Kedatangan

1.3K 74 0
                                        

Cap cus Guyss.. Cekidotttt...

Happy Reading...

____________________________________

  Takdir memang bukan atas rencana kita
Maka dari itu siapkan ikhlasmu
Untuk beberapa hal yang akan kamu hadapi
Atas takdir yang telah tuhan gariskan

--Salam Rindu--

Siang ini keadaan zahwa jauh lebih baik walau kadang suka melamun dan sesekali menangis mengingat bagaimana calon anaknya tumbuh dalam rahimnya namun tak ia sadari, namun karena support semua orang dan khususnya keluarga zahwa juga berusaha ikhlas

Kini zahwa dan irfan sedang makan siang bersama setelah tadi irfan shalat dzuhur di masjid

"Minum," pinta zahwa

Lalu irfanpun langsung memberikan air mineral pada zahwa dan meminumkannya dengan telaten. Tak lama tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah dua orang anak dengan diikuti oleh seorang laki-laki Remaja juga mama dan papa irfan

"Bunda.... Caca kangen..." teriaknya kegirangan lalu berlari mendekat ke brankar zahwa dan berusaha memeluknya

"Anak bunda... Uhhh kangen banget..," ujar zahwa juga

"Bunda kaka kangen.." timpal kaka yang kini tengah berada di samping zahwa dan juga papanya

"Bunda juga kangen sayang..,"

"Bunda matanya kenapa kok merah dan sembab.." tanya kaka sangat peka

"Nangis ya bun??" tanya kaka lagi

"Gak apa-apa sayang,, sini peluk bunda.." pinta zahwa pada kedua anaknya

Kini ruangan ini jadi rame lagi dengan kedatangan caca dan kaka, lalu caca dan kaka di ajak duduk di sofa yang sedia disini bersama dengan papanya sementara itu zulfhi menggantikan irfan yang duduk di kursi samping brankar zahwa, zahwa bisa melihat tatapan zulfhi sendu dan sedih zalwah juga tau zulfhi pasti sangat khawatir kepadanya karena keadaan ini

"Yang sabar ya mba,, allah pasti punya rencana lain.." ujar zulfhi menenangkan

"I'am keep stong brother:))"

"I always with you sis, Don't sad... Smile"

"Thanks for keep stay"

"Uhhh aku menyayangi mu mba.."

Lalu zahwa dan zulfhi berpelukan hal itu pun tak lepas dari penglihatan irfan dan yang lainnya, zulfhi dan zahwa memang begitu dekat walau kadang suka cek cok tapi kasih sayang mereka berdua tak pernah terukur oleh apapun dan ketulusan saudara itu yang mereka rasakan

Zulfhi dan zahwa pun ngobrol prihal cafe yang kini sudah benar-benar zahwa alihkan kepemilikannya kepada zulfhi, kalo ada waktu senggang kadang zulfhi suka telpon atau video call dengan zahwa untuk sekedar sharing tanya-tanya tentang pengelolaan cafe, cara pengembangannya dan beberapa hal lainnya di dalam cafe

Bahkan zulfhi pernah menanyakan tentang profil karyawan cafe pada zahwa entah untuk apa tujuannya tapi zahwa pun tanpa tanya lebih jauh ia memberikannya, walau sebenarnya zahwa agak sedikit curiga sih

KAULAH IMAMKU [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang