Selemat membaca
⚠Hati-hati typo dimana-mana
__________________________________
Cinta memang begini adanya selain ada
tangis dan kecewa
Ia juga penuh kejutan dan romantika
Jika kau mampu dan mau menjalani dan menjabarkan apa itu arti dari menerima dan memaafkan atas rasa kecewa
--Salam Rindu--
Entah jam berapa sekarang tapi aku masih nyaman di atas kasur, setelah tadi shalat subuh aku malah ngantuk lagi dan tidur sampai saat ini gak ada protesan sama siapapun mas irfan pun entah udah berangkat kerja atau belum tapi sama sekali gak ada yang bangunin aku
Akhirnya setelah mengumpulkan niat akupun bangun duduk lalu ku lihat jam alarm di nakas sebelah kiriku ternyata sudah jam 08:57, akupun langsung beranjak dan berjalan keluar dari kamar saat tiba di bawah ternyata sepi ku cari di kamar anak-anak sama sepi, di kolam renang sepi juga, di dapur sama aja, di ruang keluarga, di ruang tv juga sama. Pada kemana coba dengan berlari akupun naik lagi ke atas untuk mengambil ponselku tapi nihil setelah ku cari-cari gak ketemu juga padahal aku ingat betul kalo simpan ponsel antara di nakas, meja rias sama di tas selempenganku
"Bodo amat ahhh capekk dehh, kesel juga pada kemana sihh gak ngajak," bicaraku sendiri mengeluarkan uneg-uneg
Akupun berjalan menuju lemari ku ambil baju rumahanku lalu langsung masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih, gak butuh waktu lama akupun selesai ku ambil kerudung simpelku yang khusus untuk di pakai di rumah lalu ku turun ke bawah menuju dapur setibanya di dapur masih sama sepi gak ada siapapun walau janggal aku berusaha bodo amat, ku buka kulkas ku ambil es krim dan beberapa cemilan lainnya ku bawa ke ruang tv. Dengan santai ku mulai menyuapkan es krim yang ku bawa tadi ke mulutku rasanya memang enak bahkan aku terhanyut menikmati film di tv dan juga es krim nya sejenak aku terlupakan akan mereka yang menghilang secara bersamaan
Sampai terdengar dentuman khas abang bakso yang selalu lewat di depan rumah dengan berlari seribu bayangan sampai di teras dan berteriak meminta abang baksonya berhenti, setelah abangnya benar-benar berhenti di depan gerbang tetanggaku karena sepertinya diapun mau membelinya. Ku berlari lagi menuju dapur untuk mengambil mangkuknya dan kembali dengan berjalan santai menuju abang baksonya walau nafasnya masih ngos-ngosan
"Bang baksonya 15 ribu yaa, gak pakai sambel sausnya dikit aja. Sama mie nyaa juga jangan kebanyakan," riquest ku
"Siap mba di tunggu saja yaa!" kata abangnya
"Ehh teh wawa beli bakso juga teh??" tanya ibu ridi tetanggaku sekaligus ibu Rt di sini
"Iyaa nih bu lagi pengen," jawabku
"Caca kemana bu?? tumben gak keliatan biasanya pagi-pagi sudah ada di depan"
Pertanyaan bu ridi membuatku bungkam dan bingung jawab apa pasalnya aku pun gak tau musti jawab apa
"Ahh itu caca ikut papanya pagi-pagi sekali ke kantor,"
"Ohh pantesan gak kelihatan,"
"Ini mba baksonya" ujar abang bakso
"Ohh iyaa makasih bang,, bu ridi mari bu saya duluan.."
Setelah mengunci pagar dan pintu depan lalu aku masuk lagi ke ruang tv, duduk lalu mulai menikmati semangkuk bakso ini rasanya sangat enak udah lama juga aku gak makan bakso
Sampai tak terasa saat baru habis setengah aku malah ngantuk, lalu ku simpan mangkuk yang berisikan bakso tersebut di meja. Ku sandarkan tubuhku di kepala sofa dan sayup-sayup mataku mulai terpejam kembali dan tertidur padahal beberapa jam yang lalu aku baru bangun
KAMU SEDANG MEMBACA
KAULAH IMAMKU [Completed]
Teen FictionMencintai dengan sederhana walau pada awalnya prihal perjodohan yang tak pernah di sangka. Rasa haru yang menelusup jiwa memberi ruang untuk di singgahi bukan sementara namun selamanya --Khairunazzahwa_Almira Kamu adalah imamku yang harus aku pat...
![KAULAH IMAMKU [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/219371990-64-k87014.jpg)