Mola masih bohong II

153 54 106
                                        

***

"Dasar makhluk astral, nyebelin, ishhh kenapa sihh manusia jenis purba gitu mesti Dateng ke kehidupan gue, gak ada yang lebih bagus apa" gerutu Mola sembari berjalan.

Ini menyebalkan, tapi entah kenapa setelah bertemu dengan AL Mola merasa membaik.

Saat sedang berjalan sambil terus komat-kamit seperti Mbah dukun, Mola menabrak seorang laki-laki.

Emmmm!

Laki-laki bertubuh tinggi, tapi masih tinggian AL, Hitam Manis, Alis mata tebal, punya lesung pipi~batin Mola.

Batin Mola membludak memberikan pujian, ketika laki-laki yang di tabrak nya memeluk dirinya dengan tidak sengaja.

Blukkkk...(suara tabrakan tubuh Mola dengan pria yang di tabrak nya)

"Aduh" ucap Mola kaget.

Mola hanya terdiam ketika laki-laki yang ditabraknya berhasil memeluk tubuhnya karena kebetulan. Mata Mola yang bulat menatap Laki-laki dihadapannya dengan begitu terkejut.

"Lo gak papa?" Suara laki-laki itu benar-benar merdu kala Mola mendengarnya.

"E--enggak kok gak pa---pa" Jawab Mola grogi.

"Oh okee, kalo gitu gue pergi ya?" Lelaki itu berpamitan pergi, dengan senyuman di bibirnya nya, dan isyarat tangan memberitahukan bahwa dia izin pergi dari hadapan Mola.

"Oh-h bo-boleh si-lah-kan" Jawab Mola tetap gugup dan terpesona melihat pria yang ada di hadapannya.

"Gak usah gugup, nama Gue Gino" Sepertinya pria ini tau bahwa Mola ingin tau identitas nya.

"Oh iya, namm--" belum selesai Mola memperkenalkan diri, tiba-tiba pria itu langsung memotong omongan Mola.

"Iya gue tau, nama Lo Amapola Barbara, pacarnya Aluino Alviro"

Ohh Tuhan, sumpah demi apapun Pria ini tau.

"Maaf, kok Lo tau?" Tanya Mola heran. Siswa di SMA beribu-ribu, kenapa dirinya bisa terkenal sejauh itu.

"Iya lah gue tau, hubungan Lo sama AL kan lagi Tranding Topic di sekolah ini" Jawab Gino dengan santai.

"Ohh gitu ya" Mola masih heran tentang ketenaran dirinya, bisa secepat itu orang-orang mengenal dirinya.

"Yaudah gue pergi, dahh" Pamit Gino, meninggalkan Mola yang sedang melamun karena keheranan.

"Okee" Jawab Mola kosong.

"Gilaa, segitu kenalnya orang-orang sama si makhluk astral, sampe secepet itu pada tau" gumam Mola begitu heran.

***

Plukk.. plukk (suara buku jatuh).

Iya tepat sekali, buku-buku teman-teman Mola jatuh karena memang Mola sengaja menjatuhkannya dari meja, Mola memang seperti itu. Kalo jahil nya keluar, pasti ngerusak suasana.

"Molaaaaa" Teriak Nayla.

"Berenti Mol, kalo enggak gue tendang sampe kutub Utara" Ucap Talita dengan ganas.

AMAPOLA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang