Happy reading^^
"Aleta?" - Mama mertua.
"Aku," gue nunduk.
"Ini, saya bantu kamu mengurus surat perceraian kalian" Saeron naroh amplop coklat di depan gue.
"Siapa kamu berani memerintah menantu saya?" - Mama mertua.
"Mama lupa kalo menantu di rumah mama itu cuma aku?" - Saeron.
"Kamu bukan lagi menantu saya, jadi jangan pernah kamu ganggu kehidupan anak saya lagi" - mama mertua.
"Ma," gue megang tangan mama mertua.
"Gak Aleta," mama mertua genggam tangan gue.
"Jangan," - Pak Chanyeol.
"Apa bapak bisa kasih saya alasan, kenapa saya gak boleh tanda tangan surat ini?" Gue liatin dia.
"Saya mencintai kamu, Aleta" - Pak Chanyeol.
"Bapak gak bener-bener cinta sama saya kan?"
"Saya mencintai," - Pak Chanyeol.
"Berapa uang yang bapak kasih ke dia buat taruhan?"
"Taruhan?" - Mama mertua.
"Taruhan apa? Kamu dengar darimana?" - Pak Chanyeol.
"Dia sendiri yang bilang ke saya kalo bapak taruhan sama dia dan kalo bapak bisa dapetin saya, bapak ngasih 50jt kan ke dia?"
"Omong kosong apa yang kamu ceritakan ke istri saya? Kamu tahu kan kalau kita sudah lama bercerai," - Pak Chanyeol.
"Aku gak bicara omong kosong kok, kamu emang transfer 50jt ke aku kan?" -Saeron.
"Jangan tanda tangan, demi mama ya sayang?" - Mama mertua.
Gue mikir lama banget. Berkali-kali gue liat mama mertua terus ke amplop yang ada di depan gue. Gue ambil amplopnya terus gue sobek sampe jadi kecil-kecil banget.
"Silakan kalo lo mau tinggal sama dia, mau balikan sama dia juga terserah lo, tapi satu yang mau gue minta sama lo" gue liatin Saeron.
"Apa? Silakan aja," Saeron lipet tangan di depan dada.
"Jangan ganggu keluarga gue sama keluarga mama mertua gue, bisa?"
"Apa? Keluarga mertua lo? Sorry gue ralat, keluarga mertua gue" Saeron senyum.
"Saya tidak akan pernah sudi menjadi mertua kamu, ayo kita pulang Aleta" mama mertua narik gue keluar dari restoran.
"Ma, kita mau kemana?"
"Ke tempat tinggal kamu yang sekarang dong" - mama mertua.
"M-maksud mama?" Gue berhenti terus liarin mama mertua.
"Aleta, mama tau kamu udah lama keluar dari apartemen suami kamu. Sekarang jawab jujur pertanyaan mama, kamu tinggal dimana sekarang?" - Mama mertua.
"M-ma."
"Mama gak akan marah sama kamu, ini bukan salah kamu. Ayo jawab jujur," mama mertua genggam tangan gue.
"A-aku tinggal di apartemen pribadi aku, ma."
"Kita kesana sekarang," - mama mertua.
"Maaf, ma" gue nahan tangan mama mertua.
"Mama gak akan bilang ke papa sama mama kamu," mama mertua senyum ke gue terus kita jalan lagi.
At apartemen pribadi gue
"Jadi kamu tinggal di sini?" - Mama mertua.
"Iya, ma silakan duduk dulu biar aku bikinin teh buat mama" gue senyum sambil naroh tas di lemari.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kepsek - Park Chanyeol
FanfictionAku?? Dijodohin sama dia?? Ma, dia ini kepala sekolah aku! Mama sama papa gak salah?!
