Tolong dong kasih saran!!! Aku bingung !!! 😭
****************************************
Alright. Pada akhirnya setelah perdebatan yang panjang, ups bukan berdebat sih kita tapi cuma berdiskusi yang cukup alot lah hehehe. Akhirnya dia bersedia tinggal dirumahku untuk beristirahat selama seminggu setelah itu dia kembali ke apartementnya sendiri. Kenapa aku tetap memintanya (alias ngotot 😅) untuk tetap tinggal dirumahku, ya aku ingin dia memaksimalkan waktunya istirahat dengan bener-bener tanpa ada gangguan apapun.
Selama seminggu sampai hari ini sejak aku jauh darinya, tak seharipun aku absen untuk menghubunginya. Yah apalah yang bisa kulakukan saat ini selain mengontrolnya by phone dan mengawasinya lewat orang-orang terpercayaku. Sebenarnya bukan maksud hati untuk mengontrol pergerakannya atau membatasi ruang geraknya. Tapi itu semua kulakukan semata-mata karena aku mengkawatirkan keadaannya dan janinnya. Aku tak mau ada sesuatu yang buruk terjadi pada mereka. Sedikit rasa trauma masih hinggap dihatiku membuatku selalu bersikap was-was. Dan aku masihlah baru dengan semua keadaan ini. Kalian pasti paham lah maksudku. Aku pun mengharapkan yang sama pada Seungri, aku harap Seungri juga memahami diriku. Apalagi Seungri sendiri masih belum memberikanku jawaban mengenai keputusannya, apakah dia bersedia mempertahankan 'nya'? Aku takut disaat aku terlena dia melakukannya tanpa sepengetahuanku. Dalam artian dia tetap melanjutkan rencana awalnya untuk menggugurkan janinnya. Bisa saja kan? Apalagi dia masih belum bisa menerima 'keadaan baru' ini. Okey, okey, aku tahu aku telah berpikir jahat tentang Seungri, tapi ku harap kalian mengerti jika berada diposisiku saat ini. Dimana semua masih berada diketidakpastian dan keraguan. Rasa takut membuatku tak bisa untuk tak berpikir negatif. Aku hanya tak ingin kehilangan'nya', salahkah aku??
Meski memang sekarang dia lebih banyak diam diapartemennya namun bukan berarti itu bisa serta merta membuatku tenang. Karena ini lah yang membuatku makin mengkawatirkannya lagi. Yaitu dia semakin disibukkan dengan perdiskusian berat dengan para lawyernya mengenai permasalahan hukumnya yang semakin kesini jadi makin rumit. Aku takut tingkatan tekanan stresnya mempengaruhi janinnya. Sedang dia sudah diingatkan untuk tak boleh stres. Sedangkan serangan demi serangan terus datang menyudutkannya dari berbagai pihak berusaha menjatuhkannya dan menjadikannya kambing hitam menyeret namanya kemana-mana, belum lagi dia diserang kanan kiri oleh para nitijen membuat keadaan semakin panas dan tambah kacau. Gimana aku bisa fokus melaksanakan wamilku jika begini keadaannya? Berbagai macam pikiran menghantuiku seperti momok yang mengerikan.
Bagaimana bisa jadi begini?
Kenapa harus disaat begini?
Ga bisa apa salah satunya ditunda dulu?
Apakah Tuhan sedang mempermainkan kami saat ini?
Dan tibalah ketika tiba-tiba dia mengumumkan pengunduran dirinya melalui instagram. Aku begitu shock, karena disetiap aku menelponnya dia tak mengatakan apapun mengenai hal ini. Bagaimanapun aku masihlah berstatus leader group band kami. Aku berhak tahu dong! Dia juga harusnya ngomong sama aku dulu dong, sebagai bentuk respectnya terhadapku yang penanggung jawab group, ga maen asal out gitu aja. Aku begitu kecewa dan marah padanya saat itu. Rasanya aku pengen menghancurkan seisi campku. Moodku bener-bener buruk sampai-sampai seniorku tak ada yang berani menegurku karena aura kelam yang ku keluarkan. Bahkan teman-teman secampku pun juga demikian tak ada yang berani mengajakku ngobrol seperti biasa. Seperti mereka paham keadaan moodku dan memberiku ruang untuk sendiri.
Begitupun denganku yang sejak statementnya keluar aku tak menghubunginya lagi. Rasanya aku ingin memakinya sampai habis. Karena hal itulah mengapa aku tak menghubunginya, karena aku yakin jika aku menghubunginya disaat emosiku naik begini tak mungkin tidak aku pasti bakal mencercanya habis-habisan. Tapi, bagaimanapun aku masih memikirkan keadaan anakku. Bahkan telpon dari Yongbae saja tak ku angkat. 😪
KAMU SEDANG MEMBACA
What is Love? ✔️
AcakLove is... Sweeter than honey and bitter as gall. -- Pairing : Nyongtory Genre : Boys Love/Yaoi ⚠ 🔞 ⚠ Tolong warningnya diperhatikan bener², ini BUKAN content untuk yg DIBAWAH UMUR!!!
