Maap lama up nya soalnya author ga enak badan.
~~~
Rindu, Candu, dan Masa Lalu
~~~
Sekarang sudah pukul 09.00 pm(malam) Aldrich tengah bersiap untuk pergi ke tempat yang ia sudah setujui siang tadi. Ia saat ini tengah berada di ruang tamu penthousenya menunggu kedatangan kedua sahabatnya tersebut.
"Permisi tuan. Teman-teman anda sudah menunggu anda di depan." Hanya deheman yang terdengar setelah kalimat tersebut tersampaikan
Aldrich segera melangkahkan kakinya menuju tempat dimana mereka berada. Setelah selang beberapa detik ia melihat Lucas dan Axello tengah bersandar di depan mobil mereka masing-masing.
"Hai, bro. Kau akan ikut dengan siapa malam ini?" Tanya Lucas.
"Menjijikan! Nada bicaramu seperti merayu wanita untuk menghantarkan mereka pulang." Desisku
"Hahahahaha mampus kau, Luc." Tawa Axello terdengar menggelegar
"Ehem, jadi bagaimana Al?" Tanya Lucas
"Aku akan naik mobil ku sendiri."
Aku segera meninggalkan mereka berdua dan menaiki mobil yang telah di siapkan oleh maid yang berada di rumahku. Tiba-tiba Axelo mengirimiku pesan setelah ku buka ternyata maps tempat yang akan kita tuju.
Aku segera melajukan mobil ku menuju tempat tersebut disusul dengan Lucas dan Axello. Setelah sampai di tempat tersebut aku segera memarkirkan mobilku dan menunggu kedua sahabatku tersebut. Selang beberapa detik ia telah tiba, kami segera memasuki tempat itu.
Riuh dan ramai itulah kesan pertama yang di dapatkan setelah memasuki tempat ini. Tempat dimana seseorang berdansa, mencari pasangan, dan juga tentu saja meminum minuman beralkohol.
Aldrich segera menuju bar dan memesan minuman di ikuti juga oleh Axello. Jangan tanya di mana Lucas ia sekarang tengah merayu wanita di lantai dansa.
- - -
Annabeth sekarang tengah menonton tv dengan mengenakan pakaian kerjanya. Setelah di rasa cukup menghilangkan rasa penatnya ia segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Tak lupa ia juga mematikan tv yang habis ia gunakan.
Selang beberapa menit ia keluar dari kamar mandi dan menuju ke arah rak tempat penyimpanan barang mengambil hairdryer untuk mengerikan rambutnya. Setelah di rasa kering, ia segera bangkit menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.
Annabeth sudah terbiasa hidup mandiri sejak ia masih kecil. Walaupun ia anak bungsu dari 4 bersaudara hal itu tak berpengaruh apapun baginya. Ia tak ingin orang tuanya memanjakannya seperti teman-temannya yang berada di London.
Malam ini ia memasak spageti. Ia memasak spageti tersebut dengan telaten. Tak lama kemudian makanan yang ia masak telah siap untuk dimakan. Ia segera membawa makanan tersebut ke arah meja makan.
Ia menikmati makan malam tersebut dengan kesendirian. Hanya ia, bulan dan malam. Tapi hal ini biasa bagi Annabeth. Setelah menghabiskan makanannya ia segera mencuci peralatan yang telah ia pakai.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mate is a Doctor
Manusia SerigalaFantasy story || Werewolf story Siapa yang tak kenal Aldrich Richardo Lightwood. Alpha terkuat dan terkejam di seluruh dataran Amerika. Tak hanya itu ia juga sangat membenci manusia. Apa jadinya jika moon goddess menakdirkan dirinya harus berpasanga...
