Mencoba ship baru:3
Yamaguchi itu sayang sama Tsukki. Tapi bukan berarti gak sayang sama Yachi. Buktinya aja Yamaguchi akhirnya berani ngelamar Yachi setelah pacaran dari jaman SMA. Yamaguchi dan Yachi sama sama takut buat mengutarakan perasaannya, tapi Tsukki yang bikin mereka bersatu sampe sekarang.
Tsukki itu mak comblang, padahal dianya aja jomblo. Toh udah nggak sih, dia udah punya Sakusa h3h3.
Akhirnya datanglah tanggal sakral, Yamaguchi sama Yachi nikah. Yang ngurusin? Jelas si Tsukki. Tsukki diluarnya ngeluh padahal dia bener-bener ikut seneng.
Mereka ngundang keluarga masing-masing, mantan anggota klub voli Karasuno, dan beberapa orang tambahan seperti Kuroo, Bokuto, dan lainnya.
Yamaguchi yang udah nungguin Yachi langsung terkesima saat ngeliat Yachi dengan anggun diantar oleh ayahnya ke depan altar. Mereka tersenyum lebar.
Tiba-tiba Yachi bertanya, "Tsukishima-kun belum dateng?".
Yamaguchi menoleh. Ikut mencari si rambut pirang. Yachi benar, Tsukki gak ada. Yamaguchi sama Yachi langsung gaduh.
"Telpon Tsukki! Ayo yang punya kontaknya Tsukki tolong telpon!" seru Yamaguchi tidak tenang. Kuroo mengeluarkan ponselnya dan menelpon nomor Tsukki.
"Halo?"
"Tsukki, lu dimana? Ini Yama sama Yachi nyariin."
"Sori sori. Kayaknya gw bakal telat sampe sana. Disini macet. Udah mulai?"
"Belum. Kayaknya mereka gak mau mulai kalo lu gak ada."
"Ini di speaker gak?"
"Iya."
"Yama, mulai aja duluan. Ini gw masih jauh."
Yachi berseru, "Nggak! Pokoknya aku sama Tadashi gak bakal mulai kalo kamu belum dateng!"
"Gak baik nunda-nunda, Yachi-san. Apalagi ini kalian berdua yang nikah."
Yamaguchi menimpali, "Lama juga gakpapa! Aku nungguin Tsukki!"
"Yama, mulai aja duluan. Jangan nungguin gw. Udah dulu ya, ini mau jalan."
Alhasil, pernikahan ditunda. Benar-benar ditunda. Pokoknya sampe Tsukki dateng, mereka gak bakal mulai.
Tapi Tsukki tidak pernah datang.
Eitttssss canda. Ini bukan angst kok:v
Tenang tenang.
Tsukki datang setengah jam kemudian bersama dengan Sakusa. Wajah Tsukki tampak pucat dan berkeringat dingin. Tsukki berlari dari parkiran dan jalan menuju tempat Yamaguchi cukup jauh dari parkiran.
Setelah tertunda, akhirnya upacara pernikahan dilaksanakan. Cuaca hari itu benar-benar baik. Udaranya sejuk, cerah tetapi tidak panas. Anginnya juga tidak kencang. Sempurna.
Setelah kedua mempelai memakaikan cincin, saatnya Tsukki dipanggil ke depan dan menyampaikan pesan yang berisi perasaannya(anjay).
"Anjay Tsukki!"
"Tsukki, jangan nangis!"
"Tsukishima, jangan ngegarem!"
"Woooo turun turun awokwok"
Seketika pada heboh. Biasa lah, Tanaka, Noya, Kuroo, sama Bokuto. Apalagi si Terushima juga ikut-ikutan heboh.
"Doumo, Tsukishima Kei-desu. Saya disini gak bakal banyak bicara, jadi....Yah, mulai aja ya. Yama, Yachi, selamat menempuh hidup baru. Aku yakin, kalian pasti akan jadi keluarga yang bahagia. Tolong saling mendukung satu sama lain, jadilah bahu dan pilar untuk menangis. Yachi, kamu harus bisa membuat keputusan. Salah gakpapa kok, karena ada Yama di sisi kamu. Yama, hargai keputusan Yachi karena aku yakin, itu yang terbaik untuk kalian berdua."
Tsukki berhenti sebentar. Ia menatap Sakusa yang sedang tersenyum ke arahnya.
"Yachi, terima kasih karena selama SMA kamu gak pernah marah ke aku karena selalu aku garemin, yang ada kamu malah ikut-ikutan nempel kayak Yama."
Yachi terisak. Yama memegang tangan Yachi dan mengusapnya perlahan untuk menenangkan gadis itu.
"Sial, pengen nangis kan," umpat Tsukki sambil menggosok matanya dengan kasar. Berusaha keras agar air matanya tidak terjatuh. Umpatan itu langsung membuat semua orang tertawa dan menggoda Tsukki.
"Yama, terima kasih juga ya. Makasih selalu nemenin aku dari SD sampe sekarang. Kamu....Kamu bahkan gak ninggalin aku saat aku kasih tau kamu tentang orientasi seksual ku....Kamu ikut senang saat tau kalo aku punya pacar, kamu bahkan mendukung aku saat Tou-san marah besar....Aku benar-benar senang dan bersyukur kamu jadi sahabatku."
"Tsukki jangan nangis!"
"Wayoloh nangisssss!"
"Jan nangis woy Tsukishima!"
Heboh lagi. Padahal Tsukki cuma nangis gitu doang.
"Ah udah ah. Sekian dari saya." pamit Tsukki dan langsung menuruni mimbar dengan terburu-buru. Ia langsung menghampiri Sakusa dan menempel padanya. Sakusa hanya terkekeh kecil sambil mengacak rambut Tsukki.
Acara pun dilanjutkan dan ini yang biasanya paling ditunggu-tunggu. Makan. Para babi lapar yang daritadi udah nahan akhirnya lepas dari kandangnya. Ya sebut aja Noya sama Bokuto.
Setelah acara makan-makan, mereka semua berkumpul.
"Ayo deketan lagi. Adek yang rambut oren, pergi dulu. Ini mau di foto." ucap fotografernya.
Gelak tawa dan hinaan langsung menggelegar. Semua orang menggoda tinggi badan Hinata yang tidak berubah dari SMA.
"1 2 3!"
Cekrek!
"Yama," panggil Tsukki. Yamaguchi menoleh kemudian mendekat ke sahabatnya itu. "Jangan lupa pake pengaman." bisik Tsukki sambil memberikan smirk terbaiknya.
Wajah Yamaguchi langsung memerah seperti warna jaket nekoma. "T-Tsukki! Jangan aneh-aneh ah!"
Tsukki terkekeh dan tersenyum lega. "Selamat ya, Yama."
"Ya. Tsukki juga! Aku tunggu undangannya!" balas Yamaguchi riang.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Mari kita kembali ke pasangan YamaYachi.
Malam pertama guys.
Uhuyyy.
Bukannya wap-wap, Yamaguchi dan Yachi malah rebahan di kasur yang udah dihias-hias pake bunga mawar sama lilin aroma terapi yang udah nyala di meja. Iya gitu doang. Rebahan sambil ngeliatin langit-langit kamar.
"Kira-kira.....Tsukki lagi ngapain ya?" tanya Yamaguchi memecah keheningan. Yachi menoleh dan menatap langit-langit kamar lagi.
"Kayaknya lagi sama Sakusa-san deh....Eh iya!" ucap Yachi tiba-tiba semangat. Ia mengganti posisi tidurnya menjadi tengkurap dan menatap Yamaguchi.
"Kalo Tsukishima-kun nikah sama Sakusa-san, berarti Tsukishima-kun bukan Tsukishima lagi dong?" tanya Yachi. Yak, saatnya teori.
Si rambut hijau lumut itu berpikir lalu terkejut seolah-olah menyadari sesuatu. "Iya ya! Berarti Tsukki bukan Tsukki lagi....Tapi kalo yang ganti nama itu Sakusa-san, berarti Tsukki tetep Tsukki!" ujar Yamaguchi riang.
Kalian ngomongin apa sih. Gw aja bingung loh:v
Yachi menggeleng. Menolak pernyataan suaminya itu, "Nggak lah. Yang ganti itu pasti Tsukishima-kun. Sakusa-san itu seme, jadi yang ganti nama itu uke,"
Yamaguchi berseru, "T-TSUKKI UKE?!"
"Iyalah. Masa kamu baru tau sih."
Dan begitulah seterusnya. Mereka berdua ngomongin Tsukki sampe salah satu dari mereka ketiduran.
Di sisi lain.....
"Kok gw bersin mulu sih anjir," umpat Tsukki kesal. Pasalnya, karena ia bersin terus-menerus, ia jadi kena omel oleh Sakusa yang gila kebersihan. Tsukki jadi gak bisa deket-deket sama pacarnya.
"Es teroooossss" goda Sakusa seraya menyodorkan segelas teh hangat kepada Tsukki.
Tsukki menatap Sakusa kesal dan meniup-niup teh nya. "Mana ada es terus. Jangan aneh-aneh deh."
Malam pertama pasangan YamaYachi: Ngomongin Tsukki
Wah kelar~
Sampai jumpa!
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshots Anime dan Lainnya
Fiksi Penggemarisinya ya....Oneshots. Emangnya apalagi:) Lebih sering ngetik angst dan fluff karena aku suka banget angst dan aku gak bisa bikin smut apalagi lemon:v BxB ada GxG otw BxG ada Xreader juga ada uhuyyyy
