"Liv."
Oliv berdehem. "Kenapa?"
Aldi merangkul bahu Oliv. "Nanti malam jalan yuk, mau gak?"
"Jauhin dulu tangan lo itu dari bahu gue," sinis Oliv.
Aldi segera menjauhkan tangannya. Ia menyeruput es jeruknya yang ada di meja. "Mau gak? Gue traktir deh."
"Ke mana?"
"Kejutan. Yang penting lonya mau atau enggak dulu," jawab Aldi.
Oliv terdiam sebentar. "Oke."
Aldi tersenyum penuh arti. Sudah sejak lama ia ingin melakukan ini, hanya saja Oliv sedikit sulit untuk diajak jalan bersama.
-gray-
Oliv berdiri di depan kaca. Ia melepas kunciran rambutnya hingga membuat rambut panjangnya terurai.
"Oliv, temen kamu udah datang!" teriak Sandra dari bawah.
Sebelum turun ke bawah, Oliv terlebih dahulu memoleskan lipstik ke bibirnya. Perfect. Ia mengambil sling bag-nya dan turun ke bawah.
"Aldinya mana, Bu?" tanya Oliv saat tidak melihat keberadaan Aldi di bawah.
"Dia nunggu di luar."
Oliv berdecih. "Gak sopan banget sih. Harusnya tamu itu disuruh masuk."
Sandra menoleh ke arah Oliv. "Udah sana kamu ke depan, kasian teman kamu nungguin. Jangan pulang terlalu larut," ucapnya.
"Aku pulang besok kali." Setelah menjawab ucapan Sandra, Oliv langsung ke depan. Sandra hanya pasrah melihat tingkah anaknya.
Aldi yang sedang bersandar di pintu mobil terpaku menatap Oliv yang baru saja keluar dari rumah. Senyumnya mengambang. "Udah siap?"
Oliv mengangguk. Aldi kemudian membuka pintu mobil dan menyuruh Oliv masuk. Mobil mulai berjalan diiringi dengan lagu yang disetel oleh Aldi.
"Lo cantik, Liv," ucap Aldi tiba-tiba. Oliv menoleh kemudian tersenyum tipis. Setelahnya, ia kembali menatap ke depan.
Sepanjang jalan tidak banyak yang mereka bicarakan. Keduanya merasa tidak terbiasa dengan suasana seperti ini.
"Liv, gue bawa lo ke acara temen gue. Gapapa kan?"
"Gapapa, santai aja."
Mobil Aldi berbelok. Oliv menatap sekitarnya lewat jendela. "Acara temen lo di sini?"
"Iya. Yuk turun."
Oliv mengangguk. Ia membenarkan rambutnya dan turun dari mobil. Aldi dan Oliv masuk ke dalam. Suara dentuman musik langsung menggelegar.
Salah satu teman Aldi langsung menyapa Aldi. Mereka bertos ala cowok. "Kata lo gak dateng."
"Berubah pikiran," jawab Aldi dengan sedikit berteriak.
"Cewek lo?" tanya teman Aldi sedikit berbisik sambil melirik Oliv.
Aldi tersenyum. "Temen."
"Gue ajak dia duduk dulu," ucap Aldi.
"Oke. Dinikmatin aja."
Aldi mengangguk. Ia mengambil dua gelas minuman dan membawa Oliv mencari tempat duduk. Aldi memberikan segelas minuman di tangannya kepada Oliv.
"Temen lo acara apa?" tanya Oliv tepat di telinga Aldi.
"Acara suka-suka aja. Emang suka gitu anaknya," jawab Aldi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gray [COMPLETED]
Teen Fiction#WWC2020 WINNER Abu-abu, warna yang menggambarkan kehidupan Gemala. Tidak ada lagi tujuan, masa depan, dan kehidupan yang lebih baik. Semuanya sudah tidak lagi berwarna karena seseorang yang membuat kehidupannya hancur. ⚠️Terdapat kekerasan dalam c...
![Gray [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/245964092-64-k901502.jpg)