Jangan jadi dark readers syg!! Disetel media nya sambil bacaaa yess.
HAPPY READING'S!!

Sejak lamaran itu, hari-hari Hyera terasa... aneh. Bukan yang romantis berlebihan, bukan juga yang tiba-tiba jadi manis. Lebih ke: canggung campur belum siap campur rasa kesal kalau ingat muka Agil.
Soalnya, walaupun mereka sekarang "calon", Agil tetap aja... jadi Agil.
Tetap sok dingin. Tetap ngeselin. Tetap muncul di momen yang Hyera nggak siap.
Sore itu, mereka ketemu di saung belakang pondok. Bukan karena janji romantis; lebih karena aba dan habib Haikal yang menyarankan mereka harus mulai saling mengenal secara wajar.
Hyera datang duluan. Gadis itu duduk seraya menunggu kedatangan Agil sambil mengetuk-ngetuk lantai dengan ujung sandal. Kok lama amat sih orangnya.
Begitu Agil datang, hal pertama yang dia lakukan adalah...
"Kenapa ngetuk lantai? Latihan baris berbaris?" tanyanya datar.
Hyera mendelik. "Nggak. Kesel nungguin lo!"
Agil mengangkat alisnya seraya melirik ke arah jam tangan. "Baru lima menit juga."
"Ya lima menit juga namanya nunggu," balas Hyera.
Agil hanya duduk tanpa rasa berdosa. Ngeselin banget. Bikin Hyera ingin melempar wajahnya dengan sandal.
"ane bawain teh," kata Agil sambil menyodorkan gelas.
Hyera menerimanya tapi bergumam lirih, "Bukan teh yang gue suka."
Agil langsung melirik. "Serius?"
Hyera nyeruput sedikit. "Hmm... iya."
Agil kelihatan mau balas tapi menahan diri. "Next time bilang aja," katanya singkat.
Hyera mengangguk kecil. Oke, itu adil. Tapi tetap... Hyera merasa harus sedikit nyolot.
"Ya gimana mau bilang, lo aja datengnya dadakan."
"Kalau ane bilang mau bawain teh, lo bakal nolak."
"Bener," jawab Hyera cepat.
Agil terdiam dua detik. "Oke. Pantesan."
Mereka saling tatap. Lalu dua-duanya... entah kenapa ketawa kecil.
Suasana kembali sunyi diselimuti kecanggungan diantara keduanya, sebelum Hyera mengangkat suara nya membelah keheningan diantara keduanya.
"Kita ngapain sih disini?" tanya Hyera.
"Ane juga nggak tau, bingung."
"Nggak jelas Lo!"
"Ada yang mau ditanyain nggak?" tanya Agil.
"Apa?"
"Ya nggak tau... Mungkin ada yang mau ente tanyain ke ane?"
Hyera terdiam sejenak, "mhmm.. kenapa dari awal gue masuk pondok lo suka banget gangguin gue sih?" tanya Hyera seraya menyipitkan matanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SANTRI
Fiksi Remaja[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Kalau yang lain nyatain cinta dengan I LOVE YOU aku bisanya QOBILTU. -Cinta Santri- Yang penasaran yuk yuk merapat! Start: 01 Januari 2020 Finish: #highest rank! #1-sayyid[10062020] #1-cintasantri[31082020] #1-voment[0202202...
