Bagaimana jadinya jika seorang ketua mafia yang angkuh dan dingin terkenal sadis dibelahan dunia, tiba-tiba menyelamatkan seseorang yang ia beli di-black market? Tanpa sadar orang itu memiliki kelainan little space.
TAEKOOK ⚠️🔞
DIMOHON UNTUK TIDAK...
Koo sudah berganti pakaian dengan memakai setelan berwarna hijau. Sungguh menggemaskan jika dibayangkan karena baby Koo begitu lucu memakainya dipadukan dengan sniker putih miliknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
By pinterest
"Mami ni gambal pa? Tok Koo Ndak awu cih!"
"Itu namanya dinosaurus baby."
"Nih ukan jelapah!"
"Mana ada jerapah berwarna hijau sayang apalagi memiliki buntut runcing seperti itu."
"Utan adak!"
"Kalau badak maka kepalanya akan lebih mirip seperti unicorn sayang."
"Oh! Amana ilosaulus."
Koo mengangguk-angguk tanda ia paham dengan apa yang dikatakan sang mami. Dirinya masih saja melihat bagaimana bentuk dinosaurus dibajunya, tidak menghiraukan sang mami yang tengah memasangkan sepatu untuk ia kenakan.
"Sudah baby! Kita turun kebawah membuka hadiah dari Daddy yuk!"
Koo merentangkan tangannya meminta gendong maminya. Seokjin dengan sigap mengangkat tubuh berisi untuk ia gendong turun kebawah.
Dibawah, yang lain pada sibuk dengan kegiatan masih- masing. Taehyung memakan buah strawberry sambil menonton televisi ditemani Hoseok, Jisung dan Yohan yang nampaknya baru saja bangun. Sedangkan Yoongi dan Jimin memilih untuk memasak camilan.
"Daddy!"
Taehyung menoleh ketika mendengar buntelan uwu memanggil namanya. Dengan sigap dirinya berdiri dan mengambil alih gendongan dari maminya. Menghirup aroma bayi yang menyeruak ke permukaan hidungnya. Wangi yang memabukkan disaat dirinya begitu menyayangi dan mencintai bayinya.
"Manisnya kesayangan Daddy."
Jangan memuji seperti itu Taehyung! Bayimu juga bisa malu loh! Bahkan pipinya sudah memerah, gigi kelincinya juga menyembul lucu membentuk bulan sabit ketika tersenyum. Sungguh indah dan manis.
"Koo dah ampan!"
"Baby Koo manis sayang."
"Cepelti emen?"
"Kalau seperti permen boleh dong Yohan memakannya!"
"Ih wohan au! Wohan elum Andi! Koo Ndak yike!"
"Emang! Mau cium Yohan sebelum mandi?"
"Ndak awu! Hus hus hus!"
"Mengusir sih mengusir tapi jangan pakai kuah dong baby!"
"Hahahhahahahahhahahahah."
Yohan memang senang sekali usil ketika ada baby Koo. Seperti hal ini baby Koo bahkan mengusir Yohan dengan jurusnya. Namun bukannya marah mereka semua malah tertawa karena kuah dari mulut sang bayi yang menyembur ke wajah tampan daddynya. Baby Koo hanya melongo tidak tau karena dirinya memang tidak bersalah bukan?