Ini jam malam di rumah di Hawaii dan pembunuhan baru saja terjadi. Sehun baru saja membunuh ibunya sendiri. Sehun berdiri di atas tubuh ibunya. "Sialan bu. Mengapa kau membuatku melakukan ini ?" tanya Sehun. Jessica, yang sekarang sudah meninggal, masih bersandar di dinding dengan peluru di antara matanya. Sehun kemudian berlutut. "Kau tidak akan menyakiti anakku lagi, bangsat," ujar Sehun. "Sebenarnya, kau tidak akan menyakiti orang lain lagi," tambah Sehun.
Sehun sekarang berdiri kembali. "Sebelum aku berurusan denganmu, aku akan berurusan dengan putraku," ujar Sehun. Sehun berbalik dan berjalan ke ranjang yang ditempati Kyungsoo. Kyungsoo tidak bangun melihat dia dibius. "Saatnya membawamu kembali ke kamarmu, anakku," beritahu Sehun pada Kyungsoo yang pingsan. Sehun melepaskan ikatan kedua tangan Kyungsoo dari tiang ranjang. Dia kemudian melepaskan ikatan kaki Kyungsoo. Sehun kemudian mengambil Kyungsoo dan melemparkan anak itu ke bahunya. Dia dengan hati-hati membawa remaja itu menuruni tangga.
Sehun masuk ke kamar Kyungsoo di mana dia membaringkan remaja itu di ranjang. Sehun kemudian duduk di tepi ranjang. "Aku sangat menyesal kau harus melalui itu," ujar Sehun. "Aku seharusnya mempercayaimu dan aku gagal melakukannya," tambah Sehun. Sehun kemudian meletakkan tangannya di kepala Kyungsoo, membelai rambutnya. "Ya Tuhan, aku sangat menyesal," teriak Sehun pada Kyungsoo. Sehun bangkit dari ranjang, tapi sebelum pergi, dia melakukan sesuatu yang menakjubkan. Dia membungkuk dan mencium dahi Kyungsoo. Dia kemudian meninggalkan kamar, mengunci pintu di belakangnya.
Sehun kembali ke atas dan ke ruang rahasia. "Sekarang untuk berurusan denganmu," ujar Sehun sambil melihat ibunya yang sudah meninggal. Sehun mengeluarkan ponselnya dan melakukan panggilan. "Ini aku. Aku butuh bantuanmu dengan sesuatu," ujar Sehun pada orang di ujung sana. Setelah jeda, Sehun merespon. "Bagus. Aku akan menunggu," tambah Sehun. Sehun kembali ke bawah sambil dia menunggu bantuannya tiba. Sehun menuju ke dapur untuk minum bir.
Sekitar dua puluh menit kemudian, Sehun mendengar dering bel pintu. Sehun meletakkan bir dan pergi membuka pintu. "Minho, terima kasih sudah datang," Sehun menyapa pria itu sambil mengundangnya masuk. "Tidak masalah. Apa yang perlu kubantu ?" tanya Minho. "Ikuti aku," ujar Sehun. Minho mengikuti Sehun ke ruang rahasia. "Tempat ini memiliki ruang rahasia ?" tanya Minho. "Ya, itu sesuatu yang tidak kuketahui sampai malam ini," jawab Sehun. Sehun menuju ke atas sambil Minho mengikutinya.
Setelah di atas, Minho terkejut mendapati Jessica terbaring mati di dinding. "Astaga Sehun. Apa yang terjadi ?" tanya Minho. "Aku mendapati pelacur ini memperkosa Kyungsoo," jawab Sehun. "Apa itu tadi ?" tanya Minho. "Pelacur ini memperkosa anakku di ranjang itu," jawab Sehun sambil menunjuk ke ranjang. "Ya Tuhan. Itu mengerikan," jawab Minho. "Aku memutuskan untuk pergi ke bioskop malam ini, tapi aku berubah pikiran," ujar Sehun. "Aku pulang ke rumah dan mendapati pintu ke ruang rahasia ini sedikit terbuka," tambah Sehun. "Aku menemukan Kyungsoo diikat ke ranjang dan perempuan jalang ini di atasnya, memperkosanya," ujar Sehun. Minho terkejut.
Baik Sehun dan Minho hanya berdiri di atas tubuh almarhum Jessica. "Di mana Kyungsoo sekarang ?" tanya Minho. "Aku melepaskan ikatannya dan membawanya kembali ke kamarnya," jawab Sehun. "Oh begitu," jawab Minho. "Aku membius Kyungsoo sehingga dia tidak akan melihat apa yang kulakukan pada wanita jalang itu," jawab Sehun. "Kau melakukan ini ?" tanya Minho. "Kau benar aku yang melakukan ini. Dia tidak akan pernah menyakiti Kyungsoo lagi," jawab Sehun. "Jadi, mengapa aku ada di sini ?" tanya Minho. "Aku butuh bantuanmu untuk menyingkirkan tubuhnya," jawab Sehun. "Ya ampun," jawab Minho.
Minho mulai mondar-mandir. "Ayolah. Aku butuh bantuanmu," ujar Sehun. "Dengar, kau tahu aku ingin membantumu, tapi ini," jawab Minho. "Apa yang harus kulakukan ?" tanya Minho. "Singkirkan tubuhnya," jawab Sehun. "Dimana ?" tanya Minho. "Aku tidak tahu. Kau pintar. Aku yakin kau bisa mengetahuinya," jawab Sehun. "Aku tidak tahu tentang ini," jawab Minho. "Ayolah, aku butuh bantuanmu," jawab Sehun. "Aku akan membuatnya bernilai," tambah Sehun. Minho berpikir sebentar. "Baik. Aku akan membantumu," jawab Minho.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Wanted Son
FanfictionOriginal story by : @packerboy23 Kyungsoo kembali untuk cerita ketiga. Dan ya, mimpi buruk penculikan akan berlanjut untuk dirinya yang sekarang berusia 17 tahun. Anak yang malang. Seberapa banyak trauma yang bisa dialami seorang remaja, bukan? Dala...
