Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

14

10.2K 1.1K 98
                                        

Siapa yang nungguin cerita ini? Absen dulu hayuk-!

Selamat membaca...

Winwin mendengus malas rumahnya sekarang penuh dengan keberadaan 3 manusia yang terdampar di unitnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Winwin mendengus malas rumahnya sekarang penuh dengan keberadaan 3 manusia yang terdampar di unitnya. Bahkan ketiganya sudah membuat unitnya berantakan.

"Dimana Doyun?" Tanya Jaehyun, tangannya tidak berhenti memasukkan keripik kentang kedalam mulutnya.

"Dia sedang tidur. Bisakah kalian tidak membuat unitku berantakan?!" Kesal Winwin.

Taeyong menggeleng cepat. "Tenang saja nanti Kun yang akan merapikan semuanya kembali!" Sahut Taeyong.

Kun melirik Taeyong tajam, mendengar namanya disebut ia hanya mampu mendengus kesal. Seandainya ia tahu, ia akan dijadikan pembantu disini ia tidak akan ikut.

Winwin hanya mendengus kesal, biarlah kepalanya sudah pusing dengan kelakuan ketiganya. Malah sekarang ia ikut bergabung bersama ketiganya.

"Ku dengar dari Jaehyun, sebulan lalu kau diikuti seseorang?" Tanya Taeyong, mata pemuda itu tidak lepas dari layar televisi.

"Hm, tapi masalah itu sudah selesai." Sahut Winwin, tangannya sibuk menekan stik ps.

"Kau yakin sudah benar-benar selesai?" Tanya Kun.

Winwin terdiam, pemuda itu menghentikan permainannya. Ia mendesah lelah, kenapa masalah ini baru saja terpikirkan olehnya.

"Aku tidak berpikir sampai sana, Ge." Lirih Winwin.

Jaehyun yang melihat temannya kesulitan itu, menepuk bahu Winwin pelan. "Jangan terlalu berpikir keras, kau baru saja menyelesaikan masalah perusahaan." Ujarnya.

Winwin menggeleng pelan, ia tidak bisa diam saja untuk masalah serius seperti ini.

"Apa kau yakin hanya kau saja yang diikuti?" Sahut Taeyong. Kini keempatnya duduk berhadapan.

"Aku rasa dia juga diikuti, hanya saja dia tidak mengatakan apapun. Atau memang gadis itu tidak menyadarinya?" Tebak Jaehyun.

Kun mengangguk menyetujui tebakkan Jaehyun. "Seperti gadis itu memang tidak menyadarinya." Sahutnya.

"Rose, dia tipe orang yang jarang memperhatikan sekitar. Lagipula, hanya beberapa orang yang bisa menyadari dirinya sedang diuntit." Ujar Taeyong.

"Aku akan tanyakan padanya nanti." Putus Winwin, ia akan menanyakan hal itu pada Rose.

"Kau sudah menemukan orang itu?" Tanya Jaehyun, yang sontak saja membuat Taeyong dan Kun menatap keduanya bergantian.

"Orang itu?"

"Maksudku, Winwin sedang mencari pengasuh." Jelas Jaehyun saat menyadari tatapan menuntut keduanya.

Winwin menghela nafasnya pelan. "Sudah, besok aku dan Rose akan menemuinya." Ujarnya.

After Meet Baby ; WinroseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang