Yessika baru menyelesaikan satu episode dari drama yang sedang di tonton nya. Masih ada beberapa episode lagi yang siap ia tonton.
Sebelum melanjutkan aktivitasnya itu, dia pun pergi ke dapur untuk memeriksa apakah ada makanan yang bisa dia jadikan camilan.
Setelah menemukan beberapa makanan, Yessika pun kembali ke kamarnya untuk melanjutkan aktivitasnya yang terhenti tadi.
"Ini siapa sih yang nge-chat daritadi? Berisik banget dah." gumam Yessika saat melihat layar ponselnya yang terus berbunyi.
Ia pun melihat aplikasi pesan nya, siapa tau saja ada pesan penting.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yessika hanya menampilkan wajah datar ketika membaca pesan yang masuk tersebut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Wah penting banget pesannya." gumamnya.
Ya, pesan yang masuk itu semuanya berasal dari pengirim yang sama, Arjuna.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Pfft, keliatan banget boongnya."
Yessika hanya tertawa seraya mengetikkan balasan selanjutnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Euphoria
Fanfiction𝙚𝙪•𝙥𝙝𝙤•𝙧𝙞•𝙖 (n.) Perasaan nyaman atau perasaan gembira yang berlebihan. "𝐈 𝐰𝐚𝐧𝐭 𝐲𝐨𝐮 𝐭𝐨 𝐛𝐞 𝐡𝐚𝐩𝐩𝐢𝐞𝐫." Lokal! AU Bahasa! Non-Baku × Sunda Warn! Harsh Words Dibaca aja dulu, siapa tau tergedebrug cinta sama ff nya:))
