kesembilan orang tersebut terdiam melihat sesosok gadis cantik di depannya itu. Gadis yang di tatap tersebut hanya tersenyum sumringah tanpa tau apa yang terjadi.
"seharusnya kau sudah mati..." tanpa sadar kalimat itu keluar dari mulut Bangchan.
"ap...
"mendapatkan memang sulit tetapi jauh lebih sulit untuk melepaskan sesuatu yang kita sayang."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ada yang ingin kukatakan pada kalian." Pagi pagi sekali saat sedang sarapan Rena duduk di sebelah mereka.
Mereka yang tadinya sedang sarapan segera berhenti dan menghadapnya. Rena yang langsung di tatap seperti itu langsung salah tingkah.
Ini efek karena kemarin ia membuka profil stray kids dan tanggapan para penggemarnya terhadap mereka. Ada yang mengatakan bahwa mereka ingin menikahi mereka dan segala hal yang berbau romantis yang ditunjukkan untuk mereka.
"Ada apa?" Tanya Felix di sebelahnya.
Rena mengatur nafasnya terlebih dahulu lalu kembali serius. "Aku ingin mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu aku sempat bertemu dengan orang orang.." ucapnya, tetapi mereka tidak kaget karena tempo hari ia telah membicarakan hal tersebut kepada mereka.
"Tapi.. aku seperti tak bisa menyentuh mereka.."
Kini mereka terkejut.
"Aku bingung, aku pikir aku adalah hantu jadi karena itu kemarin aku pergi ke makamku sendiri lalu aku yakin bahwa diriku seorang hantu. Tapi ketika melihat kalian yang bisa merasakan ku dan aku juga bisa makan selayaknya manusia aku juga jadi bingung.."
"Aku tak tahu apakah aku ini nyata atau tidak.."
"Karena itu aku takut bertemu kedua orang tuaku, aku takut bahwa mereka benar benar tidak bisa melihatku dan aku.. aku.." dia menahan kalimat terakhirnya yang membuat semua orang khawatir.
Teringat kilasan wajah sedih dari kesembilan orang tersebut Rena memilih untuk tak melanjutkan perkataannya.
"Aku hanya takut.. karena itu aku tak ingin bertemu mereka.." lanjutnya.
Semuanya mengerti karena itulah mereka tersenyum mendengarnya. Mereka lega setidaknya dengan begini mereka jadi tahu hal yang disembunyikan Rena selama ini.
"Tapi tunggu.." celetuk Jeongin tiba tiba.
"Orang lain tak bisa melihatmu? Tetapi kenapa kami bisa?" Lanjutnya.
Yang tadinya dalam suasana sedih dengan pertanyaan jeongin itu membuat mereka kembali merasa bingung.
Benar yang dikatakan jeongin, kenapa mereka bisa melihatnya? Sedangkan yang lain tidak?
"Apa besok mau dicoba lagi? Kita lihat, apakah mereka bisa melihatmu atau tidak." Balas Minho.
Rena menatapnya dan menduduk, Felix yang di sebelahnya menggenggam tangannya. "Jangan takut, ada kami." Ujarnya.
Rena tersenyum tipis lalu mengangguk. "Baiklah,"
•••
Tibalah hari pekan tersebut, Rena dan stray kids berencana untuk berjalan jalan di sekitar Korea. Namun sebelum itu mereka akan melakukan sesuatu terlebih dahulu.