6. Kepo Mark

754 83 1
                                        

"Mark, bapak harap kamu bisa lebih konsentrasi lagi, ya. UTS kamu seperti biasa bagu, hanya grafiknya menurun. Lebih semangat lagi, ya."

Mark keluar dari ruang bk dengan agak lemas. Mark juga ga ngerti kenapa ada beberapa nilainya yang menurun.

Walau nilainya ga turun-turun amat, kayak dari 98 ke 95, tapi Mark merasa buruk. Mark juga ga tahu kenapa? Apa stress?

Ranking Mark juga turun. Yang biasanya paralel, kali ini enggak. Mark tahu harusnya enggak boleh langsung down kayak gini, tapi Mark benar-benar kepikiran.

Beda dengan Hechan dan Jaemin yang santai kalau dapat nilai rendah, tapi enggak dengan Mark.

"Hey, boy."

Mark cuman senyum tipis, Johnny masuk dan nutup pintu kamar Mark. Jadi, sejak masuk sma, Mark dan Hechan jadi teman sekamar, terus Jeno bareng Jaemin. Biar ga berempat terus katanya.

"Kamu kenapa cemberut terus?" Tanya Johnny trus duduk di tempat tidur Mark.

"Rank aku turun." Jawab Mark yang duduk di meja belajarnya.

"Mark, coba deh, kamu lihat ke bawah. Ga baik lihat ke atas terus. Dad bangga dengan pencapaian kamu, kok. Kan, Dad tau kamu udah berusaha sekeras apa. Gimana hasilnya, god always know the best. Dad juga tau kalau itu pasti hasil yang terbaik."

Mark cuma diam mandangin meja belajarnya. Bener kata Dad, harusnya Mark mengurangi sifat perfeksionis berlebihannya ini.

Cuma turun 2-3 angka, kenapa Mark harus pusing banget?

"Oh, iya. Tanggal 14, Dad mau pergi dinas. Help your brother, ya."



Tanggal 14?


















[]



















"Apa cuma gue yang diam-diam masih ingat?"

"Mungkin ga cuma lo. Bisa aja trio dakjal juga mikirin emaknya." Jawab Lucas.

Mark dan Lucas memang temenan dekat dari dulu. Ya karena mereka sepupuan juga. Jadi Lucas itu anak dari kakak laki-laki Dad Johnny, Om Chanyeol.

"Lo kenapa nekat banget nyari tante? Lo juga tahu kan, kalau keluarga kita seakan-akan udah nge blokir tu tante." Kata Lucas heran sambil makanin cemilan Mark.

Keduanya lagi belajar bareng, tapi akhirnya main game di ruang tengah lantai 2. Si trio dakjal lagi sibuk entah ngapain.

"Ya, emang ada diantara kita yang tau kenapa? Kaga, kan? Daddy cuma punya satu saudara, bokap lo. Lo cuma punya satu kakak Si Bangkai, terus adek lo si Shua. Diantara kita yang anak-anak ga ada yang tau kan? Kenapa?"

"Mana gue tahu, njir. Kok nanya gue."

"Diawal lo juga nanya gue, gila."

"Oh iya, jing. Lupa gue."

"DADDY, MARK SAMA LUCAS NGOMONG KASAR!"

"HECHAAAN!" Teriak Mark, cepu banget si Hechan.

"Kalau gue tau sesuatu, nanti gue bilang." Kata Lucas dan meremukkan bungkus makanannya yang udah abis.





















" Kata Lucas dan meremukkan bungkus makanannya yang udah abis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

WHHWWHH BBY KETEMU LAGI aku apdet 3 chptr 😉

Jadi sbnrny aku udah nulis sampai 20an chptr, karena ini juga satu chptrnya pendek2, mau di spam?? Whwhw jangan dulu deh :>

Jan lupa vote n komen yaa, makasih 🥺💕

Seeker   |   NCTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang