Basketball Champion 2

928 79 2
                                    

Suara teriakan dan dentuman genderang semakin melengking, saat di layar tertulis kata Final.

Saat ini ke dua pemenang dari tim 1 dan tim 2, sedang melakukan perenggangan. Ya siapa lagi kalau bukan.. Tim SOPs dan Tim TOss

Kekuatan tim GSsi belum sebnding dengan tim SOPs , yang memang sudah sering ikut berlomba antar sekolah. Coba saja perang otak, mungkin tim SOPs sudah mampu dikalahkan dengan mudah oleh anak GSsi.

Dan jangan tanyakan kemampuan TOss yang notabene nya adalah anak-anak yang terlahir menjadi atlet, tentu ke profesional an mereka tak terklahkan. Hnya bertanding dengan siswa SMA biasa itu sangat mudah. Tapi tentu saja, siswa TOss tetap kesepian..

Ada yang mau daftar? Silahkan acungkan tangan!  😂 -author pov-

SOPs VS TOss

Tulisan itu muncul disusul peluit pertanda pertandingan, sorak sorai menggema kembali saat Jimin melakukan pergerakan lincahnya. Suara decit dan keringat yang berterbangan menjadi ritme unik, pemikat tersendiri.

Lisa memasuki lapangan basket kembali, Ia mengisyaratkan sesuatu kepada june dan Bobby mereka keluar lapangan mengikuti Lisa. Kemudian June dan Bobby menengteng sesuatu.. Itu adalah alat musik yang tadi di pegang para ketua osis.

Bobby meletakan dan memasang benda itu di panggung. Begitupun June dan mark, sebagian anak osis sedang terlihat lebih sibuk sekarang.

Sementra itu, Jungkook masih membaca bukunya dengan memakai headset yang tidak Ia Full kan Volumenya. Sungguh kebiasaan yang sangat langka, mna ada orang bisa belajar disaat keadaan sangat ramai dan berisik. Meski begitu siswa-siswi SOPs sungguh sudah terbiasa, Jungkook memang seperti orang yang memang bisa tenang. Seklipun dalam keadaan bahaya...

Jungkook membaca bukunya dan sekali-kali, Ia menggoreskan tinta ke setiap lembar. Buku sains yang Ia baca terlihat sangat menarik baginya,

Lisa datang menghampiri Jungkook, Ia menepuk pundak Jungkook pelan. Kemudian Jungkook menengok kearah Lisa.

"Kau tidak ikut bertanding, Jung? ".tanya Lisa, sekarang Ia duduk disamping Jungkook.

"ah.. Ya, aku akan mengikuti Olimpiade, dan sepertinya mereka sedang bersenang -senang tanpa memikirkan siapa yang akan menang.. Jadi ya... Aku tak usah bergabung, ".

"bukankah hari ini, hari yang menyenangkan Jung? ". Tanya Lisa lagi.

"ya benar, mereka semua bertanding dengan konyol". Jawab Jungkook dan terlihat tersenyum polos.

Lisa pun ikut tersenyum "ya, karena ini hanya acara untuk melepas penat. Jangan ada permusuhan... Acara yang terlalu Formal bukan gaya ku".

Lisa berdiri, dia ingin pamit kepada Jungkook. "ah iya Jung, besok ada acara? ".

Jungkook menggeleng "kenapa? ".

"aku ingin mentraktirmu ramen". Jawabnya. Kemudian di angguki oleh Jungkook, kemudian mereka terpisah.

......🐤🐤🐤

Lisa berdiri di ruangan yang kedap suara itu, "bagaimana? Kalian siap? ".

"yap". Jawab Daniel singkat.

Suara pintu diketuk dan menampilkan sosok Tzuyu "ah maaf mengganggu kalian". Ujar Tzuyu sopan "Lis, aku sedang mengecek proposal untuk acara PERSSOPs. Nanti aku taruh proposal di meja mu ya? Jangan lupa dicek". Tambah Tzuyu memgingatkan Lisa kembali.

Tzuyu menutup kembali pintunya dan kini Lisa menggaruk keningnya yang tak gatal. Baru saja BC ini akan selesai.. Datang lagi proposal berikutnya.

"apa itu PERSSOPs, Lis? ". Tanya Daniel

A Paper [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang