Happy Reading
.
.
.
"kami tak pernah bertengkar sebelumnya, hanya karenamu kami bertengkar! hanya karenamu Dia berani membentakku! Karena dirimu Dia mulai mengabaikanku!
Pernikahan kami baik-baik saja sebelum Kau hadir diantara kami! Kau tak lebih dari perempuan murahan yang merebut suami orang! Kau menghancurkan pernikahanku dengan chanyeol! Kau benar-benar wanita jahat byun baekhyun!"
"Hahh!"
Baekhyun terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin dan wajahnya sangat pucat.
Chanyeol ikut terbangun dari tidurnya karena mendengar suara keras baekhyun, dia kemudian langsung menaikkan posisi tempat tidurnya.
"bee, gwenchana?"
"oppa..." lirihnya.
Chanyeol kemudian langsung memeluknya.
Tak lama kemudian tangis baekhyun pecah.
"aku disini, tenanglah"
Chanyeol mengeratkan pelukannya, mengecupi pucuk kepala baekhyun dengan beberapa kata penenang untuknya.
"aku tidak seperti itu, aku... hiks... hiks..."
"aku tau, tenanglah, kau bersamaku"
Satu hal yang chanyeol sesali beberapa waktu lalu adalah pulang ke rumah saat seohyun disana.
Kekhawatiran jika baekhyun akan menjadi pelampiasan amarahnya memang terjadi.
Beruntung ada sehun yang membantu, paling tidak baekhyun tidak menerima kekerasan fisik dari seohyun, meskipun ucapan kasar dan pedas kerap seohyun tujukan pada baekhyun.
Baekhyun tak bisa menyangkal semua yang dikatakan oleh seohyun karena memang realitanya dia hadir dengan ikatan terlarang di antara jalinan pernikahan mereka, meski bukan dia atau chanyeol yang menginginkannya, tapi tetap saja kehadirannya bagaikan parasit pengganggu antara chanyeol dan seohyun.
Chanyeol yang sudah sangat geram dengan seohyun yang terus menyalahkan baekhyun akhirnya meminta seohyun keluar dari rumah mereka.
Seohyun nyaris saja di usir chanyeol jika baekhyun tidak menahannya dan memohon padanya dengan alasan dirinya akan merasa lebih bersalah lagi, akan menjadi bukti pembenaran ucapan seohyun jika hal itu terjadi, karena meski chanyeol akan bercerai dengan seohyun, tapi itu masih proses, jadi status seohyun masihlah istri dari suaminya.
Maka, baekhyun merasa harus menghormati dan menerima seohyun untuk tetap tinggal di rumah mereka meski sebenarnya hatinya juga sakit karena sikap dan ucapan seohyun yang terus memojokkan dirinya.
Baekhyun berusaha menguatkan dirinya untuk selalu ingat tujuannya disini. Chanyeol membutuhkannya, apapun yang terjadi dia akan tetap berdiri disampingnya seperti janjinya pada chanyeol, jadi dia berusaha mengabaikan semua itu hanya untuk beberapa hari saja selama seohyun disini.
Dengan terpaksa Chanyeol menyetujui permohonan baekhyun.
Tapi itu adalah awal penyebab dari keadaan baekhyun yang seperti ini.
Di depan seohyun, baekhyun akan berubah menjadi sangat pendiam, Dia menuruti semua yang chanyeol katakan tapi mengunci mulutnya untuk seohyun.
Baekhyun sudah menetapkan jika dirinya adalah sebuah kesalahan. Apa yang terjadi diantara chanyeol dan seohyun, adanya dia diantara mereka tetap saja salah, bungkam adalah pilihan terbaik baekhyun agar tidak menambah masalah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Two Rings
Fanfictionchanyeol menatap dua Buah cincin pernikahannya. Dua cincin pernikahan Dengan dua orang yang Berbeda. Pernikahan yang seharusnya Indah seperti yang Dia bayangkan namun yang terjadi justru sebaliknya. Dua pernikahan yang Dia lakukan, tidak satupun...
