29

200 34 102
                                    

"la"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"la"

"woi"

"nyet"

"syellaaaaaaaaaaaaaaaaaa"

"WOI CONGEK DENGER KAGA"

"ASTAJIM- APA APAAN SIH LO!!"

"elo yang apa apaan, kerja dari tadi cuma diemmmmmmmmmmmmmm aja, lamunin apa hah?"

"kaga jun gw-

"boong, gw kenal lu dari kemarin emangnya? lu juga tau, lu ga bisa boong depan gw"

iya betul sekali sih :')

aku lalu menghela nafas

"gua cuma aga ga enak badan jun"

"beneran?" renjun lalu menyentuh dahiku

"aga anget sih.." katanya dengan mulut yang di main mainkan

"hooh, trus gua kepikiran mama mulu, takut susah kalo makan sama makan obat, gua kan ga bisa nemenin jun" mamaku memang sedang di rawat di rumah sakit, dua hari yang lalu mama terkena demam tinggi tapi sekarang sudah mendingan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"hooh, trus gua kepikiran mama mulu, takut susah kalo makan sama makan obat, gua kan ga bisa nemenin jun" mamaku memang sedang di rawat di rumah sakit, dua hari yang lalu mama terkena demam tinggi tapi sekarang sudah mendingan

"ya kan bentar lagi pulang?" ucap renjun

"ya tetep aja kan kepikiran guanya"

"itu doang?" aku lalu mengangguk

bohongku, sebenarnya.....

'jun, jeno udah ada di sini dari 3 hari yang lalu'

itu yang aku sembunyikan

ka mark menyuruhku menjenguk yeri dan bertemu jeno, tapi...

pekerjaanku banyak, dan aku belum siap bertemu

aku bahkan sedikit menghindar dari ka mark, jarang membalas atau mengangkat telponnya

entahlah, aku hanya belum siap saja

"yaudah lah lu balik aja, kayanya lo khawatir banget biar gua yang izin sama pa taeyong, dia mah kan ngarti"

"tapi.. masa gua balik duluan"

Jeno | Se Revoir ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang