KnB(no pairing)

356 21 4
                                        

"Oi, Kuroko." Panggil Kagami sambil memasukkan bola ke dalam ring. Kuroko hanya menoleh dan menatap Kagami seolah-olah dia menjawab panggilan Kagami.

Tanpa kehilangan fokusnya, Kagami bertanya, "Kau itu gentleman sekali. Aku penasaran bagaimana bisa kau memenangkan hati Momoi dan mbak-mbak kasir maji burger kemarin. Apa rahasianya? Apa kau punya pacar?".

Kuroko masih menatap Kagami. "Kagami-kun.".

Kagami menoleh. "Nani?"

"Kau cemburu?"

Bola Kagami terpeleset dari tangannya dan ia menarik-narik pipi Kuroko. "Kuroko teme!Apa maksudmu, huh?!"

Kuroko menjawab dengan tenang, "Sebenarnya tidak ada rahasia atau trik. Aku punya adik perempuan, jadi-"

"EEHHH?KAU PUNYA ADIK?"

Kagami berteriak kaget sedangkan Kuroko hanya mengangguk pelan.

"Berisik kau, Bakagami." Ucap Aomine kesal sambil melempar botol kosong ke kepala Kagami.

"OI AHOMINE!" balas Kagami kesal.

"Urusai yo, Kagamicchi....Aku ingin istirahat dengan tenang." Timpal Kise sambil nge 'pout'.

Perhatian Kagami diarahkan kembali ke Kuroko. "......kau serius?"

"Kau meragukan ku, Kagami-kun?"

"T-tidak. Hanya saja, aku tidak pernah membayangkan kau punya adik...."

"Eehhh? Kaga-chin tidak tau?Kasihan sekali...." Komentar Murasakibara sambil terus memakan snack yang ia beli di kantin. Kagami hanya bisa bersabar menghadapi rekan Vorpal Swords yang gaada akhlak ini.

Kuroko mengambil ponselnya dan mengutak-atiknya sebentar. Ia lalu menunjukkan ponselnya ke hadapan Kagami.

"Kuroko Tetsuna, 17 tahun, kelas 2 SMA."
"Mirip sekali. Apa dia tinggal denganmu?

Kuroko menggeleng pelan. "Ie. Dia tinggal bersama pamanku di Shibuya. Awalnya aku diajak ke Shibuya, tapi aku menolaknya karena sudah daftar di Seirin.".

Kagami mengangguk paham, " kalian sudah terpisah cukup lama ya. Kau pasti akan senang bila dia tinggal bersamamu.".

Alis Kuroko menyatu sedikit, tapi ia berusaha menutupinya.

Yang terjadi akan sebaliknya, aku akan menyuruhnya kembali ke Shibuya atau ke tempat lain. Selama 'dia' masih ada, aku tidak akan membiarkan Tsuna ke rumah.

"Mn. Tentu saja aku akan senang." Jawab Kuroko bohong.

"Cerita yang bagus, Tetsuya. Saa te, kalian sepertinya sudah bersemangat lagi untuk melanjutkan latihan, hm?"

Ctes ctes

Akashi mengeluarkan gunting keramatnya sambil tersenyum lebar. Lebar sekali.

💀💀💀💀💀💀💀💀💀💀💀💀💀💀

"Yo, Kuroko. Mau ke majiba?" Tanya Kagami sambil merangkul tasnya.

"Ie, Kagami-kun. Aku masih ingin latihan. Kau duluan saja." Tolak Kuroko sopan. "Baiklah. Aku duluan ya. Jaa.".

Kuroko melihat punggung Kagami yang semakin menjauh dan fokus kembali ke latihannya. Dari 10 shoot yang ditargetkan oleh Kuroko, hanya 3 yang berhasil, sedangkan sisanya bolanya memantul tanpa arah.

Drap drap drap drap

"NII-SAAAAANN!"

Kuroko menoleh. Kedua matanya membulat sempurna dan mulutnya terbuka. Kuroko Tetsuna, adik dari Kuroko, meninggalkan kopernya begitu saja dan berlari memeluk kakak tersayangnya itu. Namun Kuroko terpaku. Ia tidak membalas pelukan hangat Tetsuna.

Oneshots Anime dan LainnyaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang