Chapter 13: Gulf

1.2K 125 16
                                        

Aku tidak tahu harus senang ato sedih membaca buku harian yang ditinggalkan paman Tay pada Mew. Yang jelas cintaku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku pun memeluk Mew & tidak tahu mendadak kami sudah melakukan hubungan. Kami pun tertidur sampai maid memanggil kami untuk makan malam. Setelah bersih-bersih aku pun keluar dari kamar setelah Mew keluar. Aku mencari Kon yang dinilai sangat baik & sudah memberikan kesan yang baik. Awalnya Kon menolak untuk ikut makan malam, tapi kupaksa terus & mengeluarkan jurus puppy eye. Kon pun tidak bisa menolaknya & mengikuti kemauanku. Bisa kulihat kalo Mew cemburu melihat suasana seperti itu. Di sela-sela kami makan, Kon menceritakan pengalaman lucu sewaktu pertama kali menjadi tangan kanan Mew. Saat itulah aku merasa ketawaku lepas & sejenak melupakan permasalahanku.
Sehabis makan hp Mew berdering & dia mengatakan agar aku menunggunya di kamar karena masih ada urusan yang harus dia kerjakan. Kemudian dia mengajak Kon ke ruang kerja. Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Kemudian timbul ideku membuat kue untuk Mew & Kon. Kebetulan udah lama sejak menjadi jaksa aku tidak pernah lagi turun ke dapur. Kali ini aku membuat dessert yang gampang, yaitu "Luem Gluen".

Aku berharap Mew & Kon menyukai kue yang kubuat

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Aku berharap Mew & Kon menyukai kue yang kubuat. Maid mau membantuku, tapi aku menyuruh mereka untuk istirahat saja. Dalam waktu 1½ jam saja dessert yang aku buat sudah selesai. Mulanya aku mau memberikan kepada mereka di ruang kerja Mew, tapi aku urungkan niat itu, karena mereka pastinya tidak mau diganggu. Akhirnya aku menaruh di kotak kue untuk Kon & yang untuk Mew aku bawa ke kamar, karena aku mau menikmati kue itu bersamanya. Sampai di kamar aku mandi & bermain game sebentar, lalu Mew masuk ke kamarku & menciumku singkat. Aku menawarinya makan dessert yang kubuat & dia memakannya. Aku katakan padanya kalo bagian Kon juga ada yang kutaruh dalam kotak makanan. Mew mengatakan kalo tadi Kon sudah melihatnya & memakannya dengan lahap. Aku bisa melihat di mata Mew ada sesuatu yang mau dia katakan. Entah apa itu. Tapi aku juga tidak akan menanyakannya. Karena jika dia sudah siap, pasti akan mengatakannya kepadaku.

Pagi itu aku bangun dengan keadaan yang tidak begitu baik. Pasalnya secara mendadak aku merasa kalo jantungku nyeri & sakit. Aku juga tidak melihat Mew disampingku, lalu aku memaksakan diri untuk bangun dari tempat tidur & aku terjatuh ke lantai. Aku berusaha memaksakan diriku untuk menggapai pintu kamar mandi, karena aku merasa mual. Aku tidak tahu apa yang terjadi pada diriku. Tapi sebelum aku mencapai pintu kamar mandi, aku sudah kehilangan kesadaranku. Saat sadar aku sudah berada di tempat tidur dengan Mew yang duduk disampingku. Mew langsung mengambilkan air untukku. Aku tahu betapa kuatirnya dia padaku. Lalu menarik tangannya & mengatakan kalo aku tidak apa-apa. Kemudian dia berdiri dari kursi & duduk di sebelah tempat tidurku sambil menarikku ke pelukannya. Aku bisa mendengar suara jantungnya. Tanganku memegang pinggangnya

Mafia & AttorneyWhere stories live. Discover now