- - -
Aldrich kini tengah berada diperusahaan miliknya. Ia sedari tadi masih memandangi berbagai berkas-berkas hingga sebuah suara mengusik pendengarannya. Seseorang tersebut melangkah masuk dan kemudian duduk disofa yang telah disediakan.
"Berhentilah jika kau lelah, son."
"Setelah selesai pasti aku akan berhenti, dad."
"Jika mom disini ia pasti akan memarahimu dan menyalahkan aku."
"Tenanglah dad, aku pasti nanti akan membelamu." Yang dijawab hanya senyuman hangat saja.
Setelah perbincangan tersebut ruangan yang ditempati Aldrich kembali hening hingga ayahnya membuka perbincangan lagi jika mereka tetap hening maka cerita ini akan tamat sampai disini, hehe.
"Aku dengar kolega milikmu telah tiba di Los Angeles hari ini. Apakah benar?"
"Hm, sepertinya begitu."
"Bagaimana kalau dad mengajak mereka makan malam bersama sekaligus membahas tentang kontrak kerja kita nantinya?" Ucapnya mempengaruhi konsentrasi Aldrich.
"Apakah mom akan menyetujuinya?" Kata Aldrich menatap ayahnya.
"Tentu saja, bagaimana menurutmu son?"
"Baiklah terserah dad saja."
Ayahnya kemudian bangkit dari duduknya menuju ruang kerja pribadi khusus untuk dia. Setelah kepergian ayahnya Aldrich kembali melanjutkan pekerjaan yang tadi tertunda hingga wolf miliknya memindlik.
"Al, entah kenapa hari ini aku bersemangat sekali. Aku rasa ada yang aneh."
"Ck, aku tak merasakan apapun jadi diamlah."
"Aku serius bahkan kebahagiaan yang ada didalam diriku serasa membuncah."
"Diamlah, hanya perasaanmu saja itu." Ia pun segera memutus mindlink tersebut dan melanjutkan lagi pekerjaannya yang tiada usai.
- - -
Beda halnya dengan Aldrich yang hari-harinya penuh dengan tekanan batin maksudnya pekerjaan yang berat. Annabeth sekarang tengah terlelap diatas kasur empuk miliknya. Hingga satu tepukan diwajah mengagetkan dia.
"Anna, bangun kau belum makan siang. Makan siang dulu jika mom tahu kau belum makan ia akan membunuhku dan Ben." Ia Sky kakak keduanya.
"Sebentar 5 menit lagi."
"Tidak ada 5 menit 5 menit cepat bangunlah. Jka kau tak juga bangun maka aku akan menelpon mom dan mengatakan padanya untuk membawamu pulang ke London."
"Kau berisik sekali, baiklah aku bangun."
"Anak pintar." Ucapnya sambil mengusap rambutku.
Sky segera keluar kamar disusul olehku. Penampakanku sekarang mirip sekali dengan zombie rambut yang acak-acakan mata yang masih setengah tertutup dan jangan lupakan cara berjalanku.
"Hahaha kau mengerikan sekali seperti zombie." Ucap Ben yang berada didepan tv.
Aku tak menghiraukan perkataannya ku lajukan kakiku menuju meja makan disana telah terdapat sepiring makanan dan juga segelas minuman. Annabeth segera duduk dikursi setelah itu mengamati hal tersebut dengan detail hingga ia bertanya pada kedua kakaknya.
"Siapa yang membuat makanan ini?"
"Ben. Makanlah jangan banyak bertanya." Ujar Sky
"Kau menyebalkan sekali." Ucapnya sambil memakan makanan tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mate is a Doctor
Manusia SerigalaFantasy story || Werewolf story Siapa yang tak kenal Aldrich Richardo Lightwood. Alpha terkuat dan terkejam di seluruh dataran Amerika. Tak hanya itu ia juga sangat membenci manusia. Apa jadinya jika moon goddess menakdirkan dirinya harus berpasanga...
