25. persimpangan jalan

889 142 5
                                        

neither of us is happy, neither of us wants to leave. so we keep breaking one another and calling it love❞

(rupi kaur)

********"Gue balikin"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

********
"Gue balikin"

Keanu menatap dua kunci mobil yang tergeletak begitu saja di atas tribun. Pemuda yang memakai kaos hitam polos itu lantas mendengus sinis. Matanya melirik tajam ke arah Juna yang balas menatapnya dengan pandangan hampa.

"Kenapa? Bukannya dulu lo suka banget sama mobil itu?"

"Itu dulu. Sekarang gue udah nggak tertarik sama mobil mahal lo ataupun mobil gue—"

"—tapi sekarang lo tertarik sama cewek gue. Iya, kan?" Tuding Keanu seraya membuang dua kunci mobil itu ke lantai. Juna tak menjawab, ia memilih diam karena bingung harus bagaimana ia menjawabnya.

"Gue kasih lo dua mobil, putusin Tara secepatnya. Gue balikin mobil lo, gue kasih mobil gue, lo minta apa aja gue turutin, bahkan sampe jadi babu lo gue juga mau, tapi please putusin Tara"

Pandangan sinis Keanu semakin kentara, lelaki itu terus menyorot penuh amarah ke wajah Juna yang diam - diam berusaha menghilangkan rasa gugupnya. Hari ini ia memantapkan diri untuk melakukan ini. Hari ini ia akan mengaku kalah di hadapan Keanu, menyerahkan dirinya dan harga dirinya hanya untuk menyelamatkan Athara. Walaupun ia tahu, ia akan dianggap manusia paling munafik di dunia.

"Bajingan!"

Juna menutup kedua matanya sesaat setelah Keanu menarik kencang kerahnya. Kakinya sedikit berjinjit karena sahabatnya itu mengangkat kerahnya dengan murka.

"Lo kira dengan balikin mobil gue lo bisa cuci tangan gitu aja? Kenapa harus pura - pura jadi orang baik sih, Jun? Lo ngerasa nggak enak karena suka sama bahan taruhan lo sendiri?" Cerca Keanu seraya melepas kasar cengkeramannya pada kerah Juna. Pemuda itu terdiam seraya membenarkan kaosnya yang kusut karena cengkeraman Keanu. Iya, tebakan Keanu memang tepat sasaran. Alasan kenapa ia mengembalikan mobil yang ia inginkan sejak dulu itu memang karena ia merasa bersalah kepada Tara. Kejadian itu terjadi dua tahun lalu, di mana ia dan Keanu masih menjadi mahasiswa baru, di mana pemikiran kurang dewasa itu masih membungkus rapi otaknya.

"Kenapa lo? Widih, mobil baru?"

"Yaelah, Kean. Masa buaya diselingkuhin? Eh by the way, lo mau taruhan nggak?"

"Taruhannya mobil ini"

"Kenapa enggak? Cupu lo! Cuma tiga bulan, Kean. Masa nggak berani?"

AnagapesisCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang