"Membuatmu tersenyum itu bagaikan menemukan air
di gurun pasir.
SEGEERR"
****
"Kalian habis ngapain ?"
Sebuah suara yang lumayan familiar membuat kami kaget setengah mati. Kami berdua pun langsung melihat ke arah datangnya suara tersebut.
"Dara ?"
"Kak Dara ?"
Dara melihat kami berdua dengan tatapan kaget, bingung, apalah segala macam yang membuat kami jadi membeku.
"Lo kok bisa ke sini ? Roller coasternya udah selesai ?" Tanyaku pada Dara yang masih menatap kami dengan tatapan tidak percayanya.
"Habis naik roller coaster, kami naik wahana lain dekat sini." Jawabnya singkat.
Keadaan di toilet jadi semakin canggung. Apa Dara mikir yang enggak enggak ?
"Jadi kalia- "
"Kami gak lakuin apa - apa, kak. Kami cuma..... sembunyi." Ujar Gail memotong kalimat Dara.
Pernyataan Gail membuat Dara semakin menunjukkan wajah bingungnya. Aku juga jadi bingung mau ngomong apa. Akhirnya, Gail pun menceritakan apa yang terjadi tadi.
Aku juga baru connect kalau keadaanku dengan Gail tadi bisa menimbulkan "hal - hal yang diluar batas".
Pantesan tadi Gail kaget !
================================
"Jadi ceritanya gitu ?" Tanya Dara sambil memakan popcornku. Aku memberikannya tatapan 'sialan !', sedangkan dia membentuk jarinya menjadi tanda 'peace'.
"Iya, kak." Jawab Gail dengan lesu.
Sekarang, kami bertiga sedang berjalan ke tempat di mana Kinanthi, Bernard dan Eli menunggu Dara. Ini sudah jam setengah delapan. Bukannya makin sepi, taman bermain ini malah makin ramai pengunjung aja. Suasana di taman bermain ini sangat nyaman. Lampu - lampu berwarna warni menghiasi malam di sini. Kalau bisa lihat dari atas, pasti pemandangan taman bermain ini bagus banget. Untung saja, orang - orang aneh berpakaian hitam tadi udah gak ada lagi.
Dan ternyata, orang yang berpakaian hitam tadi adalah para bodyguard dan orang - orang suruhan untuk mencari Gail. Gak kebayang seberapa kayanya keluarga Gail ini.
"Hm ? Kok bareng Gail ?" Tanya Kinanthi pada Dara setelah kami sampai di tempat duduk yang tersedia di taman bermain.
Di sana, Bernard sedang bermain game, Kinanthi sedang berdiri menginterogasi kami dan Eli melihatku dengan tatapan senang.
"Tadi gak sengaja ketemu di jalan. Ya, kan ?" Ujar Dara pada Gail dan hanya dijawab dengan anggukan.
"Kamu masih kurang enak badan ?" Tanya Eli pada Gail.
"Udah baikan kok, kak. Gak usah khawatir." Jawab Gail sambil tersenyum. Dara menyenggol bahuku dengan sikunya dan menaik-turunkan alisnya padaku.
'Nih anak kenapa ?'
"Itu kok ada yang ngikutin ? Hantu dari rumah hantu tadi, ya ?" Ejek Bernard padaku dan dibalas tawa semuanya.
Sedih banget hidupku jadi bahan bullyan.
"Yaudah ! Selagi rame, kita cari wahana yang seru, skuy !" Ajak Kinanthi masih bersemangat walaupun ini sudah lumayan malam.
Mereka pun langsung beranjak pergi dari sini. Aku benar - benar udah ngantuk, gak tau kenapa. Padahal saat di toilet tadi masih segar aja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Feel Special (GXG)
RomanceManusia NOLEP bertemu dengan bidadari kesasar Bagaimana kelanjutan kisah mereka ? . . . . . Warning !!! GXG Homophobic harap minggir ! *cerita ini hanya fiksi belaka. Bila ada kesamaan nama, lokasi, dll, mohon dimaklumi :)
