14. Sebelum dia bercerita

898 162 4
                                        

i wish time had better timing for you and me

(from perry poetry)

*******Tara mengedarkan pandangannya, mencari bangku kosong dengan tangan memegang sepiring somay kesukaannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*******
Tara mengedarkan pandangannya, mencari bangku kosong dengan tangan memegang sepiring somay kesukaannya.

"Hai cantik"

Tara menoleh, mendapati Juna sedang duduk manis dengan semangkok bakso di hadapannya.

"Cantik, cantik. Nama gue bukan cantika," ketus Tara sambil terus mencari bangku kosong.

"Siapa juga yang manggil lo. PD banget"

Tara menutup matanya, menahan amarah yang siap keluar sewaktu - waktu.

"Udah, duduk sini aja," ujar Juna sambil menepuk bangku kosong di sampingnya.

Tidak ingin berdiri lebih lama lagi, Tara berjalan menghampiri bangku kosong di samping Juna.

"Tumben sendirian"

Tara yang akan memasukkan sesendok penuh ke mulutnya, terhenti sejenak. Lalu menoleh menatap Juna yang tengah menyeruput segelas es teh.

"Tadi sih sama Keiza, cuma tiba - tiba cowoknya nyamperin terus gue ditinggal"

Juna tertawa kecil dan melanjutkan acara makannya.

"Eh by the way, ngapain lo ke kantin teknik?" Tanya Juna sambil menggeser gelas kosongnya menjauh.

"Emang nggak boleh?"

"Yaa.. nggak gitu. Kan FK juga punya kantin. Ngapain jauh - jauh kesini gitu"

"Tadinya mau ketemu Keanu, tapi gue cari - cari dianya nggak ada" jawab Tara sambil mengaduk - aduk bumbu somaynya

"Keanu lagi latihan basket," balas Juna.

Tak sengaja mata Tara menangkap siluet suatu benda yang mampu membuat matanya membulat sempurna. Benda persegi panjang berwarna emas dengan mata tiga di bagian belakang pojok kiri.

"Wah gila! Ponsel lo baru? Gila! Iphone 11 max pro? Sultan banget lo!" Tara membolak - balikkan ponsel baru milik Juna. Menatap kagum sekaligus iri,

kapan ia bisa membeli iphone series?

Juna hanya tersenyum gemas melihat Tara yang asyik berfoto ria menggunakan ponselnya. Ponselnya memang sengaja tidak ia kunci agar tidak repot jika dalam keadaan darurat.

"Kalo lo mau, ambil aja. Nanti tinggal beli lagi"

Tara berhenti memainkan ponsel Juna lalu menatap tak percaya ke arah laki - laki yang kini sibuk menghabiskan baksonya.

"Sombong. Nih, gue balikin. Gue juga masih setia sama Android"

Juna tertawa keras dan memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku.

AnagapesisCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang