Happy Reading!!
-------------------------------------------------------
Seminggu berlalu setelah hari-hari terpuruk bagi Joan. Kini ia telah merasa lebih baik dan memutuskan untuk fokus dengan sekolahnya. Bagaimana dengan El? Semua sudah berakhir tiga hari yang lalu.
/Flashback on/
Joan membulatkan tekadnya untuk menemui El karena saat ini ia membutuhkan kepastian tentang hubungan mereka. Ia pun memutuskan untuk datang ke rumah El.
-Di rumah El-
TOK TOK TOK
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" terdengar suara seorang gadis dari dalam rumah.
CKLEK
"Cari siap--Ohh.. masih berani dateng ke sini?!"
Joan terkejut melihat siapa yang membukakan pintu. Ia sempat terkesiap dengan perkataan yang dilontarkan oleh gadis didepannya, namun sedetik kemudian ia mengingat tujuannya datang ke sini.
"Gue mau ketemu sama El"
"Setelah semua yang lu lakuin ke dia? Jangan harap! Mending lu pergi dari sini sebelum gue nyuruh satpam buat ngusir lu" ancam gadis itu yang membuat emosi Joan perlahan naik.
"Lin, please.. gue ga ada urusan sama lu, gue cuma mau ketemu El karena ada yang harus gue omongin"
"Hah? Lu pikir gue peduli? Ngga! Sana pergi, B*TCH!" Elin mendorong Joan hingga membuat Joan mundur beberapa langkah.
"ELINCIA!"
Teriakan seorang laki-laki membuat keduanya terkejut, ternyata itu adalah El. El menghampiri kedua perempuan yang sedang berada di depan pintu rumahnya.
"Apa-apaan kamu ngatain Joan kaya gitu?! Tolong mulut kamu dijaga sedikit, aku ga mau denger kata-kata kotor itu lagi"
Elin yang mendengar perkataan El yang sedang marah pun hanya menganggukan kepala karena takut. El menoleh ke arah Joan.
"Mau apa dateng ke sini?" ucap El dengan nada yang masih sedikit ketus, mungkin emosinya belum reda sepenuhnya.
Joan memandang wajah El agak lama lalu berbicara tentang tujuannya.
...
Kini Joan dan El sedang berada di taman yang biasanya mereka kunjungi berdua, duduk di bangku yang biasa mereka tempati pula.
"Mau ngomong apa? Saya ga ada waktu" tanya El sambil melihat jam dari ponselnya. Menyadari hal itu, Joan segera membuka suara.
"Ohh yaudah kalo sibuk mah, lagian juga ga penting-penting amat sih. Yaudah gih"
"Kalo ga penting ga mungkin kamu niat banget sampe dateng ke rumah. Ngomong sekarang"
Joan menundukkan kepala mendengar perkataan El. Sebegitu kenal nya kah lu sama diri gue?? Batin Joan.
"Emm.. ini tentang hubungan kita" ucap Joan takut-takut, dapat dilihat jika El mengetatkan rahangnya.
"El, sebenernya lu kenapa? Apa gue pernah bikin salah sampe bikin lu bersikap dingin ke gue? Apa ada hal yang ga lu suka dari gue hingga lu cuek sama gue? Atau..." Joan menggantungkan kalimatnya.
"Atau mungkin lu udah bosen ya sama gue?" lanjut Joan yang membuat El mengerutkan dahi.
"Gue harus gimana? Gue ngerasa serba salah, gue ga mau kaya gini terus El. Please.. gue cuma mau lu jujur" Joan mengakhiri kalimatnya lalu menutup wajahnya dengan kedua tangannya, ia merasa frustasi saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Masa SMK | Revisi
Teen FictionThe story is 100% writer's imagination. --------------------------------------- Cerita ini mengisahkan tentang kehidupan seorang siswi bernama Joan. Masa-masa di SMK, kisah romansa, persahabatan, pertemanan dan solidaritas. [Completed : 28/12/19] ...
