"Eliza...aku sangat mencintaimu..."
"Kau benar-benar nikmat malam ini..Eliza.."
Berkali-kali nama seorang wanita yang bernama Eliza,terus diucapkan oleh seorang pria yang tengah bercinta dengan seorang wanita. Yang tak lain adalah istrinya sejak dua bulan lalu.
Pria itu terus berteriak nama 'Eliza' dalam percintaan mereka. Sedangkan wanita yang ada dibawahnya hanya bisa pasrah saat benda besar itu terus menerobos masuk ke dalam miliknya.
"Elizaaaa..."pria itu berteriak nama dari Eliza saat pelepasan keduanya bersama sang istri.
Ia mengatur nafas nya sebentar,ia melihat istrinya yang terlihat kelelahan.
"Lara,kau boleh untuk tidur"ucapnya pada sang istri yang bernama Lara bukan Eliza.
Lara menatap pria itu dengan perasaan yang amat terluka. Entah berapa kali ia mendengar nama itu saat percintaan mereka.
"Are you okay?"tanya sang suami.
Lara mengangguk. Ia mengalihkan pandangannya dari pria dengan wajah khas orang Eropa itu.
"Tidakkah kamu membutuhkan sesuatu?"tanya Lara pada pria yang kembali memakai pakaian nya.
"Tidak, setelah ini aku akan ke rumah Eliza"ucap pria itu.
Lara, bungkam mendengar ucapan dari sang suami. Lara melihat jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Liam,ini sudah pukul sembilan malam,apa kau akan pergi?"tanya Lara,bukan apa-apa,ia hanya khawatir pada sang suami.
"Aku akan tetap pergi"ucap pria bernama Liam, tersebut.
Saat pria itu mulai keluar dari kamar,Lara hanya bisa menatap kepergian dari Liam.
Setetes air mata, tiba-tiba menggenangi mata wanita itu saat mengingat percintaan nya dengan sang suami.
Kenapa harus nama Eliza yang disebut, tidak sekali dua kali tapi sejak mereka menikah,nama itu selalu disebutkan oleh Liam.
Dua bulan bukanlah hal yang mudah bagi Lara,ia pikir pria yang menikahi, benar-benar mencintai nya ternyata salah,ia hanya menjadikan nya pelampiasan karena kekasih yang ia cintai tak mau atau belum siap menikah,dan lagi,ia ingin menjaga tubuh sang kekasih sampai ia bercerai dengan Lara dan menikah dengan Eliza.
Pernikahan ini hanyalah sebuah perjodohan,Lara, hanyalah seorang gadis biasa yang tanpa sengaja bertemu orang tua dari sang suami yang merupakan teman dari orang tua nya yang sudah meninggal. Selama umur 15 tahun Lara harus hidup sendiri,ia menempuh pendidikan SMA sampai selesai karena beasiswa begitupun saat itu melanjutkan kuliahnya,ia tak menyerah meski hanya mendapat beasiswa sampai akhirnya hidupnya berubah. Hidupnya jauh berbeda dengan sang suami yang merupakan lulusan dari universitas luar negeri.
****
Lara menatap seluruh kamarnya,ia mengingat betul apa yang suaminya katakan saat mereka menikah.
Flashback....
"Aku menerima perjodohan ini dan menikahi mu bukan karena aku mencintaimu"ucap Liam.
Lara menatap pria dihadapannya. Yang kini sudah berstatus sebagai suaminya.
"Kekasih ku,belum siap menikah dengan ku, karena karirnya,dan kau tau aku adalah pria normal yang juga membutuhkan hal itu"ucapnya lagi,Lara mengerti maksud dari pria itu. Bisa Lara simpulkan kalau ia hanya pelampiasan.
"Pernikahan kita hanya akan berjalan satu tahun"ucap Liam,Lara benar-benar tak menyangka jika pernikahan yang biasanya berjalan bahagia justru membuatnya kecewa dan terluka.
Off..
Lara kembali menangis malam itu, sebuah hal yang tak bisa ia pungkiri dan tutupi jika ia benar-benar mencintai Liam.
Dan hal yang menyedihkan adalah,saat pria itu masih bersama kekasihnya dan selalu menyebut nama sang kekasih saat bersama dengan Lara.
Lara juga baru ingat jika, pernikahan mereka hanya tinggal sepuluh bulan lagi. Lara tak tau apa yang terjadi padanya sehingga ia tak siap untuk kehilangan pria yang bahkan menganggap nya pembantu dihadapan Eliza, kekasih nya.
Lara juga tak tau, berapa kuat hatinya menahan luka ini. Ia merasa sakit namun lebih sakit saat ia harus merasakan kehilangan.
Jika ia bisa memilih ia akan memilih bertahan meski sakit dari pada harus kehilangan.
Bersambung..
Vote comment for fast up :)
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Bukan Dia
Romansa|Terdapat Unsur Dewasa| "KU KIRA KAU BENAR-BENAR MENCINTAI KU, KARENA KAU MENIKAHI KU, TERNYATA AKU SALAH, KAU MASIH MENCINTAI KEKASIH MU, TERBUKTI SAAT PERCINTAAN KITA KAU SELALU MENYEBUT NAMANYA, LALU KAU ANGGAP AKU INI APA?" ~~~~~~~~ "AKU TAU AKU...
