Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bab 31 - Hadir kembali

10.3K 912 139
                                        

***

1 bulan berlalu, lan wangji dan wei wuxian tinggal dalam satu rumah di kota cai yi layaknya suami istri.
Mereka bulum melakukan sujud terakhir di masa ini, sangat tidak etis jika mengatakan bahwa mereka sudah menikah di masa depan dan melakukan hal gila dimasa kini.

Wei wuxian tidak lagi penasaran seberapa jauh lan wangji akan bertindak untuk dirinya, wangji selalu menuruti dan memberikan apa yang wei wuxian minta, mungkin jika saja wei wuxian meminta nyawanya, dia akan tetap memberikannya dengan sukarela.
Hari ini wei wuxian meminta lan wangji untuk mengajaknya pergi ke festival lampion di malam hari, itu sulit karena lan wangji selalu tidur tepat di jam 9, kecuali jika ada 'misi' darurat.
meskipun uang berada di tangannya tapi wei wuxian akan meminta lan wangji terlebih dulu, jika wangji mengiyakan maka wei wuxian akan membelinya.

Mereka berjalan menyusuri kedai, wei wuxian selalu berhenti setiap dia melewati kedai.
Hanya melihat dan tidak membeli.
Meskipun lan wangji sudah menasehatinya berkali kali, untuk tidak bertanya jika tidak membeli tapi wei wuxian benar benar tidak memperdulikan itu, dia seakan menutup telinganya dari setiap ceramahan singkat lan wangji.

Kali ini wei wuxian berhenti di kedai permen. Tidak hanya melihat, setelah begitu banyak cobaan wei wuxian akhirnya memilih untuk membelinya.
Dia menunjuk satu permen yang membentuk kelinci.
"Lan zhan bagaimana? Ayo beli itu."
Lan wangji hanya membalas dengan anggukan.
Wei wuxian kembali menunjuk,
"Bibi, aku mau yang itu."

Penjual itu memberikannya pada wei wuxian sembari berkata,
"2 keping perak."

"Hao"
Ujar wei wuxian, mengambil permennya lalu memberikannya pada lan wangji,
"Lan zhan pegang!"
Lan wangji menuruti,
Wajah wei wuxian tiba tiba saja tampak kebingungan, ada sesuatu yang salah.
Dia meraba raba tubuhnya, kemudian berteriak,
"LAN ZHAN!! AKU MENGHILANGKAN UANGNYA!"

Lan wangji dengan tenang bertanya,
"Berapa banyak yang kau bawa?"

Wei wuxian memelas,
"Semuanya~!"

Lan wangji menghela napas, kemudian mengelus kepala wei wuxian,
"Tidak apa."

Wei wuxian mengerutkan halisnya,
"Tidak apa? Apanya lan zhan!! AAA~ HABISLAH AKU.. BAGAIMANA AKU BISA HIDUP."

Lan wangji,
"Jangan berlebihan. Kita bisa menanam-"

Wei wuxian menyela,
"Bukan! Bukan itu masalahnya! Hanya saja aku sangat menginginkan permen ini!"

Lan wangji melirik permen yang ada di tangannya, kemudian berujar,
"Lain kali"

Wei wuxian,
"Lain kali bagaimana? Nanti bentuknya tidak seperti itu lagi!"

Lan wangji,
"Wei ying!"

Penjual itu menegur,
"Gongzi, apa kau mau membelinya?"

Wei wuxian mengangkat tangannya,
"Iya! Tunggu sebentar"

Lan wangji memberikan permennya pada wei wuxian,
"Kembalikan padanya."

Wei wuxian mengambil, lalu mengembalikannya ke tangan lan wangji, dia mencondongkan wajahnya, kemudian berbisik
"Lan zhan~ lan zhan curi ini untukku"

Lan wangji menjawab dengan dingin,
"Jangan mencuri."

Wei wuxian semakin mencondongkan tubuhnya, dia tersenyum tipis didekat telinga lan wangji
"Tapi lan zhan...aku rasa anakmu juga menginginkan  itu."

CHANGE [ Mo Dao Zu Shi ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang