Kejutan Dari Ivy

672 73 6
                                        

Budayakan vote sebelum membaca, ya. Komen juga gak bayar kok, hehe... Gracias 🤗🤗

"Harus banget semuanya ikut, Mam?" keluhku pada Mama yang sekarang sedang berdandan ria di depan kaca

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Harus banget semuanya ikut, Mam?" keluhku pada Mama yang sekarang sedang berdandan ria di depan kaca.

Wanita paruh baya itu mendelik ke arahku. "Harus, De. Ini nikahannya Citra Adiatma temen kamu jaman SMA," jawab Mama kembali menambahkan bedak di pipinya.

Jujur saja, aku benar-benar sudah lupa siapa itu Citra Adiatma. Tapi melihat Mama dan Daddy juga ikut serta di acara pernikahannya, bisa dipastikan bahwa Citra itu anak dari salah satu rekan bisnis Daddy.

Hah! Harusnya aku sudah menikah dan tinggal bersama istriku seperti Mas Dante dan Bang Delan, jadi aku tidak perlu ikut ke manapun Mama dan Daddy pergi. Lebih tepatnya, dipaksa untuk ikut.

"Udah buruan sana siap-siap. Entar Daddy masuk kamu belum selesai malah diomelin lho." Mama melihatku dari pantulan kaca sekilas.

Dengan helaan berat, aku menarik diri dari posisi rebahan di atas kasur Mama dan Daddy untuk segera bersiap sesuai perintah tuan ratu di rumah ini.

***

Aku benar-benar tidak setuju dengan ide kondangan yang Mama dan Daddy usulkan ini. Tapi sebagai anak yang masih bujang, aku juga tidak bisa mengelak selain patuh dan mengikuti perintah kedua orang tuaku.

Maka sampailah aku di tempat ramai yang sangat tidak aku sukai ini.

Setelah sedikit berbasa-basi dengan relasi Daddy, aku akhirnya memisahkan diri dari para orang tua yang sedang membicaraan soal bisnis dan investasi mereka. Aku tidak terlalu mengerti dengan apa yang mereka bahas.

Kepalaku mulai terasa berdenyut setelah melihat banyak orang yang tidak aku kenali di sekitar.

Meski beberapa kali sempat aku mendengar sekumpulan gadis-gadis memandangku tanpa sembunyi sambil berbisik dengan wajah yang tersipu.

Aku tidak bisa melakukan apa pun dengan wajah tampan turunan dari Daddy ini. Ah, menjadi ganteng kadang memang sedikit menyulitkan.

Namun tiba-tiba saja aku kembali tertegun karena sesuatu yang ada di depanku saat ini.

Gadis dengan dandanan sederhana itu sedang terlihat kebingungan dengan sekitarnya. Dia sendirian tanpa siapa pun yang dia kenali di sampingnya, sama sepertiku saat ini.

Aku tersenyum tipis, wajah canggungnya benar-benar menggemaskan.

Kulihat dia bergerak ke meja besar tempat di mana makanan tersedia. Segera aku mendekat untuk berpura-pura memilih camilan di sana.

Kurasakan dia terdiam saat melihat aku tiba-tiba muncul di sampingnya. Aku tebak dia sedang tidak menyangka saat ini.

Hah! Aku harus bisa mengendalikan diri dan bersikap cool di depannya.

IVY (Sudah Terbit)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang