1st in #winwin 18/03/21
1st in #winrose 21/10/20
1st in #dongwinwin 11/11/20
1st in #sicheng 21/12/20
1st in #roseannepark 11/05/21
Winwin dan Rose, mereka yang awalnya orang asing kini harus berperan sebagai orang tua untuk balita yang tak sengaja...
Oke, silakan membaca jangan lupa vote dan komennya!!
Selamat membaca...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rose mendorong dada Winwin, ia bangkit dari duduknya cepat. Astaga ingin rasanya ia mengubur Winwin hidup-hidup tapi dia tidak tega.
Rose berlari ke kamarnya sebelum para lelaki itu menyidang nya. Sebelum pergi ia sempat melempar bantalan sofa kearah sang calon suaminya. Ia menatap tajam Winwin yang tengah menatapnya geli.
"Nanti kita lanjutkan." Kekeh lelaki Dong itu.
"Dasar mesum!"
Rose menutup pintu kamar kesal, ia bersandar pada pintu itu. Tangannya menyentuh dadanya yang berdegup kencang. Entah apa yang akan terjadi jika Xiaojun tidak berteriak mungkin ia akan berakhir dibawah kungkungan Winwin sekarang.
Akhirnya ia bisa bersyukur karena kedatangan mereka. Enggan memikirkan hal yang membuatnya malu itu Rose beranjak naik ke ranjang miliknya.
Ia mengecup kening Doyun.
"Selamat tidur, sayang."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gila! Ini gila! Untung aku membatalkan kegiatan kalian tadi!" Seru Xiaojun heboh.
Dengan tidak tahu malunya Xiaojun menggeleng bangga. "Harusnya kau bersyukur aku membatalkan hal itu. Jika tidak aku bisa jamin keponakan kami akan memiliki adik." Ujarnya.
"Kau tidak bisa menahannya, hah?" Celetuk Ten, ia memang menyaksikan hal itu tadi.
Winwin menggelengkan kepalanya santai, ia mendengus pelan. "Apa yang kalian inginkan?" Tanya lelaki itu.
Kun menarik nafasnya pelan, Winwin benar-benar menipu dengan wajah polosnya. "Kami kesini ingin membicarakan masalah pengadopsian Doyun."
Winwin mengangguk, hampir saja ia melupakan salah satu tujuan utamanya menikah dengan Rose. Tujuan lainnya? Tentu saja membuat keturunan.
Ten mengeluarkan berkas dari tas nya, ia meletakan berkas itu dihadapan Winwin.
"Pahami itu semua." Ujar Ten, lelaki itu menunjuk berkas dengan dagunya.