untuk melihat apa yang terjadi kepada temannya itu.
"Ini anak kenapa sih?" gumamnya.
Dilihatnya Joan seperti menatap sesuatu. Karena penasaran, Anggy mengikuti arah pandangan Joan.
"Loh, bukannya itu El? Kok dia naek bus? Ga bawa motor kali yak?"
"Ssssttt!" sahut Joan sambil mengulurkan tangannya guna menutup mulut Anggy.
"Eh woy kok gelap?" ucap Anggy tiba-tiba.
"Hah? Gelap dari mana? Terang begin--Hahaha"
Joan yang baru saja menoleh pun sontak tertawa karena ternyata tangannya bukan menutup mulut Anggy melainkan mata Anggy, saat itu juga ia segera menarik tangannya.
"Maap maap kirain mulut lu disitu hehe"
Anggy mencebikkan bibir sebagai tanggapan.
"Yaudah ayo jalan" kata Anggy.
Mereka menyebrang jalan menuju tempat pemberhentian bus. Sesampainya disana, Joan langsung menarik Anggy untuk menaiki bus yang sama dengan yang El tumpangi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Masa SMK | Revisi
Teen FictionThe story is 100% writer's imagination. --------------------------------------- Cerita ini mengisahkan tentang kehidupan seorang siswi bernama Joan. Masa-masa di SMK, kisah romansa, persahabatan, pertemanan dan solidaritas. [Completed : 28/12/19] ...
