Papi: nak papi cuma ga mau maksa kamu aja, tapi papi ingin kamu cepet sembuh
Rara: yaudah pi rara besok mau ke London, tapi besok pagi rara mau telfon mami dulu ya pi
Papi hanya mengangguk dan tersenyum paksa ( dalam hati, papi sangat khawatir karena papi takut rara akan memberi tau maminya bahwa besok ia akan berangkat ke London )
Papi: yaudah sekarang kamu tidur aja dulu ya
Rara: tapi rara belum ngantuk pi
Papi: kamu coba pejemin aja mata kamu, papi akan menjaga kamu disini
Rarapun berusaha memejamkan matanyaDi Indonesia
kini ridwan sudah merasa sedikit membaik karena ia masih merasakan sakit karena pasca operasi
Mami: nak gimana keadaan kamu sekarang
Ridwan: ridwan sedikit lebih baik mi, oh ya mi keadaan rara sekarang gimana?
Mami: ya Allah mami lupa nanyain keadaan rara sekarang
Selfi: sebaiknya sekarang mami coba hubungin papi aja mi
Mamipun mencoba menghubungin papi beberapa kali tetapi tidak di angkat oleh papi dan mungkin kini mami menelfon papi hampir 10 kali, papi pun mengangkat telfon itu
Mami: Assalamu'alaikum pi
Papi: Wa'alaikum salam ADA APA LAGI HAH!!!
Mami:pi keadaan rara gimana sekarang?
Papi: KENAPA KAMU MENANYAKAN KEADAAN RARA SEKARANG HAH??? BUKANNYA WAKTU RARA AKAN DIKEMOTERAPI KAMU GA DATANG HAH!!!
Mami: pi mami hanya ingin tau keadaan rara sekarang pi
Papi: SEBAIKNYA KAMU TIDAK PERLU TAU KEADAAN RARA SEKARANG, KARENA... ( Tiba tiba rara terbangun dan menanyakan kepada papi dan papi langsung menyembunyikan hp nya)
Rara: pi, papi telfonan sama siapa, kenapa berisik banget
Papi:hhmm iiitu nak papi tadi ada telfon dari kantor papi bahwa kantor papi sekarang sedang ada yang korupsi
Rara: ya udah pi, kita pulang aja dulu, menurut rara kondisi sekarang tidak cocok untuk kita berangkat pi
Papi: tapi nak papi ingin kamu secepatnya sembuh
Rara: tapi pi menurut rara ini bukan waktu yang tepat untuk melanjutkan pengobatan rara
Papi: Terserah kamu aja papi ngikutin kemauan kamu aja, papi tunggu kamu dimobil ( ucap papi dan papi langsung keluar )
Rara: pi tunggu dulu.. ( ucap rara berusaha menghentikan langkah kaki papi tetapi papi tetap saja keluar )
Rara: apakah aku salah telah bicara seperti itu kepada papi ( ucap rara sedih karena melihat papinya yang sepertinya marah kepadanya )
Setelah itu rara langsung berjalan perlahan menuju parkiran mobil dan memasuki mobil.Diperjalanan hanya ada keheningan antara rara dan papi setelah lama berada dimobil rara berusaha untuk bicara.
Rara: ppi.. maksud rara tadi bukan untuk menolak papi tapi...
Papi: udah papi ikutin aja kemauan kamu, papi tidak akan memaksa kamu untuk melakukan pengobatan itu, dan papi menyuruh kamu untuk melakukan pengobatan itu hanya demi kesembuhan kamu saja ( ucap papi yang hanya berbicara dengan mata yang terus menatap ke arah jalan )
Rara: tapi.. nanti papi marah kalo rara tidak melakukan pengobatannya besok
setelah rara berbicara merekapun telah sampai di apartemen nya dan papi langsung saja keluar dari mobil diikuti rara
Rara: pi papi marah ya sama rara ( ucap rara yang baru saja keluar dari mobil )
Papi: udah sekarang kamu masuk saja, papi mau beli makanan dulu, kamu simpanin kunci mobilnya ditempat biasa ( ucap papi setelah itu papi langsung pergi )
Dan rara berjalan memasuki apartemennya dan menuju kamarnya sambil memikirkan papi.papi hanya terus melamun sambil berjalan menuju warung nasi yang dekat dengan apartemennya tetapi saat papi akan menyerbanh jalan menuju warung nasi yang berada diseberang jalan
TIBA-TIBA saat papi akan menyerbang jalan ada motor yang tiba tiba melintas di sebelah kiri papi dan papi pun tertabrak oleh motor tersebut, dan papi terpental tidak terlalu jauh dari tempat kejadian, kini papi terdapat luka luka dibagian kepala tangan dan kakinya
pembawa motor itu langsung pergi tetapi salah satu warga sempat memfoto plat motornya.
Setelah itu papi langsung dibawa ke rs terdekat oleh wargaDi Apartemen kini sudah jam setengah sepuluh malam dan kurang lebih papi meninggalkan rara sudah 1 jam
rara masih khawatir kenapa papinya belum pulang, padahal papi sudah lama perginya.
Rara: ya Allah papi dimana, kenapa papi lama banget ninggalin rara, apa papi masih marah sama rara?
Rara: tapi perasaan rara ga enak, apa jangan-jangan papi... tidak tidak tidak papi pasti baik baik saja( pikiran rara mulai tak karuan)
Rara: ya Allah lindungilah papi hamba dimana pun berada ( ucap rara yang mulai meneteskan air mata )Kurang lebih 10 menit kemudian ada orang yang menghubungi rara, dan rara kelihatan begitu senang akhirnya yang menelfon adalah papinya yang menurut rara akan menanyakannya, tetapi ternyata yang menelfon adalah orang lain yang menggunakan hp papinya
Rara: Hallo pi, papi dimana sekarang kenapa papi lama banget pulangnya?.
Suster: maaf dek ini suster dari pihak rumah sakit bougnil ( basing basing ya nama rsnya )
Rara: Apa!!! kenapa handphone papi saya ada di suster?
Suster: papi adek sekarang masih berada diruang UGD
Rara: Apa!!! kenapa papi saya bisa masuk UGD sus ( ucap rara mulai panik dan meneteskan air mata )
Suster: kata warga papi adek tadi kecelakaan karena ditanrak oleh motor dan papi adek terpental tetapi tidka terlalu jauh, bisakah adek sekarang kesini
Rara: Astagfirullahaladzim, baik lah sus saya akan segera kesana sekarang ( ucap rara lalu mematikkan telfon dan mengambil tasnya yang telah berisi uang dan perlengkapan lainnya )
Dan setelah itu rara pergi menggunakan mobil papi nya...
Apakah cerita selanjutnya????
Next???

KAMU SEDANG MEMBACA
MY BROTHER AND MY SISTER (Revisi)
Conto(Masih tahap revisi) Aku Rara, anak ketiga dari mami Inul dan papi Gilang. Aku memiliki satu saudara perempuan dan satu saudara laki laki yaitu abang Ridwan dan kak Selfi. Hidupku sangat bahagia karena dikelilingi dengan orang orang yang baik dan s...